Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 220 S3


__ADS_3

"Bagaimana apa kalian berdua sudah siap bertemu dengan Candra." Tanya Alvaro.


"Bagaimana dengan mu Rizky, apa kau sudah siap bertemu dengan kembaran mu." Ujar Dylan.


"Aku, kenapa kau tanya aku, aku ikut dengan mu saja." Ucap Rizky.


"Kau tidak niat bertemu dengan nya Rizky." Tanya Verrel.


"Kalian tau dia sudah terlalu banyak mengecewakan ku, aku muak melihat wajah nya, bertemu dengan nya membuat rasa sakit hati ku semakin membesar." Jawab Rizky.


"Aku tau itu, tapi kenyataan nya dia saudara kembar mu, dan kau harus menyelesaikan masalah mu dengan nya. Kau mau memaafkan dia atau tidak itu urusan mu, yang terpenting kau bertemu dengan nya dulu." Kata Adit.


"Iya pah, aku mengerti, aku ikut dengan Dylan saja, kapan pun Dylan pergi aku siap."


"Aku siap sekarang, aku ingin tau alasan kenapa dia mengincar nyawa ku. Seharusnya aku yang marah pada nya karena dia dan Nelly ingin memanfaatkan ku." Kata Dylan.


"Oke, siang ini kita ke sana. Aku Rizky dan Dylan saja yang ke sana. Jika terlalu ramai takut nya Candra malah bungkam." Ucap Verrel.


"Ya sudah, kalian bersiaplah." Kata Alvaro.


Siang nya nya sesuai dengan apa yang mereka bicarakan tadi, Rizky, Verrel dan Dylan langsung menuju markas tempat Candra di sekap. Para penjaga sudah tau jika Verrel dan yang lain nya akan datang, mereka juga sudah meletakkan Candra di ruangan khusus.


"Rizky." Ucap Candra.


"Jangan sebut nama ku." Kata Rizky.

__ADS_1


"Apa kau baik-baik saja, bagaimana dengan luka mu." Tanya Candra.


"Bruk." Rizky memukul wajah Candra.


"Kau yang menyebabkan luka ini, kenapa kau bertanya keadaan ku, kenapa kau selalu mengecewakan ku, Kenapa Candra, aku menyesal memiliki kembaran seperti mu." Ucap Rizky.


"Maaf, aku selalu mengecewakan mu." Kata Candra.


"Maaf kau bilang, kau tau betapa malu nya aku mempunyai kembaran seperti mu Candra." Ucap Rizky dengan nada yang menekan.


"Kalau begitu bunuh saja aku, bunuh aku Rizky, kau malu mempunyai kembaran seperti ku bukan. Bunuh aku Rizky." Teriak Candra.


"Candra." Rizky mengambil pistol dan mengarahkan nya ke depan kepala Candra.


"Ayo Rizky, bunuh aku dengan begitu kau tidak perlu malu memiliki saudara seperti ku." Kata Candra.


Tangan Rizky bergetar saat ingin menekan pistol tersebut, seburuk apapun Candra mereka berdua tetap lah saudara kembar, perasaan mereka berdua saling terhubung dan sudah pasti Rizky tidak bisa melakukan itu.


"Kenapa kau seperti ini Candra." Rizky menjatuhkan pistol nya.


"Bunuh aku Rizky, bunuh aku. Aku tidak penting bagi mu, kau malu mempunyai kembaran seperti aku.".


"Kau penting bagi ku jika kau tidak seperti ini." Ucap Rizky.


"Jika penting, kenapa kau tidak mencaritahu alasan aku melakukan ini." Teriak Candra.

__ADS_1


"Aku melakukan ini karena Dylan yang menyebabkan orang yang sangat ku cintai pergi, dia pembunuh pacar ku Rizky." Teriak Candra.


"Apa maksud mu, aku tidak membunuh siapapun, pacar mu, maksud mu Nelly, apa dia sudah mati." Tanya Dylan.


"Kau yang membuat nya bunuh diri, karena ulah mu Nelly bunuh diri." Kata Candra.


"Salah ku, itu karma bagi nya, kalian ingin memanfaatkan ku, kau berbuat seperti ini hanya karena wanita seperti dia. Kau tau dia juga mengkhianati mu, seharusnya kau berterimakasih pada ku, dia tidur dengan sembarangan pria, dan mau masih menerima nya." Ucap Dylan.


"Kau dengar, wanita yang kau cintai itu tidak baik, dimana pikiran mu Candra, apa kau tidak bisa berpikir dengan baik."


Candra hanya bisa diam, ia baru menyadari semua yang ia lakukan adalah hal yang salah.


"Candra, awal nya aku ingin sekali membunuh ku, tapi setelah aku Pikir-pikir kau hanya terlalu bodoh, masih banyak wanita yang lebih baik dari Nelly. Dia wanita yang buruk, kau sudah melihat Video yang tersebar? bahkan diri nya bisa tidur dengan banyak pria."


"Aku tidak akan memperpanjang masalah kita, aku memaafkan mu, sekarang kau urus masalah mu dengan orang yang sangat kau kecewakan." Ucap Dylan.


"Maaf." Candra hanya bisa menundukkan kepala nya.


"Lepas kan dia." Ucap Verrel.


Setelah ikatan di tubuh Candra lepas. Ia langsung merangkak memohon maaf pada Rizky. Rizky menatap ke arah Dylan, karena ia tau pasti Dylan masih memiliki perasaan marah pada Candra.


"Itu hak mu." Ucap Dylan.


Rizky membantu Candra berdiri dan memeluk nya. Sebesar apapun kesalahan Candra Rizky tetap harus memanfaatkan nya. Apalagi Candra sudah mengakui jika diri nya berbuat salah.

__ADS_1


__ADS_2