Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 130 S4


__ADS_3

"Rian, tanaman apa saja ini," tanya Karla.


"Macam-macam nona, jika nona ingin memetiknya, silahkan karena beberapa tanaman juga sudah bisa di petik," jawab Rian.


"Nona Karla, kamu melupakan payung," teriak Vivi.


"Tidak perlu Vivi, di sini tidak panas," ucap Karla.


Karla yang umum nya memang tidak pernah berkebun dan membeli sayur benar-benar tidak tau tanaman apa yang ada di Vila ini.


"Wow ini apa nama nya, ini mirip dengan milik suami ku, hanya saja milik suami ku lebih besar.


"Hahaha nona sangat lucu, hayo yang sudah merindukan milik suami nya," kata Rian.


"Aduh kenapa aku mengatakan itu, aku jadi malu," batin Karla.


"Nona ingin makan siang dengan apa, kita bisa sekalian memetik nya," kata Vivi.


"Ini aku ingin makan sayuran ini, potong-potong sampai kecil, agar aku tidak berpikir aneh-aneh saat memakan nya."


"Hahaha nona semakin lucu, Vivi siang ini kakak yang akan memasak nya, kamu cabut saja wortel dan beberapa sayur lainnya untuk membuat acar," kata Rian.


"Iya kak," ucap Vivi.


"Kamu bisa masak Rian," tanya Karla.


"Saya sedikit bisa masak, tidak banyak tapi juga tidak akan membuat kamu keracunan," jawab Rian.


"Aku ingin makan steak dan spaghetti, kau bisa merasakannya," tanya Karla.


"Saya bisa nona, kalian begitu saja harus pergi untuk membeli daging nya," jawab Rian.


"Aku ikut, aku juga ingin membeli beberapa perlengkapan ibu hamil," kata Karla.


"Kalau begitu saya bersiap-siap dulu, saya bau matahari," ucap Rian.


Bukan hanya Rian yang membersihkan diri nya. Karla pun begitu, sedari pagi memang ia belum mandi. Ntah kenapa saat ia mandi Karla mengingat suami nya, biasanya Kenzi sering menyelinap masuk untuk menggoda diri nya. Dan Karla sangat suka akan hal itu.

__ADS_1


"Ayo Karla lupakan dia, masih ada waktu berbulan-bulan," ucap Karla.


Setelah selesai bersiap-siap Karla langsung turun ke lantai dasar, di sana sudah ada Rian yang sedang menunggu nya. Penampilan Rian sudah jauh berubah dari sebelumnya, Rian sudah tampak tampak meskipun tidak setampan Kenzi.


"Wah tampan sekali Rian," ucap Karla.


"Nona jangan mengejek saya, ayo nona sebelum hari semakin panas," kata Rian.


Sesampainya di supermarket yang cukup besar Karla dan Rian berpisah. Karla mencari perlengkapan nya, sedangkan Rian mencari bahan-bahan untuk masak.


"Susu ibu hamil, aku ambil sekaligus banyak saja lah, dari pada nanti aku kembali ke sini lagi," ucap Karla.


Bukan hanya susu, Karla membeli berbagai macam makanan ia suka, hitung-hitung untuk memenuhi kulkas nya. Berbeda dengan Karla, Rian masih sibuk mencari bahan masakan, ia harus mencari bahan makanan yang terbaik untuk nona nya.


"Sudah Rian," tanya Karla.


"Saya belum selesai mencari nya, apa nona sudah selesai?"


"Aku sudah selesai, aku bantu ya," ucap Karla.


"Iya nona, ambil saja yang nona mau. Tuan Verrel sudah memberikan saja banyak untuk untuk kebutuhan nona."


"Rian," ucap Karla sambil mengarahkan kemera pada Rian, Rian tidak tau jika Karla sedang merekam video, ia hanya tersendiri manis pada Karla.


"Suami idaman, pintar memasak, baik hati, tampan dan tidak tukang selingkuh." Caption instastory instagram Karla.


