Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 52 S4


__ADS_3

"Kamu kenapa sayang, kenapa bisa seperti ini," tanya Kenzi sambil membersihkan darah dan benih nya yang tercecer.


"Aku tidak tau sayang, ahhh sakit sekali," ucap Karla.


"Sudah ayo kita ke rumah sakit, aku tidak mau kamu kenapa-napa."


"Tapi aku malu sayang, lihat tubuh ku," ucap Karla.


"Tidak ada kata malu sayang, kamu mau terus sakit begini, kita harus tau apa penyebab ini semua," kata Kenzi.


Setelah membersihkan semua nya, Kenzi langsung membawa Karla ke rumah sakit. Tak lupa berucap a membawa kembaran nya Kenzo untuk membantu nya menyetir mobil.


"Kenapa dengan istri mu Kenzi, kenapa sampai pucat begitu," tanya Kenzo.


"Aku tidak tau, aku habis melakukan nya dengan Karla, setelah mengeluarkan benih ku tiba-tiba milik istri ku mengeluarkan darah yang sangat banyak," jawab Kenzi.


"Itu sangat bahaya, kau sangat tepat membawa istri mu ke rumah sakit," ucap Kenzo.


Sesampainya di rumah sakit Karla langsung di bawa ke dokter khusus, Kenzi benar-benar ingin yang terbaik untuk istri nya.


"Sayang," ucap Karla.


"Tidak papa, memang sedikit sakit," kata dokter.


Setalah menjalani pemeriksaan yang cukup lama akhirnya dokter dapat menarik kesimpulan apa yang membuat Karla sampai berdarah seperti itu.


"Sebelum saya menjelaskan nya, saya ingin bertanya pada istri anda tuan."


"Apa dok, tanya kan saja," ucap Karla.


"Apa anda akhir-akhir ini merasakan nyeri punggung, sakit dalam berhubungan, mudah lelah dan mual, kedatangan tamu bulanan yang tidak teratur," tanya Dokter.


"Iya dok, mungkin sudah satu minggu, dan untuk tamu bulanan yang tidak teratur sudah dua bulan dok," jawab Karla.


"Sayang kenapa tidak memberitahu ku, kenapa kamu diam saja," tanya Kenzi yang sangat terkejut ketika tau istri nya merasakan itu semua.


"Aku tidak ingin membuat mu khawatir, kamu sudah terlalu sibuk di kantor sayang," jawab Karla.


Dokter itu mengambil nafas panjang dan membuang nafas nya secara perlahan.

__ADS_1


"Ada apa dok, apa berbahaya," tanya Kenzi.


"Iya tuan, setelah melakukan pemeriksaan yang sangat intens saya dapat menarik kesimpulan jika istri anda terkena kanker serviks," jawab Dokter.


"Kanker Serviks tuan," tanya Kenzi yang sangat terkejut.


"Iya tuan, dan sudah sampai stadium 2b dan terus meningkat dengan sangat cepat, kanker ini memang sangat sulit di tebak kedatangan nya. Rata-rata seorang wanita akan menyadari penyakit ini saat sudah sangat mengkhawatirkan," ucap dokter.


Karla yang mendengar hal itu langsung menangis dan memeluk Kenzi, air mata nya mengalir deras membawahi wajah nya.


"Tenang sayang, semua pasti bisa di selesai kan dengan baik," ucap Kenzi.


"Apa yang harus kami lakukan dok," tanya Kenzi.


"Operasi. Operasi pada penderita kanker serviks stadium 2 dilakukan dengan mengangkat seluruh rahim dan serviks (histerektomi radikal),


Kemoradiasi, dan Terapi radiasi," jawab Dokter.


"Tapi saya saran kan operasi adalah jalan terbaik, karena dalam beberapa kasus ada beberapa wanita yang di nyatakan sembuh tetapi setelah beberapa bulan kembali drop dan komplikasi."


"Jika operasi apa saya masih bisa hamil," tanya Karla.


