Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 27 S4


__ADS_3

Warning area dewasa di bawa 18 tahun skip saja. Di larang komentar buruk. Selamat panas dingin dan ngakak.


 


"Terima kasih makanan nya," ucap Kenzi.


"Terima kasih telah memperbolehkan saya makan bersama anda," kata Sakura sebelum pergi meninggalkan ruangan itu.


"Sakura kau sudah punya pacar," tanya Kenzi.


"Maaf tuan itu privasi saya, kenapa tuan menanyakan hal itu," jawab Sakura.


"Aku hanya ingin tau saja, tidak lebih," kata Kenzi.


"Kalau begitu saya permisi dulu tuan, banyak pekerjaan yang harus saya lakukan," ucap Sakura.


"Sakura, besok ada waktu luang," tanya Kenzi.


"Kenapa tuan," tanya balik Sakura.


"Aku ingin membawa mu ke rumah sakit jiwa untuk berkunjung ke sana, aku baru saja meluncurkan dana yang cukup besar di sana dan ingin melihat bagaimana mereka menggunakan dana itu." jawab Kenzi.


"Hmmm..."


"Oke aku akan menjemput mu besok," ucap Kenzi.


"Saya belum mengatakan iya tuan," kata Sakura.


"Aku tidak membutuhkan alasan mu, ini hanya kunjungan panti. Apa pacar mu marah pada mu jika aku membawa mu pergi ke pantai," tanya Kenzi.


"Tidak tuan, baiklah saya bisa, besok saya akan mengirimkan tempat lokasi di mana tuan akan menjemput saya," jawab Sakura.


Baik lah Terima kasih," ucap Kenzi.


Kenzi semakin tertarik dengan Sakura, rasa nya Sakura sangat berbeda dengan Novi yang selalu menginginkan uang nya.


"Oke bye bye Novi, welcome Sakura," ucap Kenzi.


Sebelum peperangan sudah pasti Kenzo menyiapkan semuanya dengan baik, ia sudah berolahraga dengan rutin. Saat ini ia sedang berada di mall bersama dengan Sonia, karena tidak bisa bebas menampakkan diri nya. Dengan terpaksa Kenzo memakai masker dan juga topi.


"Sayang aku ingin menonton film di bioskop," ucap Sonia.


"Bukan nya kita harus membeli pakaian untuk nanti malam," tanya Kenzo.

__ADS_1


"Aku ingin menonton dulu, hmmm ada film horor yang sangat bagus aku ingin melihat nya," jawab Sonia.


"Baiklah, kita nonton, tapi kamu yang membeli semua nya aku tidak paham," kata Kenzo yang saat ini memang ia sangat buta dunia luar.


"Iya sayang Terima kasih," ucap Sonia yang sangat senang bisa menonton Film bersama suami nya.


Di sepanjang Film, Kenzo hanya tidur, karena ia sangat mengantuk, apalagi nonton Film sama sekali bukan hobi nya.


"Eh dia malah tidur, aku nonton sendiri, mana sangat sepi lagi," ucap Sonia.


Tak butuh waktu lama karena film yang ia tonton membosankan, Sonia ikut tertidur seperti suami nya.


Film sudah selesai, karena bioskop akan kembali di pakai petugas bioskop membangun kan mereka berdua, Sonia dan Kenzo benar-benar sangat malu Bisa-bisanya mereka berdua tertidur di dalam bioskop seperti rumah sendiri


Malam hari nya, Kenzo sedang menunggu istri nya ya masih berada di dalam kamar mandi. Ia benar-benar sudah tidak sabar merasakan malam pertama nya dengan Sonia.


Sonia keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai lingerie berwarna merah, benar-benar membuat Kenzo menelan air ludah nya beberapa kali.


"Sayang tubuh mu sangat seksi," ucap Kenzo.


"Aku malu sayang, aku ganti pakaian ya," kata Sonia.


"Tidak sayang, aku suami mu untuk apa aku malu pada ku"


Kenzo mulai mendekati wajah Sonia bibir nya mulai mendekati wajah Sonia, dari dahi sampai bibir ia cium semuanya.


