Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 78 S4


__ADS_3

Keberangkatan Kenzo dan Kenzi benar-benar membuat ke dua istri mereka merasa sangat takut, ntah apa yang mereka berdua pikirkan sampai mereka bisa setakut ini.


"Semua akan baik-baik saja Karla," ucap Sonia.


"Iya Sonia aku juga berharap seperti itu," kata Karla.


Ke dua keponakan nya sudah pergi ke luar kota sedangkan paman kecil mereka masih tertidur dengan sangat pulas karena kelelahan akibat pertempuran yang sangat mengerikan kemarin malam.


"Ahhh nyeri sekali," ucap Sakura yang merasakan rasa nyeri dan sakit di bagian intinya.


Sakura bangkit dari atas kasur untuk memeriksa milik nya. Secara perlahan Sonia berjalan ke kamar mandi, ia tidak ingin banyak bergerak di dekat Vero karena Sakura takut membangunkan singa yang sedang tertidur.


Mata Sakura terbelalak saat melihat tubuh nya saat ini, noda merah dimana-mana dan semakin banyak di daerah gunung kembar nya. Yang paling parah bagian bawa nya bengkak dan memerah, pantas saja ia merasakan rasa sakit yang luar biasa.


"Aku tidak akan membangunkan singa itu lagi," ucap Sakura.


Sakura berpikir dia tidak akan bisa melakukan nya selama satu minggu, padahal di otak Vero sudah terekam jelas jika ia ingin melakukan nya setiap malam.


Setelah selesai membersihkan diri, Sonia mengganti selimut yang terdapat noda darah kesucian nya. Sakura sangat senang bisa menjaga kesucian nya dan memberikan hak istimewa itu pada Vero.


Sonia kembali menyelimuti Vero yang masih tertidur dengan sangat lelap, sebelum suaminya bangun Sakura ingin menyiapkan sarapan pagi untuk Vero, ia mencoba berjalan senorma mungkin ke arah dapur.


"Sakura dimana suami mu," tanya Alvaro.


"Di dalam kamar pah, masih tidur," jawab Sakura.


"Boleh papah masuk ke dalam sana," tanya Alvaro.


"Masuk saja pah, tidak di kunci kok," jawab Sakura.


Setelah mendapatkan Izin dari menantu nya Alvaro langsung masuk ke dalam, ia yakin anak nya kelelahan saat bertempur kemarin malam.


"Hahaha wajah kelelahan nya sangat lucu," ucap Alvaro.


Alvaro duduk di samping tubuh Vero, tangan nya bergerak menggoyang tubuh Vero agar Vero terbangun dari tidurnya.


"Sayang bangun, ini sudah siang," ucap Alvaro.


"Hmmmm ayah, kau di sini." Seperti anak kecil yang bertemu dengan ayah nya Vero langsung memeluk Alvaro dan mendusel ke ketiak ayah nya.

__ADS_1


"Anak manja, kau habis enak-enak kan, kenapa masih manja saja," tanya Alvaro.


"Hal itu tidak mungkin merubah diri ku yah," jawab Vero.


"Begitu kah memang jika anak manja tidak bisa berubah. Tapi aku suka itu, sekarang cepat mandi, temani aku ke kantor."


"Tidak mau, kau pergi dengan kak Verrel saja," kata Vero.


"Ohh jadi kau sudah melawan pada ku ya, mau ku kutuk kau menjadi batu," tanya Alvaro.


"Jangan, iya iya aku mandi. Siapkan makanan ku ya," jawab Vero sambil bangkit dari atas kasur.


"Kau masih tidak punya malu pada ku," ucap Alvaro saat melihat Vero dengan santai nya berjalan masuk ke dalam kamar mandi dengan tidak memakai apapun.


**


"Mereka sedang dalam perjalanan ke sini, apa rencana kali ini benar-benar akan kita rencanakan," tanya Justin.


"Jelas aku benar-benar muak dengan keluarga mereka, tapi sebelum itu aku ingin menyebarkan berita tentang Kenzo yang pernah gila, tentu saja dengan tambahan bumbu yang akan menggemparkan semuanya," jawab Rose.


"Semua koneksi telah terhubung sayang. Ayo kita balas kan dendam kita," ucap Justin.


