Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 196 S3


__ADS_3

"Aku tidak akan berhubungan intim di sembarangan tempat lagi." Batin Verrel.


"Itu pelajaran untuk mu sayang, jangan pernah melakukan nya di sembarang tempat." Ucap Akifa sambil mengusap rambut Verrel.


"Kamu bisa membaca otak ku sayang, bagaimana kamu tau aku sedang memikirkan hal itu." Tanya Verrel.


"Tidak sayang, aku hanya memperingati mu, jika terjadi seperti tadi lagi bagaimana."


"Mereka membicarakan hal seperti itu padahal mereka tau aku belum menikah. Lihat Alana malam ini kita akan bergadang." Batin Rizky.


"Ah ini sangat menakutkan, aku akan menikah dengan pak Rizky, dan malam ini pasti dia langsung menerkam ku, aku belum siap. Bagaimana ini." Batin Alana.


"Bersiap lah untuk malam ini." Bisik Rizky.


Alana membulat kan mata nya lalu menelan air liur nya secara kasar, ia sudah bisa membayangkan apa yang terjadi malam ini.


"Aku sedang datang bulan pak." Ucap Alana.


"Kamu yakin." Tanya Rizky.


"Iya pak maaf." Jawab Alana.

__ADS_1


"Kamu kira wajah polos mu bisa menipu ku Alana, tidak Alana aku tidak akan bisa tertipu oleh mu." Rizky meletakkan kepala nya di atas pundak Alana.


"Pak saat saya bertemu dengan anda, anda tidak mesum seperti ini, anda juga sangat galak dan dingin tapi kenapa sekarang bapak berubah 180 derajat."


"Itu karena kamu belum mengenal ku."


Mereka berdua saling berbisik yang membuat Verrel merasa risih, Verrel risih karena ia jadi tidak tau apa yang Alana dan Rizky bicarakan.


"Kenapa dengan kalian berdua, berbicara dengan benar." Ucap Verrel.


"Bukan urusan mu." Kata Rizky.


"Iya kak kau kenapa kepo sekali." Ujar Alana.


Tim MUA yang terpilih langsung oleh Fiona langsung mendandani kedua mempelai, dan keluarga yang lainnya.


Pukul tujuh malam mereka semua telah berkumpul di lokasi pernikahan yang terletak di pinggir kolam renang.


Pernikahan mereka cukup mewah dengan dekorasi dominan berwarna putih, pernikahan ini hanya di hadiri orang-orang terdekat keluarga Efron.


"Sah." Saksi telah berkata sah dan mereka berdua telah resmi menjadi sepasang suami istri. Rizky memakai cincin di jari manis Alana dan juga sebaliknya.

__ADS_1


Setelah itu Alana mencium tangan Rizky dan Rizky mencium dahi Alana, pernikahan mereka berdua seperti pernikahan yang di selimuti oleh rasa cinta yang sangat besar, terlihat dari raut wajah mereka berdua yang terlihat sangat bahagia. Padahal mereka berdua masih belum mengetahui perasaan mereka masing-masing.


Alana dan Rizky naik ke atas pelaminan untuk melaksanakan sesi foto, Verrel dan Dylan merasa sangat iri dengan Rizky, karena pernikahan Rizky terlihat begitu sempurna di banding kan mereka berdua. Terutama Dylan yang tidak melaksanakan pesta apapun.


"Sudah lah, yang terpenting aku sudah sah dan bebas melakukan nya dengan istri ku." Batin Dylan.


Acara berlangsung cukup meriah, Verrel dan Dylan masih setiap duduk berdua menghabiskan makanan yang tersedia, mereka berdua hanya naik ke atas pelaminan saat sesi foto tanpa mengucapkan selamat. Mereka berdua sudah memiliki rencana untuk mengucapkan rasa cinta itu.


"Sayang, jika kamu terus saja makan, kamu akan cepat gemuk badan berotot mu tidak akan terlihat lagi." Ucap Akifa.


"Kenapa kamu tidak suka aku buncit, kamu yang melihat nya saja tidak suka apalagi aku, aku sangat-sangat tidak suka." Kata Verrel.


"Jika aku yang buncit kamu masih cinta dengan ku dan sayang pada ku kan sayang." Tanya Dylan.


"Aku tetap mencintai mu sayang." Lia mengecup dahi Dylan.


"Alana kamu sudah siap." Tanya Rizky.


"Seperti nya aku kelelahan pak dan masuk angin." Jawab Alana yang masih mencari kesempatan agar Rizky tidak melakukan hal itu pada nya.


Sebenarnya diri nya sudah siap melakukan nya mengingat usia nya yang sudah matang tapi ia sangat takut dengan badan milik Rizky yang sudah pernah ia lihat.

__ADS_1


Alana mencari alasan agar bisa ke kamar duluan, dengan senang hati Rizky mempersilahkan nya. Sebesar apapun usaha Alana, Rizky yakin diri nya dapat mengatasi nya.


__ADS_2