"Katakan kamu mau atau tidak," tanya Kenzo.


"Untuk apa aku menolak mu sayang, tubuh ku memilih milik mu," jawab Sonia.


"Aku ingin berterima kasih dulu pada mu, Terima kasih sudah ada dalam hidup ku, kau dewi penolong untuk ku, aku sangat mencintaimu Sonia."


"Untuk apa berterima kasih pada ku, aku melakukan semua ini dengan tulus dan sangat ikhlas. Jika aku dewi penolong mu maka kau dewa penolong untuk ku," ucap Sonia.


Setelah melakukan pemanasan yang cukup akhirnya mereka melakukan hubungan suami istri yang memang seharusnya lakukan.


Di sela-sela kegiatan itu, Kenzo merasa sangat geram karena ia tidak bisa bergerak dengan bebas karena kaki lumpuh nya, rasa nya benar-benar sangat tidak enak.


"Kenapa mas," tanya Sonia.


"Paha ku keram, aku sudah tidak bisa melakukan nya lagi," jawab Kenzo.


"Tetap berusaha mas aku yakin kamu pasti bisa," kata Sonia.

__ADS_1


Tiba-tiba keajaiban datang menghampiri Kenzo, urat di kaki nya terasa bergerak, Kenzo yang menyadari hal. itu langsung menggerakkan kaki nya. Dan benar saja Kaki nya bisa bergerak dengan bebas.


"Kamu bisa sayang," ucap Sonia.


"Iya sayang ini semua karena kamu, aku sangat mencintai mu," kata Kenzo.


Waktu terus berlalu, tak terasa dua jam telah berlalu Kenzo sudah ingin sampai di puncak nya, mereka berdua sama-sama tersenyum saat semua nya telah selesai, akhirnya momen yang selama ini Kenzo inginkan, karena Kenzo tidak pernah olahraga 5 jari


"Maaf sayang kita belum bisa mempunyai anak dulu, aku ingin bersamaan dengan para saudara ku," ucap Kenzo


"Iya mas tidak papa aku juga masih ingin fokus merawat mu," kata Sonia.


"Sudah lebih baik kita mandi dulu, tidak enak terasa sangat lengket," ucap Kenzo.


"Bantu aku ke kamar mandi sayang, aku tidak bisa berjalan," kata Kenzo.


"Bukannya tadi bisa, kenapa sekarang tiba-tiba tidak bisa," tanya Sonia.


"Tadi hanya kebetulan sayang, sudah ayo," kawan Kenzo.


Sementara itu Kenzi benar-benar sangat bingung dengan perasaan nya, Karla dan Sakura benar-benar wanita yang selama ini ia cari, tidak seperti Novi yang gila akan harta nya. Ia yakin selama ini Novi hanya menginginkan harta nya, karena selama ini Novi pernah berbohong pada nya.


"Kau kenapa Kenzi," tanya Vero.


"Aku hanya bingung saja, gadis mana yang akan aku pilih, mereka berdua benar-benar sangat luar biasa, dan jujur aku tidak bisa memilih antara mereka berdua," jawab Kenzi.


"Hahaha kau harus tetap memilih, hidup perlu pilihan Kenzi."


"Iya aku tau itu tapi terasa sangat sulit untuk ku," ucap Kenzi.


"Sudah lebih baik kau istirahat sana, aku juga mau pulang."


"Kau tidak menginap di sini," tanya Kenzi.


"Tidak bisa Kenzi, aku mana mungkin bisa tidur tanpa memeluk ayah ku," jawab Vero.


"Dasar manja, sudah sana aku masuk kamar dulu,"! ucap Kenzi.


Kenzi berjalan sempoyongan masuk ke dalam kamar nya, ia sangat lelah karena tugas nya semakin berat saja, belum lagi masalah wanita yang membuat nya gagal fokus beberapa hari ini.


"Aku lelah," ucap Kenzi sambil merebahkan tubuh nya ke atas kasur.


"Wanita ini sayang cantik, kenapa aku jadi bingung begini. Karla atau Sakura, dua-dua nya mencuri perhatian ku," batin Kenzi.

__ADS_1


__ADS_2