Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 202 S4


__ADS_3

"Kamu sudah sampai," tanya Rakha.


"Iya aku sudah sampai, aku sangat lelah aku ingin istirahat," jawab Alice.


"Ya sudah tidur lah, selama kamu pergi aku tidur di rumah ayah," ucap Rakha.


"Iya, jangan dekat-dekat dengan wanita lain," ucap Alice.


"Iya sayang." Setelah menghubungi istri nya Rakha memutuskan untuk mencari Axel, ia tidak bisa tidur jika belum sampai larut malam.


"Itu Vivi dengan kakek, ahkkk kenapa mereka berdua, malam malam begini," ucap Rakha.


Rakha berjalan mendekat mereka berdua, ia tidak suka jika Vano dekat-dekat dengan Vivi. Perasaan nya sangat terasa panas sekali.


"Kakek sedang apa," tanya Rakha.


"Pergi!!!."


"Kakek aku sangat merindukanmu, sudah jangan marah begini kakek," ucap Rakha sambil memeluk Vano.


"Rakha, pergi kau tidak melihat aku sedang sibuk," tanya Vano.


"Maafkan aku dulu, setelah ini aku tidak akan menganggu mu," jawab Rakha.

__ADS_1


"Hmm iya," ucap Vano.


"Yakin kek," tanya Rakha.


"Iya sudah sana pergi, jangan ganggu aku," jawab Vano.


"Yes, kakek sudah tidak marah lagi pada ku. Ya sudah untuk kali ini aku tidak mengganggu mu, aku akan pergi dengan Axel," kata Rakha.


"Sudah pergi sana," ucap Vano.


Setelah Rakha pergi baru lah Vano kembali membahas hal penting dengan Vivi. Ntah apa yang mereka berdua bahas hanya mereka lah yang tau.


"Ya sudah kek aku masuk ke dalam kamar dulu, aku ingin istirahat," kata Vivi.


"Iya kek, jodoh tidak ada yang tau. Semoga saja semua nya berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan," kata Vivi dan pergi meninggalkan Vano sendiri.


Axel, Vero serta Rakha sedang berada di taman. Mereka bertiga membahas banyak hal termasuk urusan kasur. Tapi kali ini ada yang berbeda dari Rakha, ntah apa yang Rakha pikirkan yang membuat wajah nya terlihat pias.


"Perasaan ku tidak enak," kata Rakha.


"Kenapa begitu," tanya Axel.


"Ntalah, hidup ku semakin hari tidak enak saja," jawab Rakha.

__ADS_1


"Kau ada masalah dengan istri mu," tanya Vero.


"Tidak Ver, aku dengan nya baik-baik saja. Tapi aku takut dia bermain dengan pria lain di luar sana," jawab Rakha.


"Hanya itu, jadi kau tidak percaya dengan istri mu," tanya Vero.


"Ya begitu lah, aku ingin menyelidiki nya, tapi aku takut apa yang aku takutkan terjadi, pernikahan ku masih baru dan kakek baru saja memaafkan ku, bagaimana kalau rumah tangga ku bermasalah," ucap Rakha.


"Kau bodoh, kalau dia selingkuh kau bisa selingkuh kembali, anggap saja pembalasan di balik bayangan," kata Axel.


"Hahaha kau ada- ada saja, mana mungkin bisa seperti itu. Tapi kalau dia benar bermain dengan pria lain, aku akan bermain juga dengan wanita lain," ucap Rakha.


"Hahaha begitu Rakha, jangan mau kalah," kata Axel.


Waktu terus berlalu, mereka kembali masuk ke dalam kamar masing-masing. Rakha memilih untuk tidur bersama kakek nya. Ia ingin kembali dekat dengan Vano, beberapa bulan ini hubungan mereka memang sangat tidak bagus.


"Kakek," ucap Rakha sambil memeluk Vano yang sudah bersiap untuk tidur.


"Hmmm," gumam Vano.


"Hiks hiks hiks, maafkan kesalahan ku kek, aku sangat menyesal tidak menuruti perintah mu, aku sangat menyesal telah membuat banyak kekacauan," ucap Rakha.


"Sudah terlambat untuk menyesal kau jalani saja kehidupan mu. Aku sudah memaafkan mu," kata Vano.

__ADS_1


Note: maaf ya cuma sedikit, di sini mati lampu jadi tidak bisa banyak nulis. Batrai author low. Mulai besok author akan crazy up. Di tunggu ya...


__ADS_2