
"Saya menyerah pak." Alana menaikan tangan nya.
"Ha mana mungkin orang yang tertidur bisa berbicara." Ucap Rizky sambil masih menggunting pakaian Alana.
"Pak saya tidak tidur tolong hentikan." Kata Alana.
Rizky menghentikan kegiatan menggunting nya setelah pakaian Alana seperti orang normal biasa nya. "Begini baru tidak akan merepotkan saya." Kata Rizky.
"Pak, bapak benar-benar seperti seorang psychopath." Ucap Alana.
Ntah kenapa Rizky senang mendengar Alana yang menggunakan bahasa baku ketika berbicara berdua dengannya.
"Itu kamu yang membuat ku seperti itu, apa kita akan melakukan nya sekarang." Ucap Rizky.
"Melakukan apa pak." Tanya Alana.
"Kamu polos atau pura-pura polos, lihat lah aku sudah hanya memakai celana pendek." Jawab Rizky.
"Hehehe tapi, tapi aku tidak mau terasa sakit. Apalagi sampai aku menjerit." Ucap Alana.
"Jika sakit, kamu genggam saja tangan ku, atau cengkram tubuh ku." Kata Rizky.
"Pak aku takut." Rengek Alana.
"Takut kenapa." Rizky naik ke atas tubuh Alana.
"Hmmm ya takut karena milik bapak sangat besar." Kata Alana.
__ADS_1
"Itu akan membuat mu menggapai surga dunia Alana." Ucap Rizky.
Saat Rizky ingin mencium Alana, tangan Alana kembali menahan kepala Rizky.
"Apa lagi Alana." Tanya Rizky yang lama-lama sangat merasa kesal.
"Ingat pak pelan-pelan." Jawab Alana.
"Sudah berapa kali saya bilang, saya tidak akan menyakiti mu." Ucap Rizky.
"Baiklah saya siap." Alana memejamkan mata nya.
Rizky menempel kan tubuh nya dengan tubuh Alana, lalu dengan perlahan ia mendekati bibir Alana dan...
"Ceklek." Pintu kamar terbuka.
"Jangan lupa kunci pintu." Ucap Verrel dan kembali menutup pintu kamar itu.
"Pak, kenapa tidak di kunci. Saya benar-benar sangat malu."
"Saya lupa." Rizky bangkit dari atas kasur untuk mengunci pintu agar tidak ada yang menganggu nya.
Setelah itu Rizky langsung kembali naik ke atas tubuh Alana, kali ini ia tidak mencium bibir tetapi langsung tengkuk leher Alana.
Alana kembali memejamkan mata nya, tangan nya bergerak naik ke atas kepala Rizky karena merasa sangat geli sekaligus nikmat. Rizky dengan lihai menulusuri leher itu sampai tepat di depan buah dada Alana.
Tangan Rizky bergerak membuka kancing baju Alana, ia melemparkan baju itu ke sembarang arag bergabung dengan pakaian yang ia gunting tadi. Tangan nya kembali bergerak membuka pelindung terakhir benda milik Alana. Mata nya membulat sempurna saat melihat benda milik Alana yang sangat menggoda nya.
__ADS_1
Tanpa meminta izin pada pemilik nya, Rizky langsung melahap kedua benda itu, tangan dan mulut nya bekerja sama yang membuat pemilik nya meremas kepala Rizky.
"Pak, hmmmm." Alana menekan kepala Rizky karena ia sangat suka dengan perlakuan Rizky.
"Apa yang kau lihat tadi." Tanya Dylan.
"Mereka baru sedang ingin melakukan nya, aku kira kamar itu di kunci ternyata tidak. Jika aku melihat mereka sedang melakukan nya bukan kan itu rezeki untuk ku." Jawab Verrel.
"Kau ya, jangan bilang kau mengintip malam pertama ku." Tanya Dylan.
"Aku saja tidak tau kapan malam pertama mu, kenapa mobil nya lama sekali sampai nya." Ucap Verrel.
"Kau yakin ingin memberikan mobil semahal itu pada mereka berdua, bahkan harga mobil itu tiga kali lipat dari mobil baru ku."
"Itu bukan apa-apa untuk ku, istri ku kaya raya Dylan, uang dari kakek Alex juga masih banyak." Kata Verrel.
"Hadiah pernikahan ku mana." Tanya Dylan.
"Buat apa aku memberi mu, kau bukan adik kesayangan ku." Jawab Verrel.
"Ahhhh." Desahan demi desahan keluar dari bibir manis Alana.
Sebelum melakukan nya, Rizky mencium bibir Alana dengan lembut, dan tangan nya bergerak membuka pelindung bagian bawa milik nya dan juga milik Alana.
Jari jemari Rizky lihai bermain di bawa, yang membuat pemilik nya semakin menggeliat seperti cacing kepanasan, Alana mencengkram kuat tubuh Rizky tubuh nya bergetar hebat diikuti sesuatu yang meledak di bawa sana.
Rizky tidak melepaskan ciuman itu ia langsung melakukan pemersatuan dengan Alana, air mata Alana menetes deras Rizky berulang kali mencoba menerobos pertahanan terakhir nya.
__ADS_1
Dengan sekali dorongan yang cukup kuat akhirnya Rizky berhasil melakukan nya. Alana mencengkram kuat tubuh Rizky, setelah itu tubuh nya terasa sangat lemas dan membiarkan Rizky memberikan kenikmatan surga dunia.