Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 162 S3


__ADS_3

"Aku sangat bersyukur sayang, aku sangat mencintaimu, aku bersyukur menikah dengan mu. Akifa aku mencintaimu." Verrel memeluk Akifa dengan sangat erat. Ia sangat bersyukur tidak menikah dengan Nelly jalang yang ingin mengambil harta nya.


"Kamu mencintai ku sayang." Tanya Akifa.


"Aku sangat mencintaimu mu, sangat mencintai mu. Cinta ku lebih besar dari apapun pada mu sayang." Jawab Verrel.


"Terimakasih telah mencintai ku." Akifa mencium wajah Verrel.


"Kamu menggoda ku sayang."


"Sayang lebih baik kamu menemani Dylan dia sangat terburuk dengan masalah ini." Ucap Akifa.


"Hmmm baik lah, pasti dia sedang bersedih, ternyata orang yang selama ini ia perjuangan kan jalang murahan."


Verrel berjalan masuk ke dalam kamar Dylan, dan benar saja yang di katakan Akifa, Dylan terlihat sangat menyedihkan kamar nya berantakan. Botol minuman dan pecahan kaca di mana mana.


"Kau bodoh, wanita seperti dia membuat mu seperti ini. Dia tidak layak membuat mu seperti ini Dylan." Ucap Verrel.


"Diam, pergi kau dari sini, kau mau mentertawakan ku kan atas kehancuran ku. Kau merasa menang bukan karena mendapat wanita yang baik. Tidak seperti ku yang di tipu jalang murahan, jangan munafik Verrel." Kata Dylan.


"Aku memang bersyukur tidak menikah dengan jalang itu, perkataan orang tua ku memang yang terbaik untuk ku. Dia bukan hanya menipumu Dylan, dia menipu keluarga kita, dan kau hanya diam seperti ini. Kau bukan dari keluarga Efron jika hanya diam tidak melalukan apapun."


"Jika tidak ingin hancur jangan pernah berurusan dengan ku." Ucap Dylan dan Verrel secara bersama.


"Kau benar Verrel, dia bermain-main dengan raja hutan. Menghancurkan nya mudah bagi ku, apalagi dia sedang merintis karier nya menjadi model."

__ADS_1


"Hahaha, sudah lebih baik kita bersenang-senang dulu, biarkan pelayan membersihkan kamar mu ini." Kata Verrel.


Mereka berdua berjalan keluar dari kamar, Verrel membawa Dylan berjalan-jalan sejenak untuk menghibur sepupu nya itu.


"Verrel cari kan aku wanita, wanita baik seperti istri mu." Ucap Dylan.


"Cari saja di jalan, bukannya kau menemukan istri ku di jalan." Saut Verrel.


"Itu karena kebetulan, dia wanita baik-baik. Jika aku mencari di jalan dan menemukan siluman ular seperti Nelly bagaimana."


"Hahaha itu derita mu Dylan, begini saja cari saja di bar, bukan wanita penggoda cari wanita yang di jual oleh keluarga nya. Zaman sekarang banyak wanita di yang di jual keluarga nya demi sebuh kekayaan." Ucap Verrel.


"Jika wanita itu tidak baik bagaimana." Tanya Dylan.


"Seorang Verrel bisa berkata seperti ini." Ejek Dylan.


"Aku juga manusia biasa bodoh, apalagi kalau sudah mendapat kan jatah." Kata Verrel.


"Jatah itu maksud mu." Tanya Dylan.


"Jatah apa lagi, aku selalu melakukan nya setiap malam, jangan pernah lewat depan kamar ku jika malam hari jika tidak mendengar hal yang tidak diinginkan." Jawab Verrel.


"Dylan, kenapa kau tidak menikah dengan Alana." Tanya Verrel.


"Kita saudara bodoh, mana bisa. Apa Alana mempunyai teman yang bisa di jodohkan pada ku." Ucap Dylan.

__ADS_1


"Dia lagi di luar negeri bersama orang tua nya, jika kau mau menunggu nya, tidak masalah."


"Sudah lah aku mengurung kan niat ku untuk menikah, setelah aku pikir-pikir wanita membuat ku sakit hati." Ucap Dylan.


Waktu cepat berlalu Dylan sedang bersama teman-teman nya untuk menghancurkan orang yang telah menipu nya.


"Kalian bisa bermain dengan nya, aku akan menyiarkan nya secara langsung di media sosial, aku juga bisa mengehanck beberapa situs besar untuk mempermalukan nya." Ucap Dylan.


"Wajah kami bagaimana." Tanya mereka semua.


"Tenang saja wajah kalian akan aku blur, dan hanya menampakkan wanita jalang itu. Kesempatan manis wanita secantik Nelly sangat mahal jika kalian beli di bar." Jawab Dylan.


"Kami setuju." Ucap mereka semua.


Sesuai rencana nya Dylan benar-benar mempermalukan Nelly, ia menyiarkan secara langsung adegan menjijikkan yang di lakukan Nelly bersama teman-teman nya.


"Kurang ngajar, dia mempermalukan pacar ku." Ucap Candra.


Nelly yang baru mengetahui semua nya sangat merasa malu, ia berjalan ke rumah Candra untuk bersembunyi dari orang-orang menghina nya.


"Kau bodoh Nelly kenapa kau mau tidur secara bergilir seperti itu." Ucap Candra.


"Aku tidak tau jika seperti ini sayang, maafkan aku bantu aku."


"Aku tidak bisa menerima mu, sudah banyak laki-laki yang menjamak mu, aku tidak sudi." Bentak Candra.

__ADS_1


__ADS_2