
"Awwww." Angel yang tersungkur di lantai. Karena terlalu kuat ia terjatuh tangan dan lutut nya terluka.
"Wanita murahan seperti mu pantas mendapat semua ini." ucap Elena sambil melemparkan air ke tubuh Angel.
Semua mata tertuju pada mereka berdua, tidak ada yang berani mendekat karena tidak ingin masuk kedalam masalah ini. Hanya Nana yang berani berlari mendekat untuk membantu Angel.
"Kau, jangan bantu dia atau kau akan mendapatkan pelajaran seperti dia." teriak Elena.
"Aku tidak peduli, siapa kau aku tidak takut." kata Nana.
"Siapa aku, aku pacar dari pemilik kampus ini Zachary Alvaro Efron." ucap Elena.
"Mimpi orang yang kau dorong itu adalah pacar nya." Nana mendekati Elena.
"Hahaha dia hanya pemuas nafsu Alvaro sesaat, kalau Alvaro sudah bosan pasti Alvaro akan kembali pada ku."
"Pemuas nafsu nya, berati masih beruntung diri ku bisa memuaskan nafsu nya. Dari pada diri mu bahkan dia tidak pernah menyentuh mu. Karena kau wanita murahan yang sudah pasti banyak di pakai laki-laki lain. Ingat Alvaro laki-laki sempurna dia perlu wanita yang steril bukan wanita yang di pakai laki-laki lain setiap malam." Angel berusaha untuk berdiri.
"Jadi kau benar-benar hanya wanita pemuas nafsu."
"Untuk suami ku sediri aku tidak keberatan." ucap Angel dengan menunjukkan cincin kawin di jari manis nya.
"Istri ku bercanda, dia tidak akan menikah dengan perempuan seperti mu." teriak Elena.
__ADS_1
"Hahahaha kenapa mungkin, ingat Elena aku berasal wanita baik-baik. Sekarang aku tanya pada mu kenapa Alvaro tidak pernah menyentuh mu."
"Kau ya." Elena berniat menampar Angel.
"Elena." teriak Alvaro.
Alvaro berlari dan langsung memeluk Angel, ia melihat tangan dan kaki Angel mengeluarkan darah yang membuat emosi nya naik seketika.
"Siapa yang melakukan ini pada wanita ku." tanya Alvaro dengan suara yang menekan.
"Siapa." teriak Alvaro.
"Sayang, kau membela nya." ucap Elena.
Alvaro berjalan mendekati Elena dan menampar nya. Ya seperti itulah Alvaro dia tidak pernah memandang siapa yang mengusik nya wanita atau pria mereka sama-sama akan mendapatkan hukuman yang setimpal.
"Dia mengaku sebagai istri mu." jawab Elena sambil menahan sakit di wajah nya.
"Kenapa kau tidak percaya pada istri ku." ucap Alvaro.
Alvaro menarik tangan Angel dan langsung mencium bibir Angel dengan Agresif nya. Bahkan ia meninggal jejak di leher bagian bawa Angel.
"Dia istri ku, istri ku, istri ku. Kenapa aku menikah dengan nya seharusnya kau paham. Aku yang mendapat hak istimewa dari nya yang pasti sudah tidak kau punya dari dulu." Alvaro menggendong Angel masuk kedalam mobil.
__ADS_1
Alvaro menidurkan kan Angel ke kursi belakang dan kembali menyerang Angel. Ia menarik baju Angel dengan paksa sampai kancing baju itu terlepas.
"Sayang ada apa dengan mu." ucap Angel dengan memejamkan mata nya, karena Alvaro bermain di area terlemah nya. Angel pasti tidak bisa berbuat apapun jika Alvaro sudah bermain di area itu.
"Ini hukuman untuk mu. kenapa kau tidak melawan nya. Aku mau kau menampar nya mendorong nya dan membuat nya terluka seperti apa yang dia lakukan pada mu." ucap Alvaro dengan menatap Angel.
"Aku tidak perlu melakukan itu, karena ada laki-laki yang selalu melindungi ku kapan pun dan di mana pun aku berada."
"Kalau begitu, aku akan membuat mu berteriak memanggil nama ku." Ucap Alvaro.
Alvaro pindah ke kursi depan, ia melajukan mobil nya ke Apartment nya karena tempat terdekat saat ini adalah apartemen. Sesampainya di apartemen Alvaro memakai baju yang telah rusak tadi, dan ia langsung menggendong Angel masuk kedalam apartemen nya.
Alvaro melemparkan Angel ke atas ranjang. "Maaf sayang kali ini aku akan bermain sedikit kasar." Alvaro berdiri di hadapan Angel dengan satu persatu melepaskan pakaian nya. Angel menelan air liur nya secara kasar, walaupun sudah sering melihat Alvaro tidak mengenakan pakaian.
Skip (Seusai imajinasi kalian)
"Sayang, aku tidak tahan, aku mau keluar." teriak Angel.
"Panggil nama ku sayang." kata Alvaro.
"Alvaaaarrrrooo." teriak Angel sambil mengeluarkan semua nya dan tergeletak lemas.
Tak lama Alvaro juga melakukan hal yang sama dan mereka berdua tertidur setelah bertempur berjam-jam.
__ADS_1
Sudah menjelang sore pasangan Adit dan Fiona masih belum bangun, pertempuran yang sangat panjang tadi malam membuat mereka tidak sanggup untuk bangun. Terlebih lagi Fiona yang matanya sedikit bengkak karena terlalu banyak menangis. Sesuai janji Adit ia benar-benar membuat Fiona menangis sepanjang malam.
Fiona terbangun saat merasakan sesuatu di tubuh nya, ia membuka mata nya dan terkejut karena Adit sudah berada di atas nya.