Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 296 S3


__ADS_3

"Maksud mu dok, anak saya." Tanya Alvaro dengan suara yang mulai gemetar.


"Anak bapak Verrel tidak selamat, maaf sekali lagi pak." Jawab dokter.


"Verrel." Alvaro jatuh ke lantai, diri nya seperti kehilangan tenaga seketika. Bukan hanya Alvaro mereka semua seperti terkena petir secara bersamaan saat mengetahui jika Verrel pergi meninggalkan mereka semua.


"Sayang." Angel memeluk Akifa yang diam mematung, rasanya sakit sangat sakit, ia sama sekali tidak bisa menerima kenyataan ini.


"Verrel, kamu pergi sayang." Ucap Akifa tubuh nya benar-benar terasa lemas dan tak lama ia jatuh pingsan di dalam pelukan Akifa. Alvaro sangat merasa bingung saat itu, semua orang menangis ia masih tidak percaya jika anak nya telah pergi meninggalkan nya.


"Tidak anak ku belum pergi." Alvaro bangkit dari atas lantai untuk melihat langsung Verrel.


"Verrel, kau, kenapa kau lemah Verrel bangun Verrel bangun, bajingan bangun Verrel." Teriak Alvaro saat melihat Verrel yang sudah terbujur kaku.


"Al, sudah al. Verrel sudah pergi." Vano berusaha menahan Alvaro.


"Pergi kata mu, tidak dia masih di sini bersama ku." Ucap Alvaro sambil berlari mendekati Verrel.


"Verrel bangun nak, bangun kau tidak lemah, Verrel ayah mohon bangun Verrel." Alvaro memeluk Verrel dengan harapan anak semata wayang nya tidak benar-benar pergi meninggalkan nya.


"Hiks hiks hiks Verrel bangun Verrel, ayah mohon bangun Verrel, kau mau pergi meninggalkan ayah mu, anak mu, istri mu, ayah mohon jangan tinggal kan ayah Verrel."


"Al, sudah jangan halangi pihak rumah sakit mengurus jenazah Verrel." Ucap Vano.

__ADS_1


"Kenapa kau pergi Verrel, kau bukan nya kita banyak rencana saat anak kita lahir nanti, mana janji mu Verrel, aku mohon bangun. Hiks hiks hiks.. Bangun Verrel." Tangis Dylan.


"Hiks.. Hiks.. Hiks.." Rizky langsung memeluk Dylan, ia hanya bisa menangis tanpa bisa berkata apapun.


"Verrel ky, dia pergi." Ucap Dylan.


"Aku tau itu, tapi kita bisa apa, kita hanya manusia biasa, apa nyawa bisa di beli dengan uang, tidak tidak bisa." Kata Dylan.


"Verrel." Teriak Alvaro dan langsung terbangun dari tidurnya.


"Sayang, kamu kenapa." Tanya Angel.


"Dimana anak ku, mana Verrel." Tanya Alvaro yang seperti orang kesetanan.


Alvaro membuang nafas nya dengan kasar, ia berusaha mengatur nafas nya dan memijat kening nya secara perlahan.


"Mimpi yang benar-benar mengerikan." Batin Alvaro.


"Infus." Ucap Alvaro saat sadar jika tangan kanan nya ada infus yang menempel.


"Tadi kamu pingsan sayang, kamu kehabisan tenaga, itu sebabnya kamu di infus." Kata Angel.


Alvaro dan Angel masuk ke dalam ruang dimana Verrel di rawat. Alvaro berjalan secara perlahan karena tubuh nya benar-benar terasa sangat lemas saat ini.

__ADS_1


"Al kau baik-baik saja kan." Tanya Vano.


"Iya aku baik-baik saja, bagaimana kondisi Verrel." Tanya Alvaro.


"Tadi kondisi nya mulai membaik tetapi saat ini dia kembali drop, ntah apa yang membuat nya seperti ini, kata dokter seperti nya sebelum kejadian ini Verrel mengalami tekanan yang sangat kuat, yang menggoncang jiwa nya." Jawab Vano.


"Apa yang bajingan itu perbuat sampai Verrel seperti ini." Ucap Alvaro.


"Aku ingin berbicara dengan dokter." Ucap Alvaro.


"Apa yang ingin anda tanyakan tuan."


"Bagaimana hanya minum alkohol sampai seperti ini." Tanya Alvaro.


"Jadi tuan menanggap minuman beralkohol hanya minuman biasa yang tidak bisa merusak apapun, mungkin tuan belum merasakan efek dari minuman karena daya tahan tubuh anda kuat. Semua orang tidak sama tuan, dan yang terjadi pada Verrel karena tingkat toleransi nya pada Alkohol sangat lemah. Dan seperti nya anak anda juga mengalami tekanan batin yang sangat kuat sampai dia menolak untuk bangkit."


"Verrel meminum minuman Alkohol berkadar tinggi 70 persen, dan saya yakin ia meminum nya langsung dalam satu botol. Keracunan alkohol 70 persen dapat mengakibatkan penderitanya mengalami: Cedera ketika mabuk. Penurunan fungsi jantung dan pembuluh darah, hingga syok. Penurunan kesadaran, bahkan sampai koma. Masih menganggap Alkohol minuman tidak berefek apapun."


"Kenapa anak itu ceroboh sekali." Ucap Alvaro.


"Ada satu hal yang membuat saya khawatir dengan kondisi anak tuan."


"Apa itu dok." Tanya Alvaro.

__ADS_1


"Saya khawatir diri nya mengalami gangguan mental saat dia sadar nanti."


__ADS_2