
Sebelum mobil bergoyang.
Alex keluar dari kamar nya sambil membawa secangkir kopi di tangannya. Saat melihat ke arah tangga alex melihat agnes sedang melamun sambil berjalan.
"Anak itu, kalau terjatuh bagaimana." ucap alex.
Dan benar saja baru beberapa detik ia berkata, Agnes terpeleset dari tangga, saat ingin berlari menyelamatkan adik nya, alex sudah melihat kevin menyelamatkan. Ia berencana untuk menghampiri mereka berdua, tetapi perut nya tidak bisa di ajak Kompromi, alex langsung kembali masuk kedalam kamarnya untuk memanjakan perutnya yang sakit.
Setelah beberapa saat mobil bergoyang, akhirnya mobil itu berhenti bergoyang (mungkin karena musik dangdut nya habis 😂), pantas saja mobil itu berhenti bergoyang karena kevin sudah jatuh di atas tubuh jihan yang sudah sangat berantakan. Berbeda dengan kevin yang hanya membuka celana nya saja. Baju nya masih menempel di tubuh nya meskipun cukup basah akibat keringat.
Kevin menguapkan wajah jihan dari keringat menggunakan tangannya. Dan membantu jihan memakai pakaian nya lagi, tanpa berbicara sedikitpun.
"Ini salah, kenapa kakak melakukannya lagi." ucap jihan.
"Maaf ji, tapi itu di luar kendali ku, ntah kenapa aku tidak bisa melupakan tubuh mu." ucap kevin.
Jihan tidak menatap kevin, bisa di katakan jihan juga salah karena ia sama sekali tidak menolak kevin. Bahkan ia sangat senang bisa lebih dekat dengan kevin, apa ini kah yang di katakan cinta batin jihan.
"Menikah dengan ku ji." ucap kevin.
"Me..menikah." tanya jihan.
"Iya ji menikah dengan ku, aku akan bertanggung jawab untuk apa yang telah aku lakukan." jawab kevin.
"Apa kakak mencintai ku." tanya jihan.
__ADS_1
"Cinta." ucap kevin.
"Iya cinta, aku tidak akan menikah dengan orang yang tidak mencintai ku." ucap jihan.
Kevin diam seketika, ia masih belum bisa Mengartikan perasaan nya saat ini, jihan yang mendapat respon seperti itu dari kevin, langsung keluar dari mobil tanpa mengatakan sepatah kata pun.
"Cinta, apa aku mencintai nya." batin kevin.
Alex menunggu kevin di ruang kerja nya. dan tak lama kevin datang dengan pakaian yang rapi dan berbeda dari sebelumnya. Ia mengganti pakaiannya yang penuh dengan keringat dengan pakaian baru yang ia simpan di dalam mobil.
"Bagaimana dengan jihan." tanya Alex yang membuat kevin terkejut setengah mati.
"Apa dia tau semuanya." batin kevin yang sudah mengeluarkan keringat dingin.
"Iya jihan, bukannya kau yang menyelamatkan nya saat ia terjatuh dari tangga." tanya Alex.
"Dia baik-baik saja. hanya kaki nya sedikit keseleo. " jawab kevin.
Sementara itu agnes melihat ke arah jihan yang sedang berjalan mendekati nya. Agnes memperhatikan cara jalan yang tampak sudah sangat berbeda.
"Kak aku merindukan mu." ucap jihan sambil memeluk Agnes.
"Bagaimana liburan mu menyenangkan." tanya Agnes.
"Sangat menyenangkan kak." jawab jihan.
__ADS_1
"Ji, kakak ingin bertanya. Tapi ini sedikit menggangu privasi mu. Apa boleh kakak tanyakan." tanya Agnes
"Apa kak, tanyakan saja." jawab jihan.
"Maaf ji, apa kamu pernah melakukan hal itu bersama pacar mu." tanya Agnes.
Deh jantung jihan terasah berhenti seketika, ia tidak menyangka jika kakak nya mengetahui kalau ia sudah pernah melakukan nya.
"Tidak kamu jawab tidak papa ji, itu privasi mu." ujar Agnes.
"Iya kak, tapi bukan bersama pacar ku." ucap jihan.
"Jadi dengan siapa ji, siapa yang melakukan nya." tanya Agnes.
"Kak kevin." jawab jihan.
"Kevin ji." ucap Agnes yang tidak percaya dengan apa yang ia dengar.
"Iya kak, tapi aku melakukan nya dengan nya Sama-sama sadar, dan itu juga sepenuhnya bukan kesalahan nya." ujar jihan.
"Ini tidak benar ji, apa kau mencintai nya." tanya Agnes.
"Seperti nya aku mulai mencintai nya." jawab jihan.
Wkwkwk ini hanya ekstra part ya dan karena author ada sedikit waktu luang.
__ADS_1