Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 18 S4


__ADS_3

Setelah cukup lama berpisah akhirnya mereka berdua bertemu kembali di parkiran mobil. Kenzi membawa banyak sekali barang balanjaan milik Novi, sedangkan Sonia dan Kenzo hanya membawa makanan untuk di hotel nanti.


"Kalian tidak membeli apa-apa," tanya Kenzi.


"Tidak," jawab Kenzo.


"Langsung pulang atau mau mampir lagi," tanya Kenzi kembali.


"Tidak," jawab Kenzo sebelum Sonia sempat menjawab pertanyaan dari Kenzi.


Mereka berempat langsung kembali ke hotel karena memang sudah tidak ada lagi yang ingin di beli, sesampainya di hotel Kenzi memilih ke ruang gym yang ada di hotel itu untuk menghabiskan waktu sebelum istirahat.


Sebelum berpisah Kenzi ingin mengajak Kenzo untuk nge-gym bersama, ia sangat berharap Kenzo mau ikut dengan nya


"Kak mau ikut nge-gym bersama ku," tanya Kenzi.


"Pergi lah, jangan marah-marah pada adik mu," ucap Sonia.


"Kau memerintah ku," kata Kenzo.


"Tidak sayang, kamu kan lagi suka nge-gym, kalau kamu mau sekalian bersama dengan Kenzi,"


"Iya iya, kau langsung masuk ke dalam kamar dan tidur, jangan banyak main handphone," ucap Kenzo.


Kenzi mendorong kursi roda Kenzo ke dalam ruangan itu, alat gym nya jauh lebih lengkap di bandingkan yang ada di rumah nya.


"Kenzi bagaimana cara memakai ini, aku saja lumpuh." ucap Kenzo.


Kenzi berjalan ke depan tubuh Kenzo, ia berlutut sambil mencium kaki Kenzo karena ia ingin meminta maaf semua kesalahan yang pernah ia perbuatan pada kakak nya itu.


"Kenzi," ucap Kenzo yang langsung tertegun saat melihat Kenzi mencium kaki nya. Sambil menangis Kenzi meminta maaf atas semua kesalahan nya pada Kenzo, ia sudah lama ingin melakukan hal ini tapi baru saat ini ia menemukan momen yang pas.


"Hiks.. Hiks.. Hiks.. Maafkan aku Kenzo, maaf aku adik pembawa sial untuk mu, aku yang menyebabkan mu kecelakaan, aku yang membuat mu terpuruk, aku egois aku bodoh, tapi tolong maafkan aku Kenzo maaf," ucap Kenzi sambil menangis di depan hadapan Kenzo.


"Lepas Kenzi, kau jangan gila," kata Kenzo yang sama sekali tidak tega melihat Kenzi berlutut di depan nya.


"Tidak Kenzo maafkan aku dulu, maaf Kenzo aku akan melakukan apapun demi mendapatkan maaf ku, kenapa kau menyelamatkan kan aku, biarkan aku tertabrak saat itu, aku tidak papa lumpuh seperti mu asalkan kita tetap seperti dulu, Maaf Kenzo Hiks.. Hiks.. Hiks..."


"Karena aku sayang kau, kau adik ku aku tidak mungkin membiarkan mu terluka, tapi kau malah mengkhianati ku, jika saat itu kau mengatakan jika kau sudah berpacaran dengan Novi aku tidak mungkin berharap pada nya," ucap Kenzo.

__ADS_1


"Aku tau aku salah, aku bodoh, aku tidak pantas menjadi adik mu, tapi aku sangat mohon pada mu, maafkan aku, aku akan melakukan apapun agar kau mau memaafkan ku."


Mereka berdua saudara kembar yang perasaan mereka saling terhubung, Kenzo dapat merasakan penyesalan yang Kenzi alami saat ini, dan hati nya sangat hancur melihat Kenzi seperti ini.


Kenzo menarik Kenzi agar sejajar dengan nya, dengan cepat Kenzo langsung memeluk Kenzi sebagai pertanda ia sudah memaafkan Kenzi.


"Iya aku memaafkan mu," ucap Kenzo air mata nya juga menetes deras, akhirnya hubungan saudara kembar ini menjadi baik kembali.


Selesai..


(Canda selesai 🤣).


