
"Sayang," ucap Vero sambil memeluk istri nya.
"Aku baik-baik saja," jawab Sakura yang memang hari ini kondisi nya sudah lebih baik dari sebelumnya.
"Kamu yakin mau operasi," tanya Vero.
"Yakin sayang, ini yang terbaik untuk anak kita. Aku takut terjadi sesuatu pada nya."
"Vero jangan kau ajak berbicara istri mu, dia masih sangat lemas dia baru saja bangun. Biarkan dia beristirahat," kata Alvaro.
"Sakura kau tenang saja, semua akan baik-baik saja, tidak ada yang perlu di khawatirkan, ayah pastikan hal itu," ucap Alvaro.
Dokter datang masuk ke dalam ruangan itu untuk memeriksa kondisi Sakura sebelum masuk ke dalam ruang operasi.
"Dokter aku bisa mendampingi istri ku," tanya Vero.
"Tidak, tidak ada yang mendampingi Sakura," jawab dokter.
"Tapi Kenzo bisa," kata Vero.
"Vero kalian berbeda kondisi, sudah jangan memaksa, kita tunggu di luar saja," ucap Alvaro.
Setelah semua pemeriksaan selesai dan kondisi Sakura memungkinkan. Mereka langsung membawa Sakura pergi ke ruang operasi. Vero dan Alvaro hanya bisa mengantarkan Sakura sampai di pintu operasi saja.
"Kamu pasti kuat sayang." Vero mengecup wajah Sakura sebelum Sakura masuk ke dalam.
Tak lama Verrel dan istri nya datang, mereka baru bisa datang sekarang karena baru saja dari luar kota. Bukan hanya mereka berdua, Kenzi dan para sepupu lainnya juga datang ke rumah sakit.
"Bagaimana," tanya Verrel.
"Sudah masuk ke dalam ruang operasi," jawab Alvaro.
"Paman tenang saja ya, tidak akan terjadi apa-apa, semua nya akan baik baik saja," kata Kenzo.
Kenzo menyempatkan diri datang untuk paman nya, ia menitipkan anak anak nya pada Sonia dan para istri sepupu nya di rumah. Ia ingin memberikan semangat pada Vero, karena ia sudah pernah berada di posisi ini.
"Kau yakin kan, akan baik baik saja," tanya Vero.
"Iya paman, aku yakin sangat yakin," jawab Kenzo.
Beberapa jam telah berlalu operasi berjalan dengan sangat lancar, anak Vero sangat sehat dan baik-baik saja, begitu juga dengan Sakura yang bisa menjalani pengobatan selanjutnya karena sudah tidak akan membahayakan lagi pada anak nya.
__ADS_1
Kenzo di panggil masuk oleh dokter, karena ibu nya sedang tidak sadarkan diri Vero lah yang menggendong anak pertama nya.
"Tidak papa dok," tanya Vero.
"Tidak, jangan takut, semua sangat sehat, memang sudah waktunya," jawab Dokter.
"Sayang anak ayah, tampan sekali." Dengan perlahan Vero menggendong anak nya. Ikatan batin di antara mereka berdua langsung terhubung. Vero hampir menangis saat menggendong anak nya.
"Wajah kalian sangat mirip, seperti fotocopy," kata Dokter.
Sakura dan anak nya di pindah kan ke ruangan inap. Sedari tadi Sakura belum sadar karena memang setelah melahirkan ada beberapa pengobatan tambahan. Untuk urusan anak Vero sudah bisa mengurus nya dengan baik.
"Ini mah Vero," kata Verrel.
"Ya memang anak ku," ucap Vero.
"Kau buat nya tidak ikhlas, ya kali wajah mu semua, wajah istri mu tidak ada," kata Verrel.
"Hahaha kau benar dad, dari bibir mata sampai wajah semua nya mirip paman. Apalagi kalau menangis sudah seperti paman yang sangat cengeng, bibir nya maju ke depan," ujar Kenzo.
"Ayah," rengek Vero.
"Tidak lah, aku yang memberikan nya nama," kata Vero.
"Siapa nama nya, kau sudah mempersiapkan semua nya," tanya Alvaro.
"Junior Vallery Efron," jawab Vero.
"Hahaha Junior, semangat kau anak paling muda," kata Verrel.
"Ayah Verrel menghina ku terus," ucap Vero.
"Pengadu," kata Verrel.
"Verrel jangan kau seperti itu, dia adik mu kalian berasal dari tempat yang sama," ucap Alvaro.
"Nama yang bagus. Junior jangan lupa berteman dengan para sepupu mu. Jangan terkejut karena kamu mempunyai 6 sepupu saat ini," kata Kenzi.
"Belum lagi anak ku, anak nya Axel," ujar Rakha.
"Iya dan sekarang sudah masuk giliran ku," saut Axel.
__ADS_1
"Hahaha iya, selamat menikmati," kata Kenzi.
"Hmmmm anak ku yang bersama Alice bagaimana," ucap Rakha.
"Tunggu saja sampai di lahir, setelah itu tes DNA," kata Kenzo.
Satu persatu semua orang pergi meninggalkan rumah sakit. Di dalam ruangan itu hanya ada Vero dan anak nya, ia masih menunggu Sakura bangun dari tidurnya. Sebenarnya Vero tidak menjaga Sakura sendiri, ada Alvaro yang sedang membeli beberapa perlengkapan mereka.
"Sayang," ucap Vero saat melihat Sakura mulai membuka mata nya.
"Sayang, dimana anak kita, dia baik baik saja kan," tanya Sakura.
"Dia sangat baik sayang, ternyata kita salah menghitung. Kandungan kamu sudah masuk ke 37 minggu," jawab Vero.
"Yang selalu menghitung kan kamu," kata Sakura.
"Baby junior siapa," tanya Sakura.
"Anak kita, tinggu dulu ya." Vero berjalan mengambil junior dari tempat nya.
"Ini anak kita," kata Vero.
"Ini mah anak kamu, tidak ada mirip aku," ucap Sakura yang membuat Vero terkekeh.
___________________________________________________
Author mau kasih informasi ni, selain dari sini Author mendapatkan uang dari aplikasi snack Video.
Cara nya
1.download apk snack video.
2.login pakai fb/email.
3.klik gambar poin.
4.masukan kode undangan 783565482 untuk mendapatkan 10 ribu pertama.
5.Tonton selama 20 menit setiap hari nya agar uang semakin banyak. Dan jangan lupa ajak teman teman yang lainnya.
__ADS_1