
"Kau bohong," bentak Kenzo.
"Tidak tuan, saya tidak berbohong, saya sadar siapa saya, saya saja tidak pantas mempunyai suami setampan anda dan apalagi saya selingkuh," ucap Sonia sambil menundukkan kepala nya.
Kenzo melihat tidak ada kebohongan di wajah Sonia, ia memalingkan wajah nya untuk memenangkan perasaan nya yang sangat bergejolak.
"Apa tuan cemburu dengan saya," tanya Sonia sambil mendekati Kenzo.
"Aku cemburu dengan mu, mana mungkin," jawab Kenzo.
Kenzo juga merasa sangat bingung kenapa diri nya bisa semarah itu pada Sonia. Padahal ia juga tau mana mungkin Sonia berani bermain laki-laki di belakang nya
"Tuan jika cemburu tidak papa," ucap Sonia.
"Berhenti menggoda ku," kata Kenzo.
"Hahaha..Tuan kalau cemburu semakin tampan loh," ucap Sonia.
"Berhenti Sonia." Kenzo menarik tangan Sonia sampai Sonia jatuh ke atas ranjang dengan posisi Sonia di atas tubuh nya.
"Tuan," ucap Sonia dengan gugup.
"Apa kau tidak suka dengan posisi ini," tanya Kenzo.
"Bukan begitu aku.. Aku.." Sonia semakin gugup.
Kenzo menarik tengkuk leher Sonia lalu mencium bibir Sonia. Tepat nya hanya menempelkan karena Kenzo tidak tau caranya berciuman.
Sonia langsung memejamkan mata nya saat bibir mereka berdua bertemu, ia bingung harus berbuat apa selain memejamkan mata nya.
Kenzo melepaskan ciuman itu, ia bingung kenapa tidak berasa apapun dan sangat berbeda dengan yang di lakukan Kenzi dan Novi dulu.
"Kau tidak bisa berciuman," tanya Kenzo.
"Aku tidak pernah berciuman," jawab Sonia.
"Sudah menyingkirkan lah dari atas tubuh ku, siapkan aku makan," ucap Kenzo.
Sonia beranjak dari atas tubuh Kenzo dan langsung pergi meninggalkan kamar itu dengan perasaan yang campur aduk.
"Bibir kami menyatu, selanjutnya apa lagi yang akan menyatu," batin Sonia.
Kenzo membuka lemari di samping ranjang nya, ia mengambil laptop dan flashdisk yang pernah di berikan Verrel pada nya.
"Sudah lama aku tidak membuka laptop ini," ucap Kenzo.
Kenzo membuka laptop itu untuk menonton video yang berada di dalam flashdisk itu. Verrel pernah memberikan Kenzo koleksi film enak-enak nya pada Kenzo agar Kenzo belajar dan tidak kaku setelah menikah.
Dan benar saja saat ini Kenzo merasa memerlukan menonton Video itu. Saat sendang memasukan Flashdisk itu tiba-tiba pintu kamar nya terbuka yang membuat Kenzo menutup laptop itu lagi.
__ADS_1
"Kenzo kau sedang apa, ini waktu nya kau nge-gym," ucap Verrel.
"Hehehe iya dad, ayo bantu aku," kata Kenzo.
"Kau membuka laptop mu, untuk apa," tanya Verrel.
"Tidak ada aku hanya tidak sengaja menemukan nya dan ingin memeriksa laptop ini," jawab Kenzo.
Kenzo benar-benar serius membentuk tubuh nya, kekurangan nya sudah tidak menjadi halangan lagi bagi nya. Ia merasa hidup nya jauh lebih baik dari sebelumnya.
"Daddy aku ingin belajar berciuman, aku tidak tau cara nya," ucap Kenzo dengan polos nya setelah ia selesai berolahraga.
"Hahaha anak ku memang aneh, kau mulai mesum seperti ku, ayo aku memiliki ruang khusus untuk kita nobar film." Verrel membawa Kenzo masuk ke dalam ruang khusus itu.
"Ruang apa ini dad," tanya Kenzo.
"Ini ruang tempat daddy dan para paman mu memuaskan nafsu kami saat istri kami sedang hamil." jawab Verrel sambil menyiapkan semua nya.
