Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 283 S3


__ADS_3

"Hmmm enak, kenapa aku sekarang suka makanan seperti ini." Ucap Verrel.


"Kamu saja yang telah dari dulu aku juga suka dengan makanan ini, beruntung aku mengenalkan nya pada mu." Kata Akifa.


"Terimakasih sayang, aku juga sangat beruntung memiliki istri seperti kamu, baik, cantik, seksi, jago di ranjang." Ucap Verrel.


"Sayang jangan berbicara seperti ini, malu banyak orang." Kata Akifa.


"Sayang aku sudah menyiapkan nama untuk anak kita."


"Nama, usia kandungan ku baru lima minggu dan kamu sudah menyiapkan nama, masih lama sayang, seharusnya Dylan yang sudah menyiapkan nama, kandungan Lian sudah besar." Ucap Akifa.


"Bagaimana dia mau menyiapkan nama, nama sendiri saja dia tidak ingat." Kata Verrel.


Setelah selesai malam mereka berdua langsung pulang ke rumah, lagi dan lagi mobil Verrel seperti ada yang mengikuti nya, Verrel tidak bisa mempercepat mobil nya karena ia sedang bersama Akifa, ia takut kandungan Akifa bermasalah.


Verrel memilih membawa mobil nya secara perlahan di tempat ke ramaian, untung saja siang ini banyak mobil yang mengarah ke komplek perumahan nya, jadi Verrel merasa agak tenang.


Sebelum masuk ke dalam komplek perumahan nya. Verrel meminta satpam untuk menghentikan mobil yang berada di belakang nya, karena Verrel sangat berpengaruh di sana tanpa banyak tanya satpam itu hanya menurut saja apa yang di minta Verrel.


"Maaf mas, ada tidak boleh masuk, putar balik." Ucap Satpam.


Orang itu langsung memutar balik mobil nya, ia tidak mungkin berbuat masalah di sini, bisa-bisa diri nya mati konyol.


Verrel bersikap tidak terjadi apa-apa pada Akifa demi menenangkan Akifa yang seperti nya mulai mencurigai sesuatu.


"Ada apa sayang." Tanya Akifa.

__ADS_1


"Tidak ada, aku meminta pengawasan lebih ketat lagi pada satpam itu, kamu tau kan Dylan masih tidak aman." Jawab Verrel.


"Oh kamu benar-benar sepupu yang baik sayang." Ucap Akifa.


Sesampainya di rumah mereka berdua di sambut banyak orang karena mereka semua khawatir dengan kandungan Akifa.


"Ramai sekali." Ucap Akifa.


"Akifa tidak papa kan Verrel." Tanya Angel.


"Tidak mah, kandungan istri ku baik-baik saja, malahan sangat baik." Jawab Verrel.


"Bagus lah, kalian membuat kami semua khawatir." Ucap Angel.


"Kenapa dengan mu Verrel wajah mu di tekuk seperti itu." Tanya Alvaro.


"Papah, aku mana mengingat nya." Ucap Dylan yang sedang berada di kamar Vano.


Vano memaksa Dylan mengingat semua nya karena ia ingin segera tau siapa dalang dari semua masalah ini.


"Kau bodoh sekali, dulu kau pintar." Ucap Vano.


"Jadi bagaimana dengan restoran mu, aku tidak bisa mengurus banyak restoran." Tanya Vano.


"Jual saja, papah kan sudah kaya raya." Jawaban Dylan.


"Kau benar-benar ya, untuk anak ku, jika tidak akan aku makan hidup-hidup diri mu." Ucap Vano.

__ADS_1


"Pah, istri ku meminta ku menyiapkan nama, karena kandungan nya sudah hampir 6 bulan, tapi aku bingung siapa nama anak ku nanti, aku saja tidak tau jenis kelamin nya."


"Siapapun nama nya, nama Efron wajib ada." Kata Vano.


"Harus ada ya pah, keluarga kita memang besar ya pah." Tanya Dylan.


"Jika kau sudah mengingat nya, pasti kau tau seberapa kaya dan besar keluarga kita." Jawab Vano.


Malam hari nya Verrel dan Alvaro pergi berdua ke salah satu bar tempat biasa nya mereka berdua berkumpul. Sudah sangat lama Verrel tidak ke tempat ini.


"Sudah lama aku tidak ke sini yah." Ucap Verrel.


"Kau tidak boleh minum, kau minum soda saja." Kata Alvaro.


"Ayah sedikit saja, satu botol." Ucap Verrel.


"Tidak ada Verrel, kau tidak boleh, ada apa kau ingin membicarakan apa." Tanya Alvaro.


"Aku sama seperti Dylan yah, di ikuti orang." Jawab Verrel.


"Siapa lagi musuh mu, banyak sekali musuh mu." Tanya Alvaro.


"Aku tidak tau, seperti nya dendam lama." Jawab Verrel.


"Dulu kau sangat nakal bukan, pasti banyak orang memiliki dendam pada mu."


"Iya ya, aku juga berpikir seperti itu, aku khawatir dengan istri ku." Ucap Verrel.

__ADS_1


"Sudah mulai sekarang jangan keluar, di rumah saja bersama istri mu. Jika ingin keluar bawa beberapa pengawal." Kata Alvaro.


__ADS_2