Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 32


__ADS_3

Alex hari ini tidak masuk ke kantor, ia ingin menghabiskan waktu nya bersama agnes di rumah, tetapi sebelum itu ia sudah memerintahkan kevin untuk mengurus masalah cika, karena ia sudah tau siapa di balik semua dalang ini...


"Seperti nya aku harus berterimakasih pada seseorang..." ucap alex...


"Karena..." tanya agnes...


"Karena ulah nya, aku bisa memilikih seorang bayi..." jawab alex...


"Kamu tau siapa, dalang di balik semua ini..." tanya agnes...


"Tau, nanti saat kevin menyelesaikan tugas nya, aku akan membongkar semua nya..." jawab alex...


"Aku lapar..." ucap agnes...


"Ayo turun kita makan..." ujar alex...


Mereka berdua pun turun dari kamar untuk sarapan pagi, walaupun sudah sangat telat, di meja makan sudah tersajih beberapa menu yang biasa nya agnes masak...


"Kenapa menu nya seperti yang biasa kamu masak..." tanya alex...


"Kemarin aku sudah memberi resep makanan yang biasa aku masak pada pelayan..." jawab agnes...


"Ciee.. berduaan terus ya, berasa dunia milik berdua..." ucap jihan yang baru selesai olahraga...


"Kamu sudah makan ji..." tanya agnes...


"Belum ka, aku diet..." jawab jihan...


"Badan kamu sudah kurus begitu, masi mau diet lagi..." ucap agnes...


"Bukan kurus ka tapi ideal..." ujar jihan...


"Ka alex, tadi di cariin mamah..." ucap jihan...


"Ada apa..." tanya alex...


"Tidak tau, aku kekamar dulu mau mandi..." ucap jihan dan pergi meninggalkan alex dan agnes...


Selesai sarapan, Alex mengumpul kan seluruh keluarga untuk membicarakan hal penting lebih tepat nya membongkar hal yang sudah lama mengganjal di hati nya...

__ADS_1


Seluruh keluarga sudah berkumpul mereka tanpa bingung, kecuali erina yang mulai menunjukan rasa cemas, dan tak lama kevin datang sambil membawa laptop di tangannya...


Alex memerintahkan kevin untuk menyalah kan laptop itu, dan memutar satu video yang sangat di takut kan erina, video itu berisi pengakuan cika tentang perbuatan nya selama ini...


Semua mata langsung tertuju pada erina, termasuk abraham yang tidak percaya dengan semua ini...


"Maksud semua ini apa mah..." tanya abraham...


"Ini semua tidak seperti yang papah fikirkan..." ujar erina dengan gugup...


"Tidak sesuai kata mu, apa bukti ini kurang jelas..." ucap alex dengan nada yang tinggi...


"Alex jaga nada bicara mu, aku ibu mu..." ujar erina...


"Ibu, masi sanggup kau berbicara kalau kau ibu ku..." ucap alex dengan nada yang sinis...


"Alex, apa maksud mu..." tanya abraham...


"Iya kah, apa maksud kakak..." ujar jihan...


"Ibu ku sudah mati..." teriak alex...


"Plakkk..." satu tamparan mendarat di wajah alex...


"Aku berbicara sesuai fakta, kalau ibu benar-benar sudah tidak ada, dan wanita ini dalang di balik semua nya..." ucap alex...


"Alex..." teriak erina sambil menangis...


"Simpan air mata buaya mu, aku sudah lama ingin membongkar ini semua..." ucap alex...


"Apa maksud dari semua perkataan mu..." ujar abaraham...


"Apa papah ingat 18 tahun lalu, saat aku di culik dan dia dalang di balik menculikan itu..." ucap alex...


"Apa kamu ingat tentang penculikan itu, bukannya kamu amesia..." tanya abraham...


"Iya aku ingat, dulu aku memang sempat amesia tetapi saat aku di amerika ingatan buruk itu kembali menuhi otak ku..." jawab alex...


Erina yang mendengar itu langsung pucat seketika, mungkin hari ini akhir dari sandariwara nya...

__ADS_1


"Pada saat itu mamah mencari ku dan menemukan ku, ia berusaha melepaskan diri ku yang terikat tetapi wanita busuk ini memukul mamah hingga mamah tidak sadar kan diri, dia bukan erina tatepi ernita kembaran mamah..." jelas alex....


Kevin kembali memutar video yang bersisi bukti-bukti yang selama ini alex dan kakek nya kumpul kan, dan baru hari ini alex membongkar semua nya. Abraham dan jihan yang melihat ini antara percaya dan tidak percaya, orang yang selama ini di dekat mereka hanyalah orang lain yang sedang bersandiwara...


"Ka kenapa kakak baru katakan sekarang..." ucap jihan sambil menahan tangis nya...


"Ini semua demi kamu dek, dulu kamu masi begitu kecil, kakak tidak ingin kamu tidak mendapatkan kasih sayang seorang ibu. " jawab alex...


Dari arah pintu cika datang dengan 2 orang penjaga di belakang nya, agar ia tidak lari...


"Bukanya cika itu anak mu..." tanya alex...


"Tidak, semua ini bohong..." teriak erina...


"Mah sudah, kita sudah kalah..." ucap cika...


"Tidak, aku bukan mamah mu..." terika erina...


"Plakk..." Satu tamparan mendarat di wajah erina...


"Dasar wanita berengsek dan sekarang kau pergi dari rumah ini atau akan ku jebloskan diri mu ke penjara..." ucap abraham...


"Pah aku istri mu..." ujar erina...


"Pergi..." teriak abraham...


"Jihan ini mamah..." ucap erina...


"Tidak, kau bukan orang tua ku..." ujar jihan...


"Jika dalam hitungan ke 3, batang hidung mu masi terlihat disini jangan salah kan aku apa yang terjadi pada dirimu .." ucap alex...


Dengan wajah yang takut erina dan cika langsung berlari keluar dari rumah itu, jihan memeluk abraham dengan erat hati nya begitu hancur saat menerima semua ini...


"Dimana mamah lex..." tanya abraham...


"Ak.. aku tidak tau, kata kakek mamah meninggal dalam kejadian itu..." jawab alex yang langsung teringat momen itu...


"Maaf kan papah lex, pasti kamu sangat menderita selamah ini..." ucap abraham...

__ADS_1


"Sudahlah, ini semua sudah terlanjur terjadi..." ujar alex...


Mulai sekarang novel ini up sehari sekali karena takdir cinta bella sudah up kembali...


__ADS_2