
Alana berlari masuk ke dalam kamar dengan terburu-buru, ia langsung mengganti gaun untuk nya dengan pakaian yang sangat tebal, setelah itu Alana naik ke atas kasur untuk tidur sebelum Rizky masuk ke dalam kamar.
"Yang akan malam pertama." Goda Adit.
"Hehehe bapak tau saja." Ucap Rizky.
"Di kantor kau boleh memanggil ku pak, tapi di rumah kau menantu ku, panggil aku ayah atau papah."
"Maaf pah." Ucap Rizky
"Sudah lah sana masuk ke dalam kamar, jika kau butuh pengaman ada di dalam laci." Kata Adit.
"Iya lah, selamat malam."
"Selamat bersenang-senang." Ujar Adit.
"Keluarga ini benar-benar aneh, mereka tidak memiliki rasa malu sedikit pun, aku sudah masuk ke dalam keluarga ini, apa aku akan seperti mereka berdua." Batin Rizky.
"Rizky." Panggil Dylan.
"Siapa lagi, kenapa banyak sekali yang membuang waktu ku." Batin Rizky.
"Iya ada apa." Rizky membalik tubuh nya.
__ADS_1
"Ikut aku sebentar." Ucap Dylan.
Dylan dan Rizky berjalan mendekati Verrel yang sedang berdiri di samping kolam renang.
"Kau lama sekali, aku tau kau mau malam pertama." Ucap Verrel.
"Kalau tau kenapa menganggu ku." Kata Rizky.
"Selamat ya atas pernikahan mu, aku senang Alana bersama mu, jaga adik kesayangan ku dengan baik, jangan sakiti dia, jangan membuat nya menetas kan air mata nya, Tugas ku menjaga diri nya telah selesai dan itu sekarang tugas mu untuk menjaga nya." Verrel memeluk Rizky.
Rizky terkejut saat mengatakan hal itu dan memeluk nya, Rizky tersenyum dan membalas pelukan itu.
"Kau tenang saja, meskipun aku bukan dari keluarga kaya raya seperti kalian, tapi aku akan tetep berusaha membuat nya bahagia dengan semampu ku, dan malam ini aku akan membuat nya mendesah memanggil nama ku." Bisik Rizky.
"Kurang ngajar anak ini." Verrel melirik ke arah Dylan.
Dylan dan Verrel mendorong Rizky masuk ke dalam kolam renang, dengan tertawa puas mereka berdua melihat ke arah Rizky yang terkejut.
"Verrel kurang ngajar kau." Teriak Rizky.
"Hahaha itu hadiah dari kami berdua untuk mu, bye lakukan apa yang kau katakan tadi." Ucap Verrel dan pergi meninggalkan mereka berdua.
"Kau tenang saja, Verrel sudah menyiapkan hadiah pernikahan untuk kalian berdua, dia tidak pernah pelit dengan adik nya." Kata Dylan sebelum pergi.
__ADS_1
"Verrel, tunggu pembalasan ku." Teriak Dylan.
Rizky naik ke atas kolam renang dengan pakaian yang basah kuyup, Rizky mengambil handuk yang seperti nya di siapkan Verrel untuk nya. Rizky mengering kan tubuh nya sebisa mungkin sebelum ia masuk ke dalam kamar.
Rizky berjalan masuk ke dalam kamar, ia melirik ke arah Alana yang sudah tertidur di atas ranjang. "Apa dia benar-benar sakit." Batin Rizky.
"Kenapa dia aku tidak bisa tidur dia sudah masuk ke dalam kamar." Batin Alana.
Rizky mengambil celana pendek dan handuk lalu masuk ke dalam kamar mandi, setelah lima belas menit dia berada di dalam kamar mandi Rizky keluar dengan hanya memakai celana pendek.
Rizky naik ke atas ranjang, ia mendekati Alana dan mengecek suhu tubuh Alana yang sama sekali tidak terasa panas. "Sayang kau menipu ku, hahaha aku tau kamu belum tidur." Batin Rizky.
"Sayang aku memeluk mu ya, aku dingin sekali." Rizky memeluk Alana dengan erat. Tangan nya menyelinap masuk ke dalam baju tebal Alana lalu mengusap perut Alana.
Jantung Alana terasa ingin lepas dari tempat nya, bagaimana tidak Rizky mengusap perut nya dengan lembut, apalagi tangan Rizky terasa sangat dingin yang membuat tubuh nya juga ikut panas dingin.
"Hmmm." Gumam Alana yang ingin menyingkirkan tangan Rizky dari perut nya.
"Jangan salah kan aku Alana, jika aku berbuat seperti psychopath." Ucap Rizky.
Alana yang mendengar itu membuat diri nya panas dingin. Jantung nya sudah siap lepas dari tempat nya.
Rizky beranjak dari atas kasur, ia membuka laci lemari untuk mengambil gunting. Setelah mendapat kan barang itu Rizky kembali mendekati Alana.
__ADS_1
"Aku tau kamu belum tidur, dan ini hanya alasan mu untuk menghindar dari aku." Ucap Rizky.
Rizky menggunting pakaian pertama yang Alana kenakan. Suara gunting yang terdengar membuat nyali Alana menciut ia ingin memberikan diri nya dengan ikhlas sebelum seluruh pakaian nya habis di gunting Rizky.