Kebetulan Kenzi dan yang lainnya masih berkumpul, mereka kompak mendapatkan notifikasi dari instagram di handphone mereka. Dengan cepat mereka semua langsung membuka notifikasi itu karena sangat penasaran apa yang Karla posting.


"Wow fantastis," ucap mereka semua kecuali Kenzi yang menunjukkan ekspresi wajah tidak suka.


"Ahkkkk apa apaan ini, aku ingin membunuh pria itu, aku tidak ikhlas Karla bersama nya," teriak Kenzi.


"Hahaha kau lihat, dia sempurna dan satu lagi tidak tukang selingkuh seperti mu," ucap Kenzo.


"Sayang, kamu jangan selingkuh sayang. Jangan biarkan anak ku bertemu benih asing sayang." Kenzi mulai mengirim spam chat pada Karla.


Karla tersenyum puas, akhirnya perlahan Kenzi merasakan apa yang ia rasakan selama ini. Dengan cepat Karla kembali memblokir Kenzi kembali.

__ADS_1


"Dia memblokir ku lagi," ucap Kenzi.


"Instastory nya juga tidak di hapus, aku rasa dia serius dengan caption yang dia tulis," kata Verrel yang sengaja mempeng keruh suasana.


"Daddy beri tau dia ada dimana, aku ingin melihat nya, nanti dia selingkuh dari ku bagaimana," tanya Kenzi.


"Tidak akan aku beri tau, itu sudah menjadi hukuman untuk mu, kau tau kan bagaimana sakit nya Karla, apalagi Karla melihat nya secara langsung, sakit nya berlipat-lipat dari apa yang kau rasakan saat ini," jawab Verrel.


Dengan wajah yang kesal plus sedih Kenzi pergi masuk ke dalam kamar nya. Hati nya sangat tidak terima jika istri nya bersama dengan pria lain.


Karla dan Rian sudah sampai di rumah, lagi dan lagi Karla kembali ingin membuat suaminya cemburu. Ia duduk di dekat Rian yang sedang memasak dan handphone nya kembali merekam Rian.


"Ayah aku ingin mengerjai nya, tolong tunjukkan video ini pada nya." Karla mengirimkan pesan pada Verrel.


Dengan cepat Verrel menerus kan Video itu pada Kenzi, Kenzi yang sedang menangis semakin menangis saat melihat Video itu.


"Ahkkkk anak ku akan mempunyai dua ayah," teriak Kenzi.


Berbeda wanita berbeda pula kegiatan apa yang di pilih. Hari ini Wilda sudah berada di kota Tokyo, sebelum ke rumah tante nya Wilda memilih menonton anime favorit nya, anime yang hanya tayang di Jepang. Beruntung ia bertemu dengan Ivan yang ikut menonton dengan nya.


"Wilda bagaimana jika suami mu tau aku sedang dengan mu," tanya Ivan.


"Aku tidak peduli," jawab Wilda yang tidak mau ambil pusing tentang masalah itu.


"Jika dia bisa berselingkuh di belakang ku, aku akan berselingkuh di depan nya," batin Wilda.


"Ivan kau sudah punya pacar," tanya Wilda.


"Aku sudah punya tunangan," jawab Ivan.


"Hahaha bisa Wilda, bisa membuat suami tukang selingkuh itu merasakan apa yang kau rasakan, beri tau dia bagaimana rasa nya di selingkuhi," batin Wilda.


"Ada apa Wilda," tanya Ivan.


"Tidak ada, lain waktu aku akan memberitahu mu," jawab Wilda.


"Kau puas ******, aku sudah berpisah dengan suami ku, ambil dia dan jangan kembalikan dia pada ku. Ambil saja bekas ku," Wilda mengirimkan pesan pada Laura. Mereka berdua sempat bertukar nomor telepon saat bertemu waktu itu.

__ADS_1


Laura menaikkan satu alis nya saat mendapatkan pesan itu, bagaimana mungkin ia kembali pada Axel, saat ini saja ia sedang terjebak bersama predator.


__ADS_2