"Kau memaafkan ku Kenzo, kau benar-benar memaafkan ku," tanya Kenzi.


"Untuk apa aku marah pada mu lagi, apa dengan aku marah aku bisa sembuh, apa dengan marah dapat memuaskan hati ku, tidak Kenzi hati ku juga sakit melihat mu seperti ini, aku sudah melupakan semua masa lalu kita dan aku benar-benar maafkan mu," jawab Kenzo.


"Terima kasih Kak, kau kakak terbaik ku, Terima kasih," Kenzi kembali menangis di dalam pelukan itu.


"Sudah kau mau menangis atau berolahraga," ucap Kenzo.


"Hehehe maaf, aku terlalu senang," kata Kenzi.


"Biarkan aku yang berbicara," kata Kenzo.


"Ada apa Kenzi, apa kakak mu baik-baik saja," tanya Verrel.


"Daddy tidak ingat wajah ku, aku siapa," ucap Kenzo.


"Tunggu-tunggu, kau Kenzo, bagaimana bisa headphone Kenzi ada dengan mu," tanya Verrel.


Wajah Kenzi dan Kenzo memang cukup mirip seperti saudara kembar pada umumnya. Perbedaan yang paling mendasar antara mereka berdua adalah bulu halus di wajah. Kenzo tidak memiliki itu karena ia memang tidak suka, sampai semua bulu yang ada di tubuh nya hilang. Berbeda dengan Kenzi yang malah merawat nya.


"Aku di sini dad," Kenzi muncul di belakang Kenzo sambil memeluk Kenzo.


"Kalian sudah baik kan, kalian sudah tidak saling bermusuhan," tanya Verrel yang benar-benar terkejut akan hal ini.


"Lihat aku memeluk nya." Kenzi memberikan kecupan di wajah Kenzo, "Bahkan aku mencium nya."


"Kau gila," ucap Kenzo.

__ADS_1


"Syukurlah, kalian sudah baik kan, nanti saat pulang kita akan menghabiskan waktu bertiga," kata Verrel.


"Iya dad, bye-bye kami ingin olahraga dulu." Kenzo mematikan sambungan video call itu.


Setelah itu Kenzi membuka baju nya dan melemparkan nya ke wajah Kenzo. Kemudian ia mulai meregangkan otot-otot nya agar tidak cidera.


"Kau mau sombong, karena tubuh mu benar-benar bagus," ucap Kenzo.


"Tidak kak, aku hanya sedang pemanasan."


Mereka berdua benar-benar menikmati waktu itu dengan berolahraga, canda dan tawa kembali terdengar lagi. Karena jika sudah di dekat Kenzi, Kenzo yang memang tidak bisa diam banyak sekali berbicara.


"Kenzi dengan stamina mu yang kuat begini, kau bisa tahan berapa jam," tanya Kenzo.


"Maksud mu," tanya Kenzi.


"Dalam urusan ranjang," jawab Kenzo.


"Jika aku benar-benar bernafsu aku bisa 2-3 jam satu ronde," jawab Kenzi yang membuat Kenzo Insecure.


"Hahaha kenapa kau mau melakukan nya dengan istri mu, Tunggu dulu kalian belum malam pertama," tanya Kenzi.


"Iya belum, dia datang bulan," jawab Kenzo.


"Sabar, kau mandi di sauna," tanya Kenzi.


"Apa itu aku tidak tau."


"Sudah ikut saja, di sana kau bisa merilekskan otak dan otot-otot mu," kata Kenzi.


Kenzi membawa Kenzo ke suana yang berada di samping hotel, tidak jauh sehingga membuat Kenzi memutuskan untuk ke sana.


"Buka semua nya," tanya Kenzo.


"Kenapa, tenang sudah malam hanya kita berdua, kau malu dengan saudara kembar mu," tanya Kenzi.


"Sedikit," ucap Kenzo.


Karena Benar-benar sangat malu, Kenzo menutup milik nya dengan handuk kecil yang tersedia di situ.

__ADS_1


Kenzo memejamkan mata nya untuk merilekskan otak nya, tetapi hal yang tidak ia sangka terjadi, Kenzo malah memikirkan milik istri nya tadi yang membuat handuk itu terangkat naik.


__ADS_2