"Belum tuan, mungkin beberapa jam lagi kita dapat melihat nya."


"Baik, jalan kan semuanya dengan sesuai rencana kita," ucap Justin.


"Kita lihat bagaimana keluarga Efron menyelesaikan masalah ini, aku sangat senang."


Beberapa menit setelah Justin dan Rose menerbitkan berita yang tidak benar. Media langsung gempar dengan berita ini, nama keluarga Efron dan Kenzo trending dimana-mana.


Alvaro, Vero dan Verrel langsung berkumpul di ruangan CEO setelah mendengar berita ini. Media juga sedang berkumpul di depan sana meminta klarifikasi mereka.


"Keluarga Efron menyembunyikan anak mereka yang memiliki gangguan jiwa. Kenzo yang di kabarkan meninggalkan ternyata memiliki gangguan jiwa. Keluarga Efron menyembunyikan kebohongan besar." Alvaro mengepalkan tangan nya saat membaca beberapa berita bohong tersebut.


"Kita tidak bisa langsung mengklarifikasi semua nya. Kenzo tidak ada di sini dan media sudah gembor membuat berita yang tidak benar," ucap Verrel.


"Aku juga tida bisa menghilangkan berita ini yah, sudah terlalu banyak dan menyebar kemana-mana," kata Vero.


"Ahhh kalian semakin membuat ku pusing, aku yakin jika dalam beberapa minggu kita tidak mengklarifikasi semua nya, saham kita akan jatuh ke bawah," ucap Alvaro.

__ADS_1


**


Tiba-tiba Helikopter yang Kenzi dan Kenzo tumpangi kehilangan daya terbang, koneksi langsung terputus dan helikopter itu mulai kehilangan kendali. Beberapa kali terdengar suara tambakan yang membuat mereka semua semakin panik.


Dalam beberapa menit Helikopter itu semakin mendekati tanah, dengan susah paya pilot mengendalikan helikopter itu.


Aaaakhhh," teriak Kenzo dan Kenzi.


"Kenzo bantu aku," ucap Kenzi yang kejepit beberapa berang.


"Ahhkkk." Teriak Kenzo yang dengan susah payah membantu Kenzi.


Sebelum Helikopter itu meledak Kenzi dan Kenzo sudah terlebih dahulu berlari menjauh. Mereka berdua hanya terkena gelombang kejut yang membuat mereka terpental.


"Kenzo, ayo cepat," ucap Kenzi.


"Aku tidak kuat, tinggalkan aku."


"Aku tidak akan meninggalkan mu," ucap Kenzi sambil membantu Kenzo berlari menjauh dari tempat itu, ia yakin mereka berdua dalam bahaya jika terus berada di sana.


Setelah cukup jauh berlari mereka berdua berhenti di salah satu pohon besar untuk berlindung.


"Kau baik-baik saja," tanya Kenzi.


"Terima kasih, ya aku Baik-baik saja. Kaki hanya terkilir," jawab Kenzo.


Kenzi merasakan sesuatu yang sangat perih di bagian punggung nya, ia meraba nya dan merasakan banyak darah di sana.


"Kenzi kau tidak papa kan," tanya Kenzo.


"Iya aku Baik-baik saja," jawab Kenzi berbohong ia tidak ingin Kenzo mengkhawatirkan diri nya dalam kondisi seperti ini.


"Hahahaha mati kalian," ucap Justin yang melihat helikopter yang Kenzo dan Kenzi naikin meledak.


"Aku puas sayang," kata Rose sambil memeluk Justin.


"Aku juga sayang, sekarang kita kembali membuat kekacauan ke perusahaan yang sudah kacau."


Lagi dan lagi keluarga Efron mendapatkan kabar buruk. Helikopter yang Kenzi dan Kenzo tumpangi hilang dari radar. Verrel sudah menangis di dalam pelukan ayah nya, ia sangat takut terjadi sesuatu pada ke dua anak nya itu.

__ADS_1


"Jangan ada yang tau dulu selain Orang-orang bisa membantu kita, untuk para wanita lebih baik jangan di beri tau, mereka akan sangat panik tidak terkendali," ucap Alvaro.


__ADS_2