"Saat mommy sedang hamil aku," tanya Kenzo.
"Iya benar sekali," jawab Verrel.
Kenzo menutup wajah nya saat melihat adegan panas di depan nya, ia merasa malu sendiri saat melihat adegan itu. Verrel menarik tangan Kenzo sambil menahan tawa nya.
"Kau jangan terlalu polos Kenzo," ucap Verrel.
Malam hari nya, Kenzi tidak pulang ke rumah nya karena malam ini ia pulang ke rumah tunangan nya Novi.
Sonia menurunkan selimut dari atas tubuh nya memperlihatkan tubuh seksinya yang menggunakan lingerie berwarna merah.
"Sayang," ucap Novi sambil mendekati tubuh Kenzi.
"Sayang, kenapa memakai pakaian seksi begini, kamu tidak takut masuk angin," tanya Kenzi.
"Kan ada kamu yang akan menghangatkan ku," jawab Novi sambil mengigit bibir nya.
"Aku membersihkan diri dulu," Ucap Kenzi yang sengaja ingin membuat tunangan nya kesal.
Kenzi beranjak masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri nya yang lengket. Novi hanya bisa mendengus kesal saat Kenzi pergi meninggalkan nya.
Tak lama Kenzi keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan kimono. Ia langsung naik ke atas ranjang memeluk Novi yang seperti nya marah pada nya.
"Sayang kamu marah pada ku," tanya Kenzi.
"Hmmm, sudah aku mah tidur," ucap Novi.
"Yakin sayang," Kenzi membalik tubuh Novi dan langsung mencium leher Novi dengan sangat agresif nya.
"Aku menginginkan nya sayang," ucap Kenzi.
__ADS_1
Malam itu Kenzi kehilangan kendali nya, karena sudah memiliki ikatan akhirnya Kenzi mau melakukan hal itu pada Novi.
Novi menelan air liur nya dengan kasar saat Kenzi mulai membuka paha nya, junior Kenzi juga sudah menantang ingin masuk ke dalam. Sebelum melakukan nya Kenzi memakai pengaman yang sudah ia siapkan.
"AKhhhh," teriak Novi saat milik Kenzi masuk ke dalam sana dengan satu kali hentakan saja.
Kenzi mulai merasakan keanehan, ia tidak merasa ada yang menghalangi Junior nya, ia baru tersadar jika tunangan nya bukan seorang gadis lagi.
"Sayang kamu sudah tidak suci," tanya Kenzi.
"Lakukan sayang, akhhhh cepat," ucap Kenzi.
Kenzi benar-benar marah pada Novi, ia melakukan nya dengan sangat kasar tanpa rasa karena harapan nya sudah pupus.
"Sayang perlahan milik mu terlalu besar sakit," ucap Novi.
Kenzi tidak mempedulikan perkataan Novi, ia terus melakukan nya dengan sangat kasar sampai mereka berdua sama-sama menggapai pucak, setelah 1 jam lama nya.
"Aku kecewa dengan mu," ucap Kenzi dan langsung beranjak dari atas tubuh Novi.
Kenzi memakai pakaian nya kembali dan pergi meninggalkan Novi yang masih mengatur nafas nya.
Kenzi memukul setir mobil nya karena ia sangat kecewa kepada Novi. Ia tidak menyangka Novi sudah pernah melakukan nya sebelum bersama diri nya. Padahal Kenzi rela melepaskan keperjakaan nya demi Novi.
"Kau menipu ku Novi," ucap Kenzi.
Sementara itu Kenzo masih terbayang-bayang adegan yang ia tonton tadi, saat membayangkan adegan itu adik nya selalu bangun.
"Sonia kau tidur di sofa, di lemari ada selimut untuk mu," Ucap Kenzo.
"Baik tuan, saya istirahat dulu, selamat malam," kata Sonia.
"Lebih baik aku tidur saja, daddy benar-benar membuat otak ku tercemar," batin Kenzo sambil berusaha memejamkan mata nya.
Visual..
Kenzo
Kenzi
Sonia
Novi
__ADS_1
Maaf kalau tidak sesuai, kalian bisa berimajinasi sendiri.