"Meskipun tidak operasi Pada umumnya, kemungkinan wanita penderita kanker serviks untuk memiliki anak sangatlah kecil, meski telah melakukan terapi. Hal ini karena kanker dapat memengaruhi kesuburan pasien, tapi saya hanyalah dokter bukan tuhan yang menentukan semua nya."


Karla semakin menangis saat menerima kenyataan itu, Kenzi juga sangat terpukul ia langsung memeluk Karla dengan erat, Walaupun Kenzi tampak tegar tetapi hati nya sangat hancur harapan nya untuk memilki seorang anak sudah gagal.


"Kalau tidak mau operasi, kita bisa terapi radiasi dan kemoradiasi, tolong pikirkan dengan benar dan cepat karena Karla harus cepat menjalani pengobatan," ucap dokter.


Setelah mendengar semua penjelasan dari dokter, mereka langsung pulang ke rumah. Kenzi dan Karla tampak terdiam memikirkan apa yang akan mereka lakukan.


"Kenzi aku yakin kau bijak, jangan sampai keputusan mu membuat kau dan istri mu menyesal," ucap Kenzo.


Sesampainya di rumah Karla langsung berlari masuk ke dalam kamar, ia menangis sambil menutup wajah nya.


"Sayang jangan seperti ini, kita pasti bisa melewati ini semua, percaya lah dengan ku sayang," ucap Kenzi.


"Aku akan cacat, aku akan menjadi wanita cacat, aku tidak bisa mempunyai anak," kata Karla.


"Sayang jangan begitu, aku tidak masalah tidak masalah kita tidak mempunyai anak, yang terpenting kita tetap bersama. Anak Kenzo nanti juga anak ku," ucap Kenzi.

__ADS_1


"Sudah sekarang kamu istirahat, jangan memikirkan yang tidak-tidak."


"Dari mana Kenzo," tanya Verrel.


"Dad." Kenzo memeluk Verrel karena ia merasakan kesedihan yang Kenzi rasakan saat ini.


"Kenzi dan Karla mendapatkan cobaan dad," ucap Kenzo.


"Kenapa dengan mereka berdua Kenzo, coba beritahu daddy," tanya Verrel.


"Karla terkena kanker Serviks dad, dan Karla kemungkinan besar tidak akan bisa hamil," jawab Kenzo.


"Kenzo jangan bercanda, katakan dengan benar."


"Iya dad, aku sudah mengatakan nya dengan benar, saat ini hati mereka berdua sangat hancur dad," ucap Kenzo.


"Aku harus bertemu dengan mereka berdua."


"Jangan dad biarkan mereka berdua beristirahat, jangan membuat mereka berdua semakin sedih dad," ucap Kenzo.


"Kau benar, kita bisa membicarakan nya setelah mereka berdua tenang," kata Verrel.


Rakha sedang berada di salah satu kafe karena ia ingin bertemu dengan seseorang wanita yang ia kenal melalui teman nya.


"Maaf aku terlambat."


"Wah kamu benar-benar cantik Sakura," ucap Rakha.


"Terima kasih Rakha, jadi kau pria yang meneror ku," tanya Sakura.


"Hehehe maaf aku menganggu mu, teman ku yang meminta ku untuk terus menghubungi mu," jawab Rakha.


"Maaf aku tidak bisa lama-lama, dan aku sangat lapar ayo kita pesan dulu," ucap Sakura.


"Ayo aku juga diam-diam pergi dari rumah, kalau ayah ku tau aku pergi bertemu dengan wanita sudah habis aku."


"Anak mami papi rupa nya, kau pria yang jujur," ucap Sakura.


Meskipun mereka berdua baru bertemu tetapi mereka berdua tampak akrab karena sudah sering berbalas pesan. Rakha mendapatkan nomor Sakura dari teman nya yang berasal dari Jepang, saat itu Rakha curhat pada teman nya jika ia ingin mempunyai pacar. Teman nya memberikan nomor Sakura karena ia tau Sakura juga sedang singel sama seperti Rakha.

__ADS_1


"Rakha pulang lah, kau sudah cukup lama berada di luar." Dylan mengirimkan pesan pasa Rakha.


__ADS_2