
"Maaf, kau membeli pengaman itu untuk apa," tanya Kenzi.
"Tidak tau, ingin beli saja," jawab Kenzo.
Mereka berdua berpisah di depan pintu kamar mereka, sebenarnya Kenzi masih ingin bersama dengan Kenzo. Ia sangat merindukan saudara kembarnya itu, berbeda dengan Kenzo yang ingin cepat-cepat masuk ke dalam kamar nya.
"Terima kasih," ucap Kenzo sebelum masuk ke dalam kamar nya.
"Tetap seperti itu Kenzo, aku ingin lebih dekat dengan mu," kata Kenzi.
"Sonia aku menemukan nya," teriak Kenzo.
"Lama sekali tuan, Ngomong-ngomong anda dapat dari mana," tanya Sonia.
"Jangan banyak tanya, cepat pakai," ucap Kenzo.
Mata Sonia terbelalak saat melihat betapa banyak nya pembalut yang Kenzo beli untuk nya.
"Tuan banyak sekali, saya bisa jadi jualan pembalut di Jepang," ucap Sonia.
"Jangan proses, cepat pakai kau sudah bauk," kata Kenzo.
"Hehehe maaf tuan, saya pakai dulu," ucap Sonia sambil berjalan menuju kamar mandi.
"Mau kemana," tanya Kenzo.
"Mau pakai tuan, kenapa mau ikut," tanya Sonia.
"Iya aku ingin melihat nya," jawab Kenzo.
"Jangan tuan, saya malu," ucap Sonia yang tidak abis pikir suami nya benar-benar ingin masuk ke dalam kamar mandi untuk melihat cara ia memasang pembalut.
"Kau melarang ku," tanya Kenzo.
"Hmmmm baiklah, ayo tuan masuk," jawab Sonia.
Kenzo menelan air ludah nya saat melihat milik istri nya yang penuh dengan hutan tidak seperti diri nya yang bersih dari hutan, tapi tiba-tiba Kenzo mau muntah saat melihat darah di sana. Dengan cepat Kenzo keluar dari kamar mandi.
"Hahaha dia lari, nanti juga jika sudah hilang datang bulan ku dia akan mendekat," batin Sonia.
Sonia keluar dengan sangat lega, Sonia berjalan mendekati Kenzo yang sedang memperhatikan sesuatu di tangannya.
"Itu apa tuan," tanya Sonia.
"Kata Kenzi ini pengaman tapi aku tidak tau cara pakaian nya," jawab Kenzo.
"Tuan anda sangat polos, kan ada di gambar, pertama milik anda harus berdiri dulu, baru di masukan saja setelah itu langsung di pakai," kata Sonia.
__ADS_1
"Apa ada efek nya," tanya Kenzo.
"Ada tuan, agar tidak hamil, jika anda ingin punya anak jangan pakai ini," jawab Sonia.
"Berarti aku tidak membutuhkan nya," kata Kenzo.
"Tunggu dulu, aku tidak mau anak ku lahir dengan kondisi ku seperti ini, aku sembuh dulu baru kau hamil," ucap Kenzo yang berubah pikiran dalam sesaat.
"Iya tuan saya juga berpikir seperti itu, saya ingin fokus merawat anda dulu."
"Oh iya berhenti memanggil ku tuan, panggil aku seperti yang istri yang sebenarnya," ucap Kenzo.
"Apa tuan, sayang atau mas atau cinta ku," tanya Sonia.
"Iya sayang," jawab Kenzo yang membuat Sonia hampir pingsan.
"Sayang," ucap Sonia sambil menutup wajah nya yang memerah.
Novi benar-benar tergila-gila dengan milik Kenzi yang membuatnya sesak. Rasa nya ia ingin selalu melakukan nya seperti saat ini.Kenzi tetap merasakan kenikmatan saat melakukan nya dengan Novi, Novi benar-benar merawat kelembutan nya dengan baik.
Setelah kurang lebih 2 jam akhirnya Kenzi tumbang juga, staminanya yang sangat kuat berasal dari daddy nya dan tentu saja olahraga rutin yang dilakukan nya.
"Dia jauh lebih memuaskan ku, dari pada pria itu," batin Novi.
"Sayang aku ingin punya anak," ucap Novi.
