Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 165 S4


__ADS_3

Malam ini mereka mendapatkan tamu spesial yang tak lain adalah Rakha. Apartemen nya sudah di beli oleh Verrel untuk Rian dan Monica, saat ini ia tidak bisa tinggal di sana lagi jika merasa bosan di rumah. Rakha baru tau jika Kenzi dan Kenzo membeli rumah baru, dari pada ia pulang ke rumah, Rakha memutuskan untuk pergi ke rumah Kenzi dan Kenzo.


"Oh iya kau akan datang," ucap Kenzi.


"Iya Kenzi aku sedang di Indonesia aku minta alamat rumah mu."


"Datang lah aku akan mengirimkan alamat ku." Kenzi memutuskan sambungan telepon itu dan langsung mengirimkan alamat nya.


"Siapa yang akan datang," tanya Kenzo.


"Kenzi beritahu Rakha untuk membawa makanan yang sangat banyak, akan ada teman ku yang akan datang," jawab Kenzi.


"Teman siapa, beri tau aku, siapa teman mu," tanya Kenzo.


"Dia wanita cantik, dia seorang model luar negeri. Ya dia teman dekat ku, sangat dekat sekali," jawab Kenzi.


"Siapa teman dekat mu," tanya Karla yang datang dengan membawa sapu.


"Tidak ada sayang, maksud ku mantan teman dekat ku," jawab Kenzi.


"Model cantik, siapa model cantik aku tidak tau kau berteman dengan model cantik," tanya Kenzo.


"Hey kau sangat penasaran, kau mau mendekati model itu." Sonia mendekati Kenzo dengan membawa kemoceng.


"Bukan begitu sayang, aku hanya penasaran kenapa Kenzi bisa mempunyai teman seorang model, selama ini aku tidak pernah tau," kata Kenzo.


"Aku datang," teriak Rakha dengan membawa berbagai macam makanan, padahal Kenzi belum menghubungi Rakha.


"Bagus kau membawa banyak makanan, teman ku akan datang," kata Kenzi.


"Siapa, wanita apa dia single," tanya Rakha.


"Iya wanita tapi kalau masalah Single aku tidak tau," jawab Kenzi.


"Ahhhh dia jodoh ku, akhirnya aku menemukan seorang jodoh," teriak Rakha.


"Kasihan pria ini, istri kami sudah pada hamil dia masih belum menemukan jodoh nya," kata Kenzo.

__ADS_1


"Apa para keponakan ku sehat," tanya Rakha.


"Sehat semua, segera menikah agar kau bisa memberikan kami keponakan," jawab Kenzi.


"Sabar sabar aku belum menemukan wanita ku, sabarlah sedikit benih ku masih aku tampung dengan aman."


"Hahaha tampung lah sampai jadi pepsodent," kata Kenzi yang memancing gelak tawa mereka semua.


"Tunggu dulu, dimana Axel, jika tidak ada Axel seperti ada yang kurang," kata Rakha.


"Ya di rumah yang lama, kau tau lah dia baru kembali dengan istri nya. Sudah pasti ia enggan keluar dari kamar," kata Kenzi.


"Hahaha kau benar, tapi kau juga kan, hahaha kalian memang tidak tau bersyukur sudah memiliki istri yang cantik dan pengertian, masih saja mau selingkuh," ucap Rakha yang membuat Kenzi diam seketika.


"Hahaha Kenzi terkena mental, terkadang ucapan mu benar juga," ujar Kenzo.


Sonia dan Karla membawa makan yang Rakha bawa ke dapur. Mereka akan menyiapkan semua nya di atas meja makan.


"Sonia kau tau wanita yang di maksud dengan Kenzi," tanya Karla.


"Aku lagi, aku harap mata jelalatan Kenzi tidak berulah lagi, aku sangat kesel jika sudah ada wanita lain datang ke rumah." Karla seperti trauma dengan masa lalu nya. Ia sangat takut jika Kenzi kembali terpikat dengan wanita lain.


