Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 87 S2


__ADS_3

Kanan kiri dengan belakang atas bawa semua gaya Alvaro lakukan, ia benar-benar melakukan apa yang selama ini ada di dalam khayalan nya, dan Angel hanya pasrah membiarkan apa yang suami ingin kan.


Setelah mengeluarkan benih nya Alvaro jatuh di atas tubuh Angel, Alvaro sangat puas telah mendapat hal yang paling berharga bagi wanita. Hal yang mungkin sulit di dapatkan laki-laki lain pada zaman sekarang. Ia berjanji tidak akan pernah menyianyiakan wanita seperti Angel.


Alvaro menyingkir dari atas tubuh Angel, ia mengusap dahi Angel yang penuh dengan keringat, mata nya juga terlihat merah karena menangis. Alvaro juga merasakan perih di punggung nya karena cengkraman kuku Angel. tadi.


"Terimakasih." ucap Alvaro.


Angel menatap Alvaro dan tersenyum pada nya, ia juga bahagia bisa memberikan apa yang selama ini ia jaga pada suaminya. Angel menarik selimut untuk menutupi tubuh nya karena ia risih melihat tubuh nya yang sudah seperti sisik ikan.


"Kenapa kau tutup ha." tanya Alvaro dengan mengelus wajah Angel dengan lembut.


"Aku malu." jawab Angel.


"Aku sudah melihat semua nya, bahkan sudah merasakan nya, jadi tidak perlu malu pada ku lagi." kata Alvaro.


"Tetap saja aku malu, kenapa anda terlihat begitu manja pada saya." tanya Angel.


"Kenapa bahasa mu masih seperti itu, ayo lah kau istri ku bukan pelayan di sini." ujar Alvaro.


"Maaf sayang." ucap Angel.


Alvaro langsung memeluk Angel dengan erat, ia sangat senang Angel memanggil nya dengan kata sayang.


"Apa kamu mau lagi." tanya Alvaro yang tenaga nya sudah pulih kembali.


"Hmmm, aku..


Belum Angel menjawab Alvaro kembali menerkam Angel, ya lagi dan lagi Alvaro benar-benar seperti hewan buas yang sedang menerkam mangsa nya.

__ADS_1


Setelah mereka melakukan nya, Alvaro membawa Angel masuk kedalam mandi, ia membersihkan setiap inci tubuh Angel, ia juga memotong hutan Angel karena Alvaro suka kebersihan dapat di buktikan diri nya bebas dari hutan, bahkan setelah mandi Alvaro memakai semua pakaian Angel. Ia sangat terkejut saat melihat sarang yang baru ia dapatkan sudah berubah bentuk. Ia paham pasti rasa nya sangat tidak nyaman untuk Angel.


"Apa aku seganas itu." batin Alvaro dengan menyentuh nya.


"Awww perih." ucap Angel.


"Maaf, aku tidak sengaja." kata Alvaro.


Alvaro melihat ke arah ranjang nya yang tampak kotor oleh beberapa noda. Ia tersenyum saat membayangkan apa yang terjadi di atas ranjang beberapa menit lalu. Ia mengganti seprai dan selimut itu dengan yang baru, dan meletakkan yang kotor di keranjang pakaian kotor.


"Mas aku lapar." ucap Angel.


"Mas." tanya Alvaro.


"Aku lebih nyaman memanggil mu mas." kata Angel.


"Itu tidak buruk, kau mau makan apa, kalau kita turun ke bawa tidak mungkin. Sekarang saja kau sulit berjalan." ucap Alvaro sambil mendekati Angel.


"Baiklah kita memesan nya lewat aplikasi saja." ucap Alvaro.


Mereka berdua hanya tinggal menunggu pesanan makanan yang mereka pesan melalui Aplikasi. Alvaro meletakkan kepala nya di paha Angel sambil memainkan rambut panjang Angel.


"Apa ini masih terasa sakit." tanya Alvaro.


"Masih, ada apa mas." tanya Angel.


"Tidak ada." jawab Alvaro.


"Kenapa tidak memakai baju, nanti bisa masuk angin." tanya Angel.

__ADS_1


"Aku sengaja menggoda mu, agar kau memintanya lagi." jawab Alvaro.


"Kenapa pikiran mu mesum sekali." ucap Angel sambil mencubit perut Alvaro.


"Sakit sayang." ucap Alvaro.


"Biar, itu hukuman untuk orang mesum." kata Angel.


"Kau sudah berani pada ku ya, lihat saja jangan salah kan aku jika kau tidak bisa berjalan selama satu minggu." ucap Alvaro.


"Suami ku mengancam ku, aku takut." Angel yang mulai terbiasa bersikap santai pada Alvaro.


"Hahaha kau sangat lucu, rasakan otot-otot ini apa kau tidak ingin merasakan nya." ucap Alvaro dengan mengarahkan tangan Angel ke tubuh nya.


"Dulu aku pikir, aku akan mendapatkan pria buncit dan jelek karena paman ku sudah berulang kali ingin menjual ku." kata Angel sambil mengusap tubuh Alvaro. Angel benar-benar takjub dengan tubuh Alvaro yang terasa sangat kuat dan kokoh.


"Jika aku tidak berolahraga aku juga akan menjadi buncit." ucap Alvaro.


"Kau sangat tampan, kau juga sangat keren. Kau laki-laki sempurna yang pernah aku lihat." Angel mengecup pipi Alvaro.


"Dari mana kau belajar untuk menggoda laki-laki sayang." tanya Alvaro.


"Dari mu." jawab Angel dengan memainkan hidung mancung Alvaro.


"Boleh aku bertanya." tanya Angel.


"Apa." jawab Alvaro.


"Dari mana kau mendapatkan tato di belakang tubuh mu." tanya Angel.

__ADS_1


"Ceritanya panjang sayang, aku mendapatkan itu sangat sulit. Dulu aku pernah bergabung di salah satu geng ternama di luar negeri. Kau tau kan aku berandalan, aku mendapatkan tato ini karena menyelesaikan misi yang sangat besar. Aku memimpin pasukan untuk menghancurkan satu buah perusahaan besar. Dan karena misi itu sukses kami membuat tato di punggung kami. Tapi kau tenang saja geng itu sudah tidak ada ayah telah membubarkan nya."


__ADS_2