
Kenzi dan Rakha memutuskan untuk pergi ke mall saja, awalnya Kenzi hanya ingin ke minimarket tetapi Rakha mengajak nya ke Mall, karena di Mall Rakha bisa membeli makanan yang lebih sehat untuk istri nya.
"Kau cari saja makanan yang ingin kau beli, aku ingin ke sana dulu," kata Kenzi.
"Aku titip sangkar burung ya," ucap Rakha yang membuat Kenzi bingung.
Kanzi menggaruk kepala nya sesaat, ia masih tidak konek dengan apa yang Rakha katakan. "Sangkar burung apa," tanya Kenzi.
"Hahaha kau tidak tau, lebih baik kau cari tau saja, aku pergi dulu." Rakha pergi meninggalkan Kenzi yang masih kebingungan dengan apa yang Rakha katakan tadi.
Kenzi malas memikirkan hal itu, ia juga berjalan pergi dari tempat itu. Berjalan ke sebuah toko yang tidak jauh dari sana.
"Sekalian di Mall, mana tau istri ku ingin sesuatu." Kenzi mengeluarkan Handphone nya dan memutuskan untuk menghubungi istri nya.
"Hallo sayang," kata Kenzi.
"Iya ada apa, kamu dimana kenapa lama sekali," tanya Karla.
"Aku sedang di luar sayang, di Mall kamu ingin apa," tanya Kenzi.
"Oh dengan siapa, dengan wanita laik. Kenzi kamu tidak Tobat-tobat ya, aku sedang hamil dan kamu malah ke Mall dengan wanita lain."
"Sssstttt berhenti berburuk sangka pada suamimu yang tampan ini. Aku dengan Rakha, rakha mengajak ku mall, kami mau titip sesuatu tidak," tanya Kenzi.
"Hmmmm apa ya, apa saja lah, kamu belikan aku apa saja," jawab Karla.
"Sayang jangan aneh aneh deh, kamu mau apa, ya kali aku membeli sesuatu tapi tidak tau apa yang kamu mau," kata Kenzi.
__ADS_1
"Makanan saja, apa saja, aku makan kok," ucap Karla.
"Ya sudah, aku belikan dulu, bye bye." Kenzi mematikan sambungan telepon itu.
Kenzi masuk ke dalam salah satu tokoh untuk membeli sesuatu yang sangat ia butuh kan. Setelah itu ia mencari keberadaan Rakha di tempat makanan.
"Itu Alice, dimana Rakha," kata Kenzi.
"Alice." Kenzi berlari mendekat.
"Iya ada apa," tanya Alice.
"Melihat Rakha? aku sedang mencari Rakha?"
"Aku tidak melihat nya, aku sedari tadi tidak ada melihat nya."
"Iya," jawab Alice singkat.
"Hey." Rakha berjalan mendekati Alice dan Kenzi.
Rakha sangat kesal pada Kenzi. Ia sudah menghindar dari Alice dan bersembunyi agar tidak bertemu dengan Alice tetapi Kenzi malah menemui Alice, hal itu membuat Rakha Keluar dari sembunyiannya.
"Rakha," ucap Alice.
"Kau bodoh, aku sudah bersembunyi," bisik Rakha pada Kenzi.
Kenzi menahan tawa nya saat ia tau jika Rakha bersembunyi dari Alice, ia tidak tau akan hal itu.
__ADS_1
"Rakha apa kabar, kamu tidak pernah menemui ku," kata Alice.
"Kabar baik maaf ya aku sedang sibuk," ucap Rakha.
Alice mendekati Rakha dan langsung memeluk Rakha, hal itu benar-benar membuat Rakha sangat terkejut jika istri nya melihat pasti Vivi sudah mengamuk.
"Eh kau bukan istri ku." Rakha melepaskan pelukan itu.
"Maaf, tapi anak ini ingin memeluk ayah nya," kata Alice.
Rakha kebingungan dengan hal itu, ia tidak mungkin setega itu pada anak Alice.Meskipun tidak yakin itu anak nya tetapi belum ada bukti jika itu bukan anak nya.
"Cari Ayah baru untuk nya," kata Kenzi.
"Mana bisa," ucap Alice.
"Aku sudah mengirimkan mu uang, aku pergi dulu. Jaga anak itu dengan baik.".
Rakha menarik Kenzi dan pergi meninggalkan tempat itu, ia tidak ingin terlalu lama berada di sana. Kenzi tidak bisa menahan tawa nya saat melihat ekspresi bingung Rakha.
"Hahaha maafkan aku, aku tidak tau," kata Kenzi.
"Kau bodoh, kau lihat dia tadi, dia langsung memeluk ku, kalau istri ku tau bagaimana," ucap Rakha.
"Hahaha tidak akan tau, ayo kita cari makanan lagi, istri ku juga ingin meminta makanan," kata Kenzi.
Notes: Maaf ya up sedikit, author lagi sibuk kehidupan nyata. Author ingin memberikan informasi jika Author akan meluncurkan novel baru, misi dan Noveotoon. Untuk give nya tanggal 15 ya..
__ADS_1