
"Untuk apa kau meminta nomor nya Verrel." Tanya Rizky.
"Ada sesuatu yang ingin aku beri pada nya, kau tau Rizky terkadang aku merasa hidup aku kurang bersyukur atas semua yang ku miliki. Aku bisa membeli apapun yang aku mau, tapi aku tidak pernah bersyukur dan masih saja mengeluh. Lihat bapak tadi untuk makan saja dia harus berjualan dari pagi sampai malam."
"Kau benar Verrel, kita memang kurang bersyukur." Ucap Rizky.
"Sekarang aku tanya pada mu, bagaimana kita menghabiskan 15 bungkus sate ini." Tanya Verrel.
"Aku ngambil dua, kau dia. Dan yang lainnya letak kan saja di dapur nanti juga ada yang makan." Jawab Rizky.
"Ya ya ya kau benar."
Sesampainya di rumah Verrel langsung mengambil dua bungkus sate untuk nya dan Akifa.
"Sayang kamu lama sekali." Rengek Akifa yang kurang lebih menunggu satu jam hanya untuk memakan sate.
"Maaf sayang." Verrel meletakkan sate itu di atas meja, lalu mendekati Akifa dan menggendong jt menuju sofa.
"Cup." Akifa mengecup bibir Verrel.
"Terimakasih sayang, kamu suami dan ayah yang luar biasa." Ucap Akifa.
"Sayang." Verrel tersenyum lebar setelah mendapat kecupan dan pujian dari istri nya.
Mereka berdua makan dengan sangat lahap, saat memakan sate kambing itu Verrel langsung teringat pada bapak penjual nya. "Sangat di sayangkan sate seenak ini kurang mendapat kan perhatian orang banyak." Batin Verrel.
Setelah makan selesai, Verrel menemani Akifa untuk tidur, diri nya tidak ikut tidur karena akan membantu Rizky membuat laporan kantor.
__ADS_1
"Good night sayang." Verrel mengecup dahi Akifa dan berjalan keluar kamar.
"Ayah." Ucap Verrel yang berpapasan dengan Alvaro.
"Kau belum tidur." Tanya Alvaro.
"Belum, habis membelikan Akifa sate." Jawab Verrel.
"Istri mu mulai ngidam? "
"Iya yah, dia meminta sate kambing malam-malam begini." Ucap Verrel.
Verrel memperhatikan Alvaro yang penuh dengan keringat dan tidak memakai atasan. Otak nya langsung menuju ke suatu hal yang tidak bisa ia lakukan.
"Ayah habis bertempur dengan bunda." Tanya Verrel.
"Hahaha dari tubuh mu yang berkeringat dan kau tidak memakai atasan. Sampai malam begini main berapa ronde."
"Tidak Banyak, kau kepo sekali itu urusan pribadi ku, kau mau kemana masakan aku makanan dulu, aku sangat lapar." Ucap Alvaro.
"Jangan marah yah, di dapur ada banyak sate. Ayo aku juga mau ke sana, Rizky juga ada di sana." Kata Verrel.
"Tepat sekali, aku sangat lapar." Alvaro dan Verrel berjalan menuju dapur.
"Kau lama sekali Verrel, aku hampir selesai." Ucap Rizky.
"Hahaha aku menemani istri ku tidur dulu, itu yah sate nya makan lah." Kata Verrel.
__ADS_1
Alvaro langsung mengambil dua bungkus sate itu dan langsung memakannya.
"Dari mana sate ini Verrel enak sekali." Tanya Alvaro.
"Iya Verrel, sate nya sangat enak, bapak itu sangat pandai membuat nya. Tidak salah kita membantu nya." Saut Rizky.
"Aku membeli nya dari penjual sate pinggir jalan yah, aku memborong nya, jika ada yang ingin makan sate makan saja dari pada mubazir." Jawab Verrel.
Verrel mulai mengambil ahli laptop milik Rizky, ia menggeleng kan kepala nya saat melihat laporan yang di tulis Rizky sedikit berantakan. Dengan cepat Verrel mulai memperbaiki semua nya.
Alvaro pindah tempat, mendekati Verrel yang sedang sibuk dengan laptop. Ia ingin tau bagaimana cara kerja Verrel sehingga bisa membuat pekerjaan yang ia buat selalu bagus dan rapi.
"Kau mendapatkan kepintaran ini dari mana Verrel, aku tidak sepintar ini." Ucap Alvaro.
"Dari bunda mungkin, kepintaran anak turun dari orang tua perempuan, sedangkan bentuk tubuh ataupun wajah rata-rata turun dari orang tua laki-laki." Jelas Verrel.
"Dari mana kau tau." Tanya Rizky.
"Dari artikel tapi tidak tau, benar atau salah." Jawab Verrel.
"Sudah kalian lanjut kan lah aku ingin mandi setelah itu tidur." Ucap Alvaro.
"Ayah mu a. habis ngapain Verrel, tubuh nya berkeringat dan tidak memakai atasan." Tanya Rizky.
"Ayah ku masih normal Rizky, sudah pasti habis bertempur. Dia seperti ku memiliki nafsu yang tinggi, atau aku yang seperti nya." Jawab Verrel.
Maaf ya kalau ada larangan buat ibu hamil yang tidak boleh makan sate kambing, author tidak tau. Jangan di ikuti ya...
__ADS_1