Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 190 S4


__ADS_3

"Aaaku akan menikah yah," ucap Rakha.


"Apa Rakha, kau akan menikah," tanya Dylan yang benar-benar terkejut ketika tau anak nya akan menikah.


"Iya yah, aku harus bertanggung jawab," jawab Rakha.


"Maksud mu kau sudah menodai nya, kau sudah melakukan nya," tanya Dylan.


"Iya yah, maafkan aku, ayah nya meminta ku untuk bertanggung jawab," jawab Rakha.


"Kau sangat membuat ku kecewa, aku tidak pernah mendidik mu seperti itu, kalau itu sudah menjadi keputusan mu, aku sudah tidak bisa melarang mu, Semoga kau bahagia." Dengan rasa kecewa yang teramat dalam Dylan memutuskan sambungan telepon itu.


"Ayah, Maafkan aku, maafkan kau telah berbohong pada mu, aku tidak bisa mengatakan yang sejujurnya, kau tidak akan setuju jika aku menikah secepat ini," batin Rakha.


"Sayang kamu kenapa," tanya Alice.


"Tidak ada Alice, aku tidak papa," jawab Rakha.


"Kamu keberatan menikah dengan ku," tanya Alice.


"Tidak sayang, aku tidak keberatan."


"Kalau iya tidak papa, ayo kita beritahu orang tua ku." Alice menarik tangan Rakha.


Rakha menarik kembali tangan nya, karena terlalu kencang Alice sampai jatuh ke dada nya.


"Tidak sayang, aku mencintaimu, aku ingin meresmikan pernikahan kita," kata Rakha.


"Kamu serius, kamu tidak akan menyesal," tanya Alice.


"Ini pilihan ku, untuk apa aku menyesal," jawab Rakha.


"Aku mencintaimu." Alice memeluk Rakha dengan erat.

__ADS_1


Sementara itu Vano sudah pergi meninggalkan Belanda karena ia sangat kecewa pada Rakha, semenjak Rakha pergi meninggalkan nya begitu saja Vano langsung memesan tiket pulang. Ia semakin kecewa saat Dylan memberitahu nya jika Rakha akan menikah. Rakha sama sekali tidak ada menghubungi nya untuk membicarakan masalah ini.


Sebenarnya Rakha bukan nya tidak mau memberitahu Vano, ia hanya takut Vano akan marah dan menjemput nya secara paksa. Setelah menikah ia akan menjelaskan semuanya pada Vano.


Siang hari nya sesuai dengan yang keputusan Rakha tadi. Rakha sudah siap menikah dengan Alice. Ia tidak tau jika orang tua Alice bisa menyiapkan pernikahan dengan sangat cepat.


"Tapi aku kebangsaan Indonesia, aku menikah secara hukum negera lain," ucap Rakha.


"Kenapa kau tidak mau," tanya Robert.


"Tidak bukan begitu, tapi...


"Sayang bukan nya sama saja, sudah tidak papa sayang," kata Alice.


Rakha menikah dengan Alice secara hukum di negera tersebut. Ia tidak tau apa yang di lakukan salah atau benar, nanti saat di Indonesia ia yakin bisa menikah ulang secara hukum negera nya.


Dua insan ini sudah resmi menikah. Mereka berdua sama-sama sangat bahagia, apa yang mereka lakukan ke depan nya tidak akan ada masalah lagi.


"Sayang, aku akan memakan mu malam ini."


Setelah menikah Rakha dan Alice langsung masuk ke dalam kamar. Rakha masih tidak percaya jika istri nya benar-benar sedang datang bulan. Tetapi rasa curiga nya hilang saat noda darah tembus di celana istri nya.


"Pembalut ku penuh." Alice langsung berlari menuju kamar mandi.


Rakha memutuskan untuk menghubungi Vano, tetapi panggilan nya sama sekali tidak masuk ke dalam handphone Vano.


"Apa aku di blokir," batin Rakha.


Kembali ke ke Indonesia. Pasangan Rian serta Monica sudah terbangun dari tidur nya setelah melakukan pertempuran yang pajang. Meskipun sudah beberapa jam berlalu, Monica masih merasakan rasa sakit di pangkal paha nya. Berbeda dengan Rian yang tidak merasakan sakit sedikit pun, ia malah merasakan rasa bahagia yang teramat dalam.


"Sayang aku mau lagi," kata Rian.


"Masih sakit mas, nanti ah jangan kemaruk," ucap Monica.

__ADS_1


"Sayang aku suka, aku menyesal," kata Rian.


"Menyesal kenapa mas," tanya Monica.


"Maafkan aku sayang, sebenarnya ini pertama kali kita melakukan nya. Itu sebabnya kamu merasakan sakit yang teramat," jawab Rian.


"Jadi kita belum pernah melakukan nya mas, kenapa kamu tidak memberitahu ku," tanya Monica.


"Maaf kan aku sayang, jika aku memberitahu mu, kamu akan marah pada mu. Sebelum kamu kecelakaan kita baru menikah beberapa minggu, dan kita menikah dengan di jodohkan itu sebabnya kita belum pernah melakukan nya."


"Kamu jahat, aku ingin melihat apa ada noda darah." Monica ingin bangkit dari atas kasur tapi Rian menahan nya.


"Tidak sayang, tidak boleh. Sudah pasti ada, aku membuat itu mu berdarah," ucap Rian.


"Mas aku ingin meminta sesuatu permintaan pada mu," Monica.


"Apa itu," tanya Rian.


"Tebak apa," jawab Monica.


"Ingin aku masakan," tanya Rian.


"Kamu bisa masak," tanya Monica.


"Iya aku sangat jago memasak, kamu malah yang tidak bisa memasak," jawab Rian sambil menciumi leher istri nya.


"Mas geli, coba tebak lagi," ucap Monica.


"Apa sayang, apa yang kamu mau," tanya Rian.


"Itu anu mu terlalu besar." Monica mengambil Vas bunga di samping nya. "Lebih besar dari ini, aku tidak kuat mas, bisa kamu perkecil," jawab Monica.


"Hahaha kamu ada-ada saja, mana bisa punya ku memang tidak terlalu panjang tapi melebar alias besar."

__ADS_1


"Apa yang besar mas."


"Cinta ku pada mu, jangan berpikir kotor," ucap Rian.


__ADS_2