
Nana dan Angel menjadi teman dekat, mereka berdua selalu ke mana-mana berdua. Kegiatan kuliah hari pertama Angel hanya perkenalkan lingkungan kampus, ia belum ada masuk kedalam kelas. Banyak laki-laki mendekati nya dari senior maupun teman seangkatan nya tetapi Angel hanya membalas sapaan mereka dengan senyuman nya.
Kehebohan para laki-laki tentang kecantikan Angel sampai ke telinga Alvaro, awal nya ia tidak tau jika yang teman-teman nya bicarakan adalah istrinya, ia tau saat teman-teman mengajak Alvaro untuk berkenalan dengan wanita cantik itu.
"Deg." jantung Alvaro berdetak sangat kuat saat melihat Angel, Angel benar-benar berbeda dari biasanya. Alvaro saja sampai terpukau melihat Angel padahal setiap hari ia liat.
"Cantik bukan al." tanya Jakson.
"Tidak biasa saja." jawab Vino.
"Jauh bila di banding kan dengan Elena al." ucap Sean.
"Diam lah, kita orang terpandang di sini jangan sampai harga diri kita jatuh." kata Alvaro.
"Halah banyak bicara kau al." ucap Jakson dan mendorong Alvaro sampai hampir terjatuh di depan Angel.
"Tidak papa kak." tanya Angel yang tidak tau jika laki-laki di depan nya adalah Alvaro suaminya.
"Tidak." jawab Alvaro dengan menaikan kepala nya.
Angel sangat terkejut saat melihat Alvaro berada di depan nya. Jantung nya berasa ingin lepas dari tempat nya, ia juga bingung harus berbuat apa di depan Alvaro karena Angel merasa sangat kikuk.
"Angel tampan sekali dia." bisik nana.
Mereka berdua saling menatap dengan tatapan yang tidak dapat di artikan. Dan tentu saja mereka berdua menjadi pusat perhatian orang lain.
"Ehem..." ucap Jakson yang membuat momen tatapan mereka berdua berakhir.
"Hey cantik, siapa nama kamu." tanya Sean.
Angel bingung harus berbuat apa, jika ia menjawab pertanyaan teman nya Alvaro ia takut Alvaro akan marah pada nya.
"Angel kak." saut Nana.
__ADS_1
"Nana." ucap Angel dengan nada penuh penekanan.
"Alvaro." kata Alvaro dengan menaikan tangan nya untuk bersalaman.
"Angel." ucap Angel membalas tangan Alvaro.
"Sudah jangan lama-lama." ujar Jakson menggantikan tangan Alvaro.
"Jakson." ucap Jakson.
"Angel." saut Angel.
Para laki-laki merasa iri pada Alvaro dan teman nya karena dapat berkenalan dengan Angel dan juga sebaliknya para wanita yang selama ini mengejar-ngejar Alvaro juga merasa sangat itu terutama para senior yang langsung tidak suka pada Angel.
Alvaro dan teman-temannya meninggal Angel karena mereka ada kelas lagi, begitu juga dengan Angel yang harus melanjutkan kegiatan nya.
Jam istirahat tiba hampir seluruh orang berjalan menuju kantin termasuk Angel dan Nana. Saat di perjalanan ke kantin Fiona datang menghampiri Angel dengan memanggilnya dengan kata kakak yang membuat Nana terkejut.
"Kakak." panggil Fiona.
"Fiona." ucap Angel.
"Kakak, siapa dia ngel." tanya Nana.
"Dia adik sepupu ku." jawab Angel.
"Owww, Perkenalkan Nana." ucap Nana.
"Fiona." kata Fiona.
"Kak aku duluan ya, nanti kita pulang bersama." ucap Fiona dan pergi meninggalkan Angel.
Alvaro melihat Angel berjalan mendekati kantin. Ia sangat mengawasi Angel dari kejauhan, Angel dan Nana bingung harus duduk dimana karena semua kursi sudah penuh, banyak laki-laki yang menawari mereka untuk duduk tetapi Angel bingung harus menerima tawaran itu atau tidak.
__ADS_1
Alvaro merasa geram karena terlalu banyak laki-laki yang menggoda istri nya, rasa nya ingin sekali ia pukul orang-orang yang menggoda istri nya.
"Panggil mereka berdua." ucap Alvaro.
"Kau yakin al." tanya Jakson.
Belum Alvaro memanggil Angel dan Nana, Adit terlebih dulu menghampiri mereka berdua. Adit membawa Angel dan Nana ke tempat yang lebih sepi walaupun sudah di luar zona kantin.
"Al sudah di panggil Adit." kata Sean.
"Biarkan saja." ucap Alvaro.
Sore hari telah tiba, Alvaro sedang di dalam mobil nya untuk menunggu Angel pulang.
"Ahh aku lupa dia tidak memiliki HP." ucap Alvaro.
Angel bingung harus pulang dengan siapa, mobil Fiona dan Vano sudah tidak ada, ia juga tidak memiliki HP untuk menghubungi Fiona.
Alvaro menghubungi teman-teman nya untuk membawa Angel masuk kedalam mobil nya, karena ia pikir jika teman nya yang mengetahui rahasia nya tidak masalah, ia bisa membungkam teman-teman nya dengan uang.
"Angel." panggil Sean.
"Iya kak ada apa." tanya Angel.
"Ayo ikut kami, Alvaro meminta mu menemui nya." jawab Sean.
Sean dan Jakson membawa Angel ke tempat sepi dimana Alvaro sedang menunggu nya.
"Apa kau dengan Alvaro saling mengenal." tanya Jakson.
"Bisa kakak tanyakan dengan orang nya langsung. Saya tidak berani menjawab nya." jawab Angel.
menurut kalian siapa yang cocok jadi Angel gambar bawah atau atas.
__ADS_1