Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 249 S3


__ADS_3

"Hiks.. hiks.. hiks.." Verrel menghapus air mata nya yang terus mengalir membasahi tubuh nya.


"Sudah beri tau istri mu, atau agar lebih jelas kau dan Akifa pergi ke dokter kandungan." Ucap Alvaro sambil membantu mengusap air mata Verrel.


"Iya Verrel ikut bersama ku, aku juga akan memeriksa kandungan istri ku." Ujar Rizky.


"Baiklah, aku bersiap dulu." Ucap Verrel.


Verrel bangkit dari sofa dan berjalan menuju kamar untuk memberi tau Akifa tentang kehamilan nya.


"Rizky aku sangat terharu." Ucap Dylan sambil mengusap air mata nya.


"Kau kira kau saja, aku juga. Lihat wajah ku sudah penuh dengan air mata, ini yang di tunggu Verrel selama ini, setelah masalah yang mereka lalui akhirnya keinginan mereka tercapai juga." Ujar Dylan.


"Sayang Akifa hamil." Ucap Alvaro sambil memeluk Angel.


"Apa kamu benar sayang, Akifa hamil." Tanya Angel.


"Iya sayang Akifa hamil, aku akan menjadi seorang opa." Jawab Verrel.


"Akhirnya sayang, pasti mereka berdua sangat senang." Ucap Angel yang tidak bisa menahan air mata nya.


"Sayang hiks.. hiks.. hiks.." Verrel memeluk Akifa sambil menangis.


"Ada apa sayang, kamu kenapa." Tanya Akifa.


"Sayang akhirnya semua yang kita tunggu terjadi juga, kamu hamil sayang." Jawab Verrel.


"Aku hamil sayang, maksud kamu apa." Tanya Akifa.


"Sayang kamu hamil." Verrel menunjukkan tes pack yang di pakai Akifa tadi.

__ADS_1


"Lihat sayang, ini ada dua garis satu garis nya terlihat samar." Ucap Verrel.


"Sasayang, aa..kku hamil." Akifa menutup mulut nya karena tidak menyangka jika diri nya hamil.


"Iya sayang kamu hamil." Verrel kembali memeluk Akifa.


"Hiks.. hiks.. hiks.. Sayang aku hamil, kita berhasil sayang." Akifa menangis di dalam pelukan Verrel.


Mereka berdua menangis sambil berpelukan, semua penantian yang mereka tunggu dengan sangat sabar dan penuh dengan drama akhirnya tercapai juga.


"Sudah kita bersiap agar semua nya jelas kita ke rumah sakit untuk memeriksa kan semua nya." Ucap Verrel.


"Iya sayang, ayo kita bersiap." Mereka berdua mengusap air mata dan langsung bersiap untuk pergi ke rumah sakit.


Sesampainya di rumah sakit Alana terlebih dahulu menjalankan pemeriksaan, Rizky hanya ingin mengetahui jenis kelamin dan perkembangan kandungan Alana.


"Bagaimana kandungan istri saya dok." Tanya Rizky.


"Untuk jenis kelamin belum bisa terlihat, mungkin setelah umur 7 bulan." Ucap Dokter.


Setelah Alana baru lah Akifa menjalani pemeriksaan, Verrel harap-harap cemas karena takut Akifa tidak hamil, dan tas pack yang di rumah tadi hanyalah sebuah kesalahan.


"Bagaimana dok." Tanya Verrel.


"Nanti ya mas, saya jelaskan di meja saja agar lebih enak." Jawab Dokter.


"Mas Verrel benar-benar menjalankan pola hidup sehat, baru 2 bulan menjalankan nya langsung tokcer." Ucap Dokter.


"Jadi istri saya beneran hamil dok." Tanya Verrel.


"Iya mas istri anda benar-benar hamil, dan ada kabar yang akan membuat mas Verrel lebih bahagia." Jawab Dokter.

__ADS_1


"Apa dok, kehamilan istri saya kabar terindah dan itu sudah membuat saya sangat bahagia."


"Istri anda hamil anak kembar." Ucap Dokter.


"Kembar sayang, kamu hamil anak kembar." Ucap Verrel dan langsung memeluk Akifa karena sangat senang, penantian mereka berdua tidak sia-sia, mereka langsung di beri anak kembar.


"Akifa hamil anak kembar sayang." Ucap Rizky yang juga terkejut.


"Iya sayang aku sangat senang, mereka berdua sangat pantas mendapatkan anak kembar." Kata Alana.


"Anak kita kembar sayang." Akifa kembali menetes kan air mata nya kembali.


"Jaga kandungan istri anda dengan baik mas Verrel, turuti semua kemauan nya, jangan buat dia stres dan jangan melakukan hubungan suami istri terlebih dulu." Ucap Dokter.


"Baik dok, terimakasih." Kata Verrel.


Setelah itu mereka langsung pulang ke rumah, Verrel langsung meminta Akifa untuk istirahat. Tidak boleh melakukan apapun tanpa seizin nya.


"Selamat Verrel anak mu kembar." Dylan memeluk Verrel.


"Terimakasih Dylan, terimakasih untuk dukungan mu selama ini." Ucap Verrel.


"Bagaimana Verrel, apa Akifa benar-benar hamil." Tanya Alvaro.


Verrel langsung mendekati ayah nya dan memeluk Alvaro dengan erat.


"Ayah anak ku kembar, istri ku hamil anak kembar yah." Ucap Alvaro.


"Kembar Verrel, anak mu kembar." Alvaro sangat terkejut mendengar kabar ini.


"Iya yah, terimakasih untuk semua nya."

__ADS_1


"Selamat Verrel, ayah sangat senang." Alvaro tak kuasa menahan air mata nya.


__ADS_2