Novi ingin mempunyai anak dari Kenzi secepat mungkin karena ia benar-benar ingin mengikat Kenzi.
Setelah mereka beristirahat malam hari nya, Kenzi sudah berjanjian dengan Sonia untuk bertemu di depan pintu karena mereka akan makan malam bersama. Kenzo tau tadi Sonia mendapatkan panggilan dari Kenzi, tentu hati nya terasa panas ntah apa sebabnya.
"Tadi kenapa Kenzi menelepon mu," tanya Kenzo yang akhirnya berani menanyakan nya.
"Kamu cemburu mas," tanya balik Sonia.
"Tidak, aku hanya bertanya saja, tidak di jawab tidak masalah," jawab Kenzo.
"Tuan Kenzi meminta kita untuk bertemu di depan pintu kamar, kita mau makan malam bersama," jawab Sonia.
"Kau memanggilnya tuan, dia adik ipar mu, panggil saja nama nya," ucap Kenzo yang masih kesal.
"Baik sayang, sekarang ayo kita menunggu di luar," kata Sonia.
Ternyata Kenzi dan Novi sudah menunggu mereka berdua di depan, sangat terlihat wajah jutek Novi yang seperti nya kesal karena terlalu lama menunggu.
"Ayo," ucap Kenzi.
"Sonia ini ada uang untuk mu, kau tidak membawa uang Jepang kan, Kenzo pasti juga tidak bawa," kata Kenzi.
__ADS_1
"Kau tidak sopan, dia kakak ipar mu, kau masih memanggilnya nama," ucap Kenzo yang membuat Novi semakin kesal.
"Kenzo apa masalah mu, istri mu saja tidak ada masalah," ujar Novi.
"Apa urusan mu, orang asing di larang ikut campur," kata Kenzo.
"Sudah, maaf kakak ipar, ini uang nya," ucap Kenzi.
"Terima kasih," Sonia mengambil uang yang cukup banyak itu dan memasukkan nya ke dalam tas.
Mood Sonia semakin memburuk karena Kenzi tidak membelah nya, Kenzi tau akan hal itu dan mudah bagi nya untuk mengembalikan mood Novi kembali bagus.
"Sayang hari ini kamu boleh belanja apa saja, berhenti kesal dengan ku," bisik Kenzi.
"Realyy," tanya Novi.
"Iya sayang," jawab Kenzi.
Mereka berempat makan di salah satu restoran Jepang, Kenzo sadari tadi tidak memakan makanan itu karena tidak sesuai dengan lidah nya.
"Kakak ipar mungkin kak Kenzo ingin kau suapi," ucap Kenzi.
"Buka mulut sayang," Sonia langsung mengarahkan susy itu ke dalam mulut Kenzo.
Kenzo terpaksa membuka mulut nya dan mulai mengunyah makanan itu, walaupun tidak susuai dengan lidah nya.
"Sayang enak kan," tanya Sonia.
"Aku ingin minum jus saja, apa ada," tanya Kenzo.
"Aku tanya makanan nya sayang apa enak."
"Iya enak," kata Kenzo dengan amat terpaksa.
"Tidak ada jus kak, mau air putih," tanya Kenzi.
"Aku tidak bertanya pada mu," ucap Kenzo dan memasukkan susy itu ke dalam mulutnya.
Setelah makan malam berakhir, mereka berempat menuju ke mall, tentu saja untuk menyenangkan para wanita walaupun sebenarnya hanya Novi saja yang tampak bahagia.
"Ayo sayang kita ke Dior," ucap Novi.
"Kakak ipar kalian bisa di tinggal sebentar, kalau ingin berkomunikasi bisa menggunakan bahaya Inggris atau menggunakan hp," kata Kenzi.
"Pergi, kau kira aku bodoh Bahasa Inggris," ucap Kenzo.
"Kamu bisa bahasa Inggris sayang, aku saja tidak lancar," tanya Sonia.
__ADS_1
"Aku sekolah sampai umur ku 10 tahun, setelah itu aku tidak pernah menyentuh yang nama nya buku. Tapi sebelum kecelakaan itu aku Juara kelas aku pintar dalam bahasa Inggris, daddy juga sering mengajarkan ku bahasa Inggris, jadi bahasa Inggris ku cukup baik," jawab Kenzo.