"Sabar Karla, aku yakin suami mu tida akan berani melakukan hal ini, aku jamin dia sudah sangat kapok." Sonia tidak perlu khawatir pada Kenzo. Suaminya memiliki kesetiaan yang sangat tinggi, tidak akan ada wanita yang bisa mengambil Kenzo dari nya. Untuk menjaga itu semua Sonia selalu memberikan jatah yang cukup pada Kenzo.


"Semoga saja, bagaimana cara nya agar suami kita tidak tergoda dengan wanita lain," tanya Karla.


"Hmmm sebenarnya setiap pria berbeda, kalau untuk aku Kenzo tidak akan selingkuh dari ku karena aku selalu memberikan semua yang dia mau. Dari kebutuhan jasmani sampai Rohani, mungkin hal ini sedikit aneh tapi suami ku memiliki fantasi yang ane soal jatah menjatah, di dalam bathtub lah, kamar mandi, sofa sampai ke kebun. Aku tidak pernah menolak kemauan nya, pria memang seperti itu. Jika kita sudah memenuhi semua kebutuhan nya aku yakin dia tidak akan mencari yang lain lagi.".


"Kau hebat Sonia, kau inspirasi ku. Aku sangat terbantu oleh mu. Terima kasih Sonia," ucap Karla.


"Iya sama-sama. Coba lah untuk memenuhi apa yang suami mu mau, aku yakin Kenzi tidak akan berulah lagi, dia sudah mengerti apa arti nya kehilangan," kata Sonia.


"Iya Sonia, sekarang aku sadar aku selalu menyalahkan suami ku tapi aku tidak introspeksi diri, aku juga memiliki kekurangan dan mulai sekarang aku akan berusaha menutupi kekurangan ku dengan kelebihan nya," ucap Karla.


Kenzi, Kenzo dan Rakha sedang melihat foto-foto kecil mereka. Tadi Rakha datang dengan membawa foto-foto masa kecil mereka, mereka bertiga tertawa melihat betapa menggemaskan dan aneh nya mereka saat masih kecil.


"Rakha kau jelek sekali," ucap Kenzi.

__ADS_1


"Hey jangan sok tampan kau, kau lihat ini wajah mu berdarah," kata Rakha.


"Iya karena tonjokan mu, dulu kita sering bertengkar tapi sekarang kita malah sangat dekat."


"Kau benar Kenzi, aku sangat menyesal tidak menghabiskan waktu masa kecil dengan baik," kata Kenzo.


"Jangan begitu Kenzo, kau membuat ku merasa bersalah lagi. Sudah jangan mengingat nya lagi," kata Kenzi.


"Hahaha iya iya, maafkan aku. Ngomong-ngomong dimana teman mu itu," tanya Kenzo.


"Iya dimana mereka, aku sudah tidar sabar melihat wanita cantik," ujar Rakha.


"Tunggu sebentar lagi, tadi dia masih di bandara. Jarak antara bandara dengan rumah ini kan cukup jauh," kata Kenzi.


"Kau sangat percaya diri jika dia jodoh mu," ucap Kenzo.


"Dia memang jodoh ku, kalian saja tidak percaya," kata Rakha.


"Sudah Kenzo, iya kan saja kasihan dia," kata Kenzi.


Sonia dan Karla sudah selesai menyiapkan semua makanan yang Rakha bawa di atas meja makan. Mereka berdua kembali berjalan menghampiri suami mereka.


"Sayang." Secara bersamaan Karla dan Sonia duduk di atas pangkuan suami mereka.


"Iya ada apa sayang," tanya Kenzi sambil mencium wajah istri nya.


"Tidak ada," jawab Karla.


"Aku tau pasti ada sesuatu yang kamu sembunyikan atau inginkan kan," tanya Kenzi.


"Tidak ada, kenapa kamu malah berburuk sangka pada ku," jawab Rakha.


"Kamu juga ada apa, ingin aku cium," tanah Kenzo.


Sambil tersenyum Sonia menganggukkan kepalanya. Ia suka sekali dengan ciuman manis dari suaminya.


Rakha hanya bisa pura-pura tidak melihat itu semua. Ia sangat kesal pada mereka semua yang tidak memperdulikan perasaan nya.

__ADS_1


__ADS_2