Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 236 S3


__ADS_3

"Apa yang Verrel lakukan bersama mbok Ira." Batin Rizky.


Rizky kembali naik ke atas pohon belimbing itu untuk mengambil beberapa buah lagi, setelah di rasa semua telah cukup Rizky langsung berjalan mendekati rumah mbok Ira karena penasaran dengan apa yang di lakukan Verrel di dalam sana.


"Hmmm kenapa enak sekali." Ucap Verrel sambil memejamkan mata nya.


Mata Rizky terbelakang saat melihat mbok Ira berada di atas tubuh Verrel. Tapi jika di lihat lebih dekat Verrel dalam keadaan tengkurap.


"Bagaimana apa sudah enakan." Tanya Mbok Ira.


"Enak mbok, ternyata mbok sangat jago memijat." Jawab Verrel.


"Balik tubuh mu, apa kau sudah menikah." Tanya Mbok Ira.


"Sudah mbok, tapi istri ku belum hamil juga." Jawab Verrel sambil memejamkan mata nya saat mbok Ira mulai memijat perut nya.


"Laki-laki seperti mu memilki nafsu yang tinggi, bagaimana bisa istri mu belum hamil juga."


"Aku juga tidak mbok, padahal setiap malam aku menabur benih." Ucap Verrel.


"Verrel kau pijat dengan mbok Ira." Tanya Rizky.


"Hehehe iya, ternyata mbok ini sangat pintar memijat." Jawab Verrel.


"Sudah, pakai kembali baju mu." Ucap mbok Ira.


"Terimakasih mbok." Verrel merasakan tubuh nya berasa sangat enakan.


"Kenapa kau bisa pijat dengan nya." Tanya Rizky.

__ADS_1


"Aku juga tidak tau, Tiba-tiba dia menyuruh ku membuka baju, aku pikir aku akan di cabuli nya, ternyata dia ingin memijat ku." Jawab Verrel.


"Kau juga ingin pijat kan." Tanya mbok Ira.


"Tidak mbok, sebenarnya kamu ke sini hanya ingin membeli buah belimbing ini." Jawab Rizky.


"Oh mungkin mbok Ira kira kita datang untuk pijat." Bisik Verrel.


"Ini mbok uang untuk buah belimbing ini." Ucap Rizky.


"Tidak perlu, aku memberikan nya untuk istri mu."


"Kalau begitu kami pamit mbok." Ucap Rizky.


"Tunggu." Verrel memakai baju nya kembali, tak lupa ia membuka dompet nya untuk memberikan mbok Ira uang karena sudah memijat nya.


"Banyak sekali, ongkos pijat hanya 50 ribu." Kata mbok Ira.


"Hmm tidak papa mbok, do'akan agar istri saya cepat hamil."


"Terus berusaha dan berdoa, agar semua masalah yang akan kalian lalui kedepannya tidak mengubah apapun di antara kalian berdua." Ucap mbok Ira sambil tersenyum pada Verrel.


Verrel yang melihat senyuman mbok Ira merinding seketika, ia meletakkan uang itu dan langsung berlari menyusul Rizky.


"Kenapa senyuman nya seram sekali." Ucap Verrel.


Saat ingin kembali masuk ke dalam mobil tiba-tiba ada ibu-ibu hamil yang datang menghampiri mereka berdua.


"Mas, ibu ini sedang ngidam ingin menyentuh pria berotot apa boleh ibu ini menyentuh otot mas."

__ADS_1


"Boleh, tapi pria ini saja. Karena ia ingin istri nya cepat hamil mana tau bisa menular." Ucap Rizky.


"Rizky." Verrel benar-benar sedang manahan amarah nya.


Verrel hanya bisa pasrah saat ibu hamil itu menyentuh lengan dan tubuh nya, ketika sudah puas ibu hamil itu tersenyum dan berterima kasih pada Verrel.


"Sama-sama buk, semoga anak ibu tampan seperti saya." Ucap Verrel.


Mereka berdua kembali masuk ke dalam mobil, dan langsung kembali ke ke rumah.


"Sayang mana buah belimbing ku." Tanya Alana.


"Ini, aku bersihkan dulu." Jawab Rizky.


Sementara itu Verrel kembali masuk ke dalam kamar nya, sesuai dugaan nya Akifa sudah berdandan sangat cantik dan berpakaian cukup seksi. Dengan semangat Verrel langsung menerkam istri nya yang sedang tertidur karena terlalu lama menunggu nya.


"Bagaimana sayang apa enak." Tanya Rizky.


"Ya jelas enak, aku sangat suka." Jawab Alana.


"Sayang kamu tau, tadi Verrel pijat dengan pemilik buah ini."


"Bagaimana bisa dia pijat." Tanya Alana.


"Aku juga tidak tau karena aku sedang mengambil buah ini dan lagi sayang, ada ibu-ibu hamil ingin memegang pria berotot. Aku serahkan saja Verrel dia kan lebih berotot dari ku." Jawab Rizky.


"Kamu ya, untung saja dia bisa menahan amarah nya, kalau tidak bisa habis kamu." Kata Alana.


Verrel merasakan tubuh nya sangat fit, ini rekor terlama nya dalam menggempur Akifa. Biasanya ia tidak pernah selama ini dan Verrel sama sekali belum merasa ingin mengeluarkan apapun. Berbeda dengan Akifa yang sudah berkali-kali.

__ADS_1


__ADS_2