Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 270 S3


__ADS_3

"Al kau pulang lah, aku akan mengatasi semua nya, Vano jangan takut aku akan menyelesaikan ini dengan baik." Ucap Adit.


"Kami mengandalkan mu." Kata Alvaro


Setelah Adit datang bersama tim nya, Alvaro langsung membawa Vano pulang, ia tidak ingin Vano melakukan sesuatu yang nekan dan yang nanti nya merugikan semua orang.


"Al kau benar-benar gila, aku ingin di sana, kenapa kau membawa ku pulang? "


"Kita menyiapkan rencana untuk pencarian Dylan, apa kau mau hanya diam menyaksikan mobil itu du angkat, yang sudah pasti tidak ada Dylan di dalam nya." Jawab Alvaro.


Vano diam seketika karena yang di katakan Alvaro benar pada ada nya. Sementara itu Angel sudah mendapatkan berita dari Alvaro tentang hilang nya Dylan. Ia menyampaikan berita ini secara perlahan pada Anggi, Anggi hanya bisa menangis setelah mengetahui kenyataan ini.


"Anggi, kau harus kuat, sekarang ada menantu mu yang sedang hamil dan dia wajib tau akan hal ini. Tugas mu menyampaikan berita ini dan bagaimana dia tenang agar tidak menganggu kehamilan nya."


"Kau benar, terimakasih sudah menenangkan ku aku akan berbicara dengan Lia." Ucap Anggi.


Anggi berjalan masuk ke dalam kamar Dylan dan Lia, ia melihat Lia sedang memainkan hp nya dengan wajah yang sedikit cemas.


"Lia sedang apa." Tanya Anggi.


"Sedang menunggu kabar suami ku mah, dari tadi dia belum memberikan ku kabar, nomor nya juga tidak aktif." Jawab Lia.

__ADS_1


Anggi mendekati Lia dan langsung memeluk nya dengan erat.


"Ada apa mah." Tanya Lia.


"Suami mu pasti baik-baik saja, jangan terlalu memikirkan nya." Jawab Anggi.


"Kenapa mah, apa terjadi sesuatu pada suami ku." Tanya Lia.


"Tidak ada, sudah jangan kamu pikirkan." Jawab Anggi.


"Mah jujur, itu akan membuat ku semakin berpikir. Apa terjadi sesuatu pada suami ku."


"Lia kamu harus kuat, suami mu hilang, mobil nya masuk ke dalam sungai. Tapi mamah yakin dia tidak ada di sana." Ucap Anggi.


Perasaan yang sedari tadi tidak enak ternyata pertanda akan hal ini. Ia hanya bisa menangis dan berdoa agar suami dapat di temukan dengan keadaan yang baik-baik saja.


Verrel dan Rizky yang juga sudah mendapatkan kabar ini langsung pulang ke rumah. Wajah mereka berdua benar-benar tampak khawatir, mereka berdua bingung kenapa selalu ada yang ingin menghancurkan keluarga Efron.


"Dylan bagaimana ini bisa terjadi, sudah aku bilang kau jangan kemana mana." Ucap Verrel.


"Sudah Verrel tidak ada gunanya kau seperti ini, sekarang yang harus kita lakukan adalah ikut mencari keberadaan Dylan." Kata Rizky.

__ADS_1


Sesampainya di rumah mereka berdua langsung masuk ke dalam ruang kerja Alvaro yang di dalam nya sudah ada Alvaro dan Vano.


"Kalian sudah datang." Ucap Alvaro.


"Yah bagaimana ini, apa Dylan akan baik-baik saja." Tanya Verrel.


"Pasti dia akan baik-baik saja." Jawab Alvaro.


"Sudah sekarang kita membahas pencarian Dylan, menurut mu bagaimana Verrel." Tanya Alvaro.


"Aku ingin menelusuri sungai itu, apa sungai itu berarus deras."


"Tidak terlalu deras, tapi cukup untuk membuat mu kintir." Ucap Alvaro.


"Jika sebelum mobil itu jatuh Dylan melompat lebih dulu keluar dari mobil itu pasti sangat berbahaya dan sudah pasti dia terluka, apa di sana ada darah atau Tanda-tanda nya." Tanya Verrel.


"Adit sudah memeriksanya dan tidak ada Tanda-tanda yang kau katakan itu." Jawab Alvaro.


"Aku yakin Dylan ikut terjun masuk ke dalam sungai itu, dia menggunakan sabuk pengaman jika dia tidak sadar dia tidak akan lepas dari mobil dan akan tetap berada di mobil itu. Aku yakin dia masih sadar dan melepaskan diri dari mobil lalu aku tidak tau apa yang terjadi."


"Verrel ada benar nya juga, kita kerahkan semua tim untuk menelusuri sungai itu." Ucap Alvaro.

__ADS_1


"Aku dan Rizky akan terjun langsung, paman dan ayah di rumah saja untuk mengontrol semua nya." Kata Verrel


"Pak siapa laki-laki itu? "


__ADS_2