
"Dia yang akan menikah dengan mu." Ucap Alvaro.
"Ayah, apa maksud mu, aku tidak kenal dengan nya, aku ingin menikah dengan Nelly." Kata Verrel.
"Verrel, Nelly milik sepupu mu. Dia tidak ada di sini dan kau harus menikah dengan wanita ini." Ucap Alvaro dengan tegas.
"Jangan memaksa ku, aku tidak suka jika di paksa. Dan aku tidak akan pernah menikah dengan wanita ini." teriak Verrel.
"Apa sopan santun mu sudah tidak ada, dimana akhlak mu, yang berbicara dengan mu ayah mu, orang yang membesar kan mu, jangan sampai aku bertindak lebih untuk membuat diri mu tersadar." Ujar Alex.
"Aku tidak peduli, aku tidak mau pernikahan ini, aku akan mencari Nelly." Verrel beranjak pergi dari rasa ruangan itu.
"Jika kamu tidak mau menikah dengan wanita pilihan bunda, jangan menganggap aku bunda mu lagi. Pergi lah dan jangan pernah kembali." Ucap Angel.
Kaki Verrel terasa sangat berat, bunda adalah segala nya untuk dia. Tapi ia juga tidak mau menikah dengan wanita yang sama sekali tidak ia kenal.
"Bunda, kenapa bunda seperti ini, yang menikah aku, aku yang akan menjalani hidup dengan nya kalau aku tidak mencintai nya" Ucap Verrel.
"Verrel, cinta itu pasti akan datang, bunda yakin Akifa yang terbaik untuk mu. Dia pasti bisa merubah mu menjadi Verrel yang lebih baik lagi." Kata Angel.
"Tidak bunda aku tidak mau." Tolak Verrel.
Angel mengambil pisau buah di dekat nya. "Pergi lah, dan jangan harap pernah melihat bunda mu lagi." Angel mengarahkan pisau ke urat nadi nya.
"Sayang, jangan main-main." Alvaro tidak menyangka jika Angel bertindak lebih.
__ADS_1
"Buat apa aku hidup, anak yang selama ini aku kandung, aku besarkan dengan baik sama sekali tidak menganggap ku." Ucap Angel.
Verrel mendekati Angel, ia menarik pisau di tangan Angel dan membuang nya. "Jangan berkata seperti itu, aku memang anak yang buruk, aku hanya bisa membantah mu, tapi aku sangat menyayangi mu. Aku benci jika air mata mu jatuh hanya karena anak yang tidak tau diri ini." Verrel memeluk Angel.
"Bunda mohon, turuti kemauan bunda kali ini saja." Ucap Angel.
"Iya aku mau, tapi jangan salah kan aku jika pernikahan ku tidak berlangsung lama." Kata Verrel.
Setelah drama berlalu, akhirnya Verrel mau menikah dengan Akifa. Para saksi telah berkata sah dan ia telah resmi menikah dengan Akifa. Verrel dan Akifa tinggal di hotel ini selama beberapa hari, sedangkan yang lainnya pulang ke ramah. Verrel merasa seharusnya ia dapat bersenang-senang dengan Nelly tapi itu semua hanya angan nya saja.
"Ah mungkin dia memang bukan jodoh ku." Ucap Verrel.
Verrel menatap Akifa yang masih bersalut gaun pengantin. "Kata siapa kau tidak bisa bersenang-senang Verrel, ada wanita cantik di sini, jika bisa di manfaat kan kenapa tidak." Batin Verrel.
"Hey, wanita murahan, kemari lah." Panggil Verrel.
"Ada apa mas." Tanya Akifa.
"Ada apa kau bilang, kau istri ku. Seharusnya kau tau apa yang di lakukan pasangan suami istri setelah menikah." Jawab Verrel.
"Katakan pada mu, sudah berapa banyak Laki-laki yang tidur dengan mu, aku tidak bisa sembarangan tidur dengan wanita." Tanya Verrel.
"Maaf mas, aku tidak pernah tidur dengan siapa pun." Jawab Akifa yang hati nya terasa tersayat.
"Kau yakin, jadi kau bisa memuaskan ku tidak." Tanya Verrel.
__ADS_1
"Maksud nya bagaimana." Akifa tidak tau dengan apa yang di maksud suami nya.
"Kau memang polos atau pura-pura polos." Ucap Verrel.
"Hmmm tapi melakukan seperti itu enak nya malam hari, seperti ayah ku, bersiap lah untuk malam nanti."
"Saya harus apa mas." Tanya Akifa.
"Seperti kau benar-benar wanita polos, aku senang bermain dengan wanita polos seperti mu." Verrel menarik tangan Akifa.
"Mas, kamu mau apa." Tanya Akifa.
"Aroma tubuhmu sangat wangi, seperti nya bunda memang menyiapkan diri mu untuk ku." Ucap Verrel.
"Ganti pakai mu, ini terlalu ribet." Kata Verrel.
Akifa membuka lemari di kamar itu, setelah itu ia masuk ke dalam kamar mandi.
"Buat dia berteriak nama mu Verrel." Verrel berolahraga sejenak.
Ia memiliki ide gila yang membuat nya tersenyum jahil. "Anggap saja sebagai dokumentasi, kalau aku sudah unboxing dengan nya." Ucap Verrel.
Verrel mengganti pakaian nya, ia hanya memakai celana pendek tanpa atasan.
Tak lama Akifa datang dengan memakai baju tidur yang cukup seksi, karena memang hanya baju itu yang ada di lemari.
__ADS_1
"Mas, kenapa kamu tidak memakai baju." Tanya Akifa.
"Bodoh, kita akan melakukan unboxing, buat apa memakai baju." Jawab Verrel.