Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 25


__ADS_3

"Ya jatuh..." ucap mona...


"Maksud kamu apa..." ucap agnes kesal...


"Ini kantor bukan tempat untuk orang jualan gorengan..." ujar yamsin...


"Kalau aku mau jualan gorengan apa hak mu melarang ku..." ucap agnes...


"Jangan mentang-mentang kamu dekat dengan tuan alex kamu bisa semena-mena di sini..." ujar yasmin...


"Sudah nes jangan di perpanjang..." ucap mona...


"Heran perusahaan sebesar ini memiliki sekretaris yang attitude nya lebih rendah dari pada sampah..." ucap agnes...


"Kurangajar..." teriak yasmin dan melayangkan tangannya untuk menampar agnes...


Dan dengan mudah agnes menahan tangan yasmin sebelum terkenah wajah nya...


"Ku peringatkan pada mu, jangan semena-mena di sini atau ini hari terakhir mu menginjakan kaki di tempat ini..." ucap agnes...


"Kau pikir kau siapa berani mengancam ku, kau hanya wanita murahan penggoda tuan alex..." ujar yasmin...


"Plak..." satu tamparan mendarat di wajah yasmin...


"Jaga ucappan mu..." ucap agnes dengan nada yang menekan...


Keributan agnes dan yasmin mengundang perhatian banyak orang, mereka berkumpul menyaksikan pertengkaran itu karena baru kali ini ada seorang wanita yang berani melawan yasmin karena selama ini yasmin sangat di takuti dan di hormati di perusahaan ini...


"Sudah nes, ini masi bisa di makan ko..." ucap mona sambil mengumpulkan makanan yang berserakan di lantai...


"Jangan itu sudah kotor, lebih baik di buang..." ucap agnes dan membantu mengumpulkan makanan itu...


Yasmin yang melihat agnes tenga lenga mangabil kesempatan untuk membalas tamparan tadi, ia mengambil tumpukan buku yang tebal dan menghantam kan ke tengkuk agnes hingga agnes tersungkur di lantai...


"Bruk..." yasmin memukul agnes dengan kerasa menggunakan buku...


Alex yang sudah mendapat laporan tentang keributan itu langsung datang memeriksa keempat keributan itu terjadi...


Alex melihat agnes tersungkur di lantai langsung berlari mendekat kerarah agnes...


"Sayang..." ucap alex dan langsung memeluk agnes...

__ADS_1


Mereka semua yang mendengar alex menyebut kan kata sayang langsung diam seketika, tiba-tiba keringat mereka bercuc


curan dengan deras karena mereka semua tau sedang dalam bahaya, apalagi yasmin yang lutut nya lemas seketika...


Akibat pukulan keras di tengkuk nya kepalah agnes terasa pusing dan agnes pun pingsan di dalam perlukan alex...


"Sayang.. sayang..." ucap alex yang melihat agnes tak sadarkan diri...


Alex langsung membawa agnes masuk kedalam ruangan nya, ia meletakan agnes di dalam ruangan pribadi yang sudah seperti kamar...


Alex tidak sejengkal pun menjauh dari agnes iya terus berada di samping agnes dengan wajah yang sangat khawatir, kevin datang dari arah pintuh sambil membawa minyak angin dan menyerahkan nya ke alex. Alex mengambil minyak angin itu dan mengusap kan nya di hidung dan leher agnes...


"Sayang, jangan buat aku khawatir..." ucap alex...


Dan tak lama agnes tersadar dari pingsan nya, alex yang melihat itu langsung memeluk agnes dengan erat...


"Kamu sudah sadar..." ucap alex...


"Sayang lepas aku tidak bisa bernafas..." ujar agnes...


"Apa yang sebenarnya nya terjadi..." tanya alex...


"Vin kumpulkan semua orang yang ada di tempat itu..." perintah alex...


"Baik tuan..." ucap kevin dan pergi meninggalkan ruangan itu...


"Apa yang ingin kamu lakukan..." tanya agnes...


"Akan memberi pelajaran pada orang yang melakukan ini pada mu..." ucap alex dan ikut berbaring di atas ranjang itu...


"Apa tidak berlebihan jika mengumpul kan semua orang..." tanya agnes...


"Tidak, aku juga ingin memperkenalkan mu sebagai nyonya efron..." ucap alex...


"Jangan..." ujar agnes...


"Kenapa..." tanya alex...


"Tidak ada, waktu nya belum tepat aja..." jawab agnes...


"Baiklah aku akan memperkenalkan mu jika kamu sudah siap..." ucap alex...

__ADS_1


"Itu lebih baik..." ujar agnes...


"Seperti nya kevin sudah mengumpulkan mereka, kamu tunggu disini jangan kemana-mana..." ucap alex...


"Baik lah, aku akan menunggu mu disini..." ujar agnes...


Sebelum alex meninggalkan agnes ia mencium kening agnes terlebih dahulu, setelah itu ia berjalan ke ruangan tempat para karyawan di devisi tadi di kumpul kan termasuk yasmin yang sudah dari tadi keriangan dingin...


Alex masuk kedalam ruangan itu dengan aura yang membunuh, tatapan nya super duper tajam menatap semua karyawan yang tenga menunduk...


"Cetar..." Alex membanting vas bunga sampai hancur berkeping-keping, yang membuat mereka semua pucat...


"Siapa yang berani berbuat hal kotor seperti ini di perusahaan ku..." ucap alex dengan nada penuh penekanan...


Mereka semua diam tak beraya, tidak ada yang berani membuka suara nya. Alex yang kesal karena tidak ada yang berbicara kambali membatin gelas yang berada di depan nya...


"Jawab..." teriak alex...


"Sekretaris yasmin tuan..." ucap mona...


Alex langsung menatap yasmin dengan tatapan yang membunuh, ia mendekati yasmin dan mencengkram wajah yasmin...


"Sudah besar nyali mu..." ucap alex...


"Jelaskan apa yang sebenarnya terjadi..." ujar kevin...


Mona menjelaskan apa yang ia saksikan dan ia lihat tanpa di lebih-lebihkan atau di kurangi. Alex yang mendengar penjelasan dari mona semakin memperkuat cengkramanya hingga yasmin kesakitan...


"Ampun tuan, maaf..." ucap yasmin...


"Ampun, maaf tidak berlaku disini..." teriak alex...


"Kamu keluar dari ruangan ini..." ucap alex menunjuk mona...


Mona pun langsung berlari keluar dari ruangan itu, sementara yang lainnya hanya menunggu nasib mereka selanjutnya...


Alex melepaskan cengkeraman nya dari wajah yasmin dan berjalan menatap semua karyawan nya. Alex memberi kode pada kevin untuk membereskan para karyawan itu...


"Usir wanita itu dari sini tanpa pesangon..." ucap alex dan pergi meninggalkan ruangan itu...


Segitu dulu ya...

__ADS_1


__ADS_2