Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 289 S3


__ADS_3

"Siapa wanita itu, apa dia orang yang ingin membalaskan dendam pada ku." Batin Verrel.


Verrel keluar dari kamar mandi dengan keadaan yang sangat segar, berbeda dengan Akifa yang hari ini terlihat sangat lesu.


"Kamu kenapa sayang." Tanya Verrel.


"Aku mual saat mengingat milik mu tadi." Jawab Akifa.


"Kenapa milik ku semakin besar kan, hahaha sayang kapan dia bisa berjumpa dengan sarang nya kembali." Tanya Verrel.


"Nanti malam sayang, aku janji." Jawab Akifa.


"Tapi kata dokter sekitar 1 bulan lagi, apa tidak papa kita melanggar nya." Tanya Verrel.


"Maaf sayang, sebenarnya aku yang merencanakan ini, saat kamu izin ke kamar mandi aku meminta dokter untuk berbohong tentang hal itu, jangan marah." Akifa memeluk Verrel menyembunyikan wajahnya di depan dada bidang Verrel.


"Sayang kamu menipu ku, apa kamu kira ini lucu ini tidak lucu sayang." Ucap Verrel yang saat ini mulai terpancing amarah.


"Maaf aku hanya belum ingin saat itu."


"Kamu bisa mengatakan nya pada ku, tapi tidak perlu seperti ini, aku sangat tidak suka dengan wanita pembohong."


"Maaf hiks hiks hiks." Akifa menangis sambil memeluk Verrel.

__ADS_1


Verrel berusaha meredam emosi nya, ia harus lebih sabar menghadapi Akifa yang mood nya tidak stabil.


"Sudah jangan menangis aku memaafkan mu, jangan kamu ulangi lagi ya, jika kamu tidak siap atau belum mau melakukan nya katakan pada ku, jangan seperti ini aku sangat tidak suka."


Verrel mengusap air mata Akifa, dan langsung Menghujani wajah Akifa dengan bibir nya.


"Sayang aku ingin." Ucap Verrel.


"Bukan nya kamu baru saja mengeluarkan nya." Tanya Akifa.


"Oh iya nanti malam ya, kamu janji kita bermain sampai pagi."


"Iya aku Janji aku akan memenuhi semua keinginan mu malam ini." Ucap Akifa.


Sementara itu Wanda sedang sangat bahagia karena ia pikir rencana nya saat ini akan berhasil. " Pasti Verrel sedang bertengkar dengan istri nya." Ucap Wanda.


"Sedang berada di kamar ku, kenapa kamu cemburu dengan nya karena malam ini dia akan tidur dengan ku."


"Tentu tidak, walaupun kakak hanya kakak tiri ku aku tidak mau melakukan nya dengan mu lagi." Ucap Dila.


"Jadi kau mau bersama siapa, Verrel ayolah dia sudah membuat ibu yang telah membesarkan kita pergi." Kata Wanda.


"Tapi kak, seperti nya aku sudah jatuh cinta pandang pertama dengan nya." Ucap Dila.

__ADS_1


Wanda menarik Dila dan langsung mendorongnya ke dinding. Tubuh nya menjepit tubuh Dila sampai Dila tidak bisa bergerak.


"Jangan sampai kau jatuh cinta pada nya, ingatlah penderitaan apa yang kita alami karena nya, kakak sudah berjuang keras agar kita sampai ke posisi ini. Kakak sangat menyayangi mu Dila, kakak tidak ingin kamu bersama orang yang salah."


"Jika kakak menyayangi ku, kenapa kakak meniduri ku." Tanya Dila.


"Kakak terpaksa Dila, saat itu kakak tidak sadar jika kamu wanita itu kamu." Jawab Wanda.


"Kakak jahat, kau bisa tidur dengan sembarang wanita setiap hari nya tapi bagaimana dengan ku, kau tidak memperbolehkan ku dekat dengan pria mana pun, kau tidak adil."


"Kalah begitu jadi lah pemuas nafsu ku, apa kau mau, aku hiper dan sangat memeluk kepuasan." Ucap Wanda.


"Aku mulai mengingat semua nya." Ucap Dylan.


Apa yang kau katakan benar Dylan." Tanya Rizky.


"Benar, aku mengingat masa lalu ku, aku tau siapa aku dulu, aku mau sembuh." Ucap Dylan yang saat ini benar-benar sangat senang.


"Terus lah berlatih untuk mengingat semua nya, pasti kau bisa Dylan."


"Sayang." Dylan masuk ke dalam kamar nya dan langsung memeluk Lia dengan erat.


"Aku mengingat kamu sayang aku ingat." Ucap Dylan.

__ADS_1


"Ingat sayang, apa yang kamu ingat dari kita." Tanya Lia.


"Kita sering melakukan nya bersama di sembarang tempat sayang, apa itu benar." Jawab Dylan yang membuat Lia kesal


__ADS_2