Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 72 S2


__ADS_3

"Tuan." ucap Angel terkejut dengan apa yang di lakukan Alvaro.


"Kenapa apa kau tidak suka jika aku perlakuan begini." tanya Alvaro.


"Tidak tuan, saya suka." jawab Angel.


"Hahaha kau benar-benar istri yang penurut. Bagaimana apa tubuh ku menggoda mu, sampai kau tidak menyingkir dari sana." tanya Alvaro.


"Maaf tuan." ucap Angel sambil menyingkir dari atas tubuh Alvaro.


Angel berada di ujung ranjang. Ini pertama kali nya ia tidur bersebelahan dengan seorang pria. Itu sangat membuat nya tidak nyaman.


"Tidur lah aku tidak akan memakan mu. Jika kau masih tidak tidur jangan salahkan aku jika besok pagi kau tidak bisa berjalan." kata Alvaro.


"Maaf tuan." ucap Angel.


Malam yang panjang telah berakhir, Angel membuka mata nya