Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 237 S3


__ADS_3

"Sayang sudah, kamu habis makan apa." Akifa sudah benar-benar tidak bisa menahan nya lagi.


"Stttt aku belum menaburkan nya, bagaimana kita menghentikan nya." Ucap Verrel.


"Sayang, hiks hiks hiks." Alana memeluk Rizky.


"Ada apa sayang, kenapa kamu menangis." Tanya Rizky sambil mengusap rambut Alana.


"Kenapa kamu membuat ku hamil, aku tidak bebas melakukan apapun." Jawab Alana.


Rizky menaikan satu alis nya, ia bingung harus mengatakan apa untuk menenangkan Alana. Untung nya Rizky sudah di wanti-wanti Adit jika Alana berkata hal yang nyeleneh itu hal yang wajar. Dulu Fiona juga seperti itu dan Adit yakin Alana akan seperti orang tua nya.


"Sayang, karena kita melakukan hubungan jadi kamu hamil, apa kamu tidak suka hamil."


"Hubungan apa." Tanya Alana.


"Hubungan ini sayang, milik ku masuk ke dalam milik mu, setelah itu aku mengeluarkan nya di dalam." Jawab Rizky.


"Sayang kamu mesum sekali." Alana mencubit perut Rizky.


"Sabar Rizky, kau yang membuat nya seperti ini." Batin Rizky yang berusaha menahan amarahnya.


"Kamu mau apa sayang." Tanya Rizky.


"Aku mau kamu, jangan pergi-pergi." Alana mendorong Rizky ke atas kasur dan naik ke atas tubuh Rizky lalu memeluk nya dengan erat.


"Hadeh, setelah ini olahraga 5 jari." Batin Rizky.


Di dalam kamar yang berbeda Verrel masih melakukan nya. "Sayang, hmmmm." Verrel baru mengeluarkan nya, dan langsung terjatuh di atas tubuh Akifa.


"Sebanyak ini." Batin Akifa yang merasakan milik Verrel keluar karena tidak bisa tertampung sepenuhnya.

__ADS_1


"Sayang." Akifa mendorong Verrel dari atas tubuh nya.


"Sayang, kenapa aku bermain sangat lama." Tanya Verrel.


"Kenapa tanya aku, kamu habis memakan apa."


"Tidak ada, aku hanya habis pijat dengan mbok Ira. Jangan-jangan karena mbok Ira." Ucap Verrel.


"Siapa mbok Ira." Tanya Akifa.


"Pemilik pohon belimbing, kami minta buah belimbing di rumah mbok Ira. Aku juga pijat dengan nya, pijatan nya sangat enak sayang." Jawab Verrel.


"Aku juga ingin pijat, tubuh ku sakit semua kamu gempur setiap hari." Rengek Akifa.


"Kamu tidak malu dengan tubuh merah-merah seperti ini mau pijat." Verrel merasa adik nya bangun kembali.


"Hehehe iya juga." Akifa memeluk Verrel karena ingin tidur tapi betapa terkejut nya dia saat merasa ada yang mengganjal di bawa sana.


"Maaf sayang." Verrel kembali menggempur Akifa.


Keesokan hari nya sedang terjadi keributan di dalam kamar Dyah dan Lia, kesabaran Dylan benar-benar sedang di uji karena tingkah dan permintaan aneh Lia.


Malam ini saja Dylan di larang menggunakan baju dan selimut karena Lia ingin memandangi tubuh suami nya sampai mengantuk, ketika sudah ingin tidur Lia malah mengusir Dylan dan meminta nya untuk tidur di sofa.


Pagi hari nya keributan kembali terjadi hanya karena masalah warna baju dan bauk parfum. Dylan di larang Lia memakai baju berwarna hitam harus berwarna merah hati. Dylan juga harus memakai parfum wanita bukan parfum yang biasa nya Dylan pakai.


"Sayang aku tidak mau." Dylan ingin membuka baju nya.


"Jangan di buka, kamu sangat tampan sayang."


"Tidak mau, aku malu seperti ini, aku harus bekerja." Ucap Dylan.

__ADS_1


"Jangan sayang, aku bilang jangan-jangan." Kata Lia.


"Sayang." Bentak Dylan yang membuat Lia tersentak kaget.


"Hiks hiks hiks." Lia yang sangat sensitif karena kehamilan nya langsung berlari.


"Sayang maaf." Dylan langsung berlari mengejar Lia jangan sampai orang tuanya tau Lia menangis karena nya.


"Sayang maaf." Dylan menarik Lia ke dalam pelukan nya.


"Tidak aku benci kamu, kamu jahat, aku hanya mengikuti keinginan anak kita." Ucap Lia sambil memukul dada bidang Dylan.


"Maaf aku salah, seharusnya aku mengerti jika itu keinginan anak kita." Ucap Dylan.


"Hiks hiks hiks." Lia menangis di dalam pelukan Dylan.


Sementara itu Verrel sedang mengobati milik istri nya yang sedang sakit akibat ulah nya tadi malam. Bahkan sampai membuat Akifa menangis kesakitan dan sekarang Akifa sedang marah pada nya.


"Sayang maaf, demi kamu cepat hamil." Ucap Verrel.


"Hamil." Kata Akifa yang perasaan nya langsung sedih saat mendengar kata hamil.


"Iya sayang, aku sangat ingin kamu cepat hamil."


"Kemarin saat kamu pergi aku sudah memeriksa nya dan aku belum hamil juga." Kata Akifa sambil menundukkan kepala nya.


"Sttt jangan sedih, ingat yang kita rencanakan. Kita akan melakukan apapun agar kamu bisa cepat hamil." Ucap Verrel.



Ayo mampir gak mau tau harus mampir, kalau gak author ngambek 😃🤣

__ADS_1


__ADS_2