
"Ha apa-apaan semua ini, kenapa mereka semua satu ruangan dengan Rizky." Batin Candra.
"Bagaimana aku bisa ke sana, pasti keluarga Efron pernah melihat wajah ku. Apalagi Dylan." Ucap Candra.
Saat ingin membalik tubuh nya, tiba-tiba tangan Candra di tarik dan langsung di borgol oleh seseorang yang membuat Candra terkejut. "Kenapa kalian memborgol ku." Tanya Candra.
"Bisa kau tanya dengan keluarga yang ingin kau hancurkan."
"Cih, pria seperti ini yang menghancurkan keluarga kita." Ucap Adit.
"Nyali mu besar juga, kau lupa siapa yang kau hadapi. Keluarga Efron bukan keluarga biasa. Dengan cepat kami bisa menangkap mu." Alvaro memberikan satu pukulan kecil di wajah Candra.
Candra hanya bisa diam, ia sudah berurusan dengan keluarga Efron dan sudah pasti dia tau masalah apa yang akan dia hadapi.
"Bawa dia ke ruangan tempat Dylan di rawat, aku penasaran ada masalah apa mereka berdua." Ucap Alvaro.
"Masuk." Adit menarik paksa Candra masuk dan mendorong nya ke lantai tepat di hadapan Dylan.
"Kau." Ucap Dylan yang langsung tau siapa orang yang di dorong Adit ke lantai.
"Laki-laki ini dalang di balik semua ini." Kata Adit.
Verrel yang mendengar itu langsung menarik Candra dan memukul nya tanpa ampun. "Mati kau." Teriak Verrel.
Rizky masih belum dapat melihat wajah Candra dengan jelas karena tubuh Verrel yang menghalangi pandangan nya. Saat melihat pakaian yang Candra kenakan baru lah Rizky menyadari sesuatu hal.
"Sayang, itu." Ucap Alana yang juga sudah menyadarinya.
__ADS_1
"Verrel hentikan." Teriak Rizky.
Sontak Verrel langsung menghentikan aksi nya, walaupun tangan nya belum puas memukul Candra.
"Kenapa kau menghentikan ku." Tanya Verrel.
Rizky berusaha bangkit dari atas ranjang mata nya tajam menatap mata wajah Candra. Perlahan tapi pasti Rizky mendekati Candra yang sudah babak belur.
"Kau, katakan pada ku, ini semua bukan ulah mu." Ucap Rizky.
"Katakan Candra." Bentak Rizky yang membuat kepala nya terasa berdenyut nyeri.
"Kalian lupa dia selingkuhan nya Nelly, mantan ku." Ujar Dylan.
"Ini bukan salah ku Rizky, mereka yang membuat ku seperti ini, dan kau kenapa kau bisa berada di sini." Ucap Candra.
"Tidak, ini tidak mungkin, kau terluka karena ku." Tangan Candra bergerak ingin menyentuh kepala Rizky.
Sontak Rizky langsung menendang tubuh Candra dengan sangat kuat. "Candra sampai kapan kau mau mengecewakan ku." Kaki Rizky bergerak lagi menendang wajah Candra.
"Rizky, sudah kau tidak perlu, bergerak sejauh ini." Verrel membawa Rizky duduk karena ia tau pasti Rizky merasakan rasa sakit di kepala nya.
"Apa hubungan kalian berdua." Tanya Adit.
"Dia saudara kembar suami ku pah." Jawab Alana.
"Bukan tidak bukan siapa-siapa ku, aku tidak peduli lagi dengan nya, terserah kalian ingin berbuat apa dengan nya." Ucap Candra.
__ADS_1
"Kau dengar, saudara mu sendiri sudah tidak memperdulikan mu." Kata Vano sambil mencengkram wajah Candra.
Alvaro yang baru tau kebenaran ini memilih mengeluarkan Candra dari ruangan itu. Ia harus bersikap rasional agar tidak ada kesalahpahaman di antara mereka semua.
"Begini saja, aku tau laki-laki itu salah, siapa nama nya." Ucap Alvaro.
"Candra paman." Ujar Alana.
"Aku tau Candra salah, tapi dia saudara kembar Rizky, kalian tau Rizky sudah menjadi keluarga Efron. Jadi aku beri kalian kesempatan untuk berbicara dengan nya setelah kalian sembuh, terutama Rizky dan Dylan." Ucap Alvaro.
"Tapi al, aku tidak setuju. Aku ingin menghabisi nyawa nya." Kata Vano.
"Aku setuju dengan Alvaro, ini masalah Dylan Candra dan Rizky, biarkan mereka bertiga yang menyelesaikan semua nya." Ujar Adit.
"Aku tidak masalah kalian membunuh nya." Ucap Rizky yang benar-benar sudah kecewa dengan kelakuan saudara kembar nya.
"Sudah, aku yang memutuskan aku tau pasti dia dendam pada ku, sebelum aku sembuh dan menemui nya jangan sampai dia mati." Kata Dylan.
Agar suasana kembali kondusif mereka semua keluar dari ruangan itu, membiarkan Rizky, Dylan dan Lia beristirahat.
"Dylan maafkan aku." Ucap Rizky.
"Kenapa kau meminta maaf pada ku." Tanya Dylan.
"Dia kembaran ku, dia membuat kekacauan semua ini." Jawab Rizky.
"Dia yang salah bukan diri mu, jadi buat apa kau minta maaf pada ku. Aku, Verrel dan keluarga Efron hanya perlu tau kenapa kau tidak bercerita jika memiliki Kembaran." Ucap Dylan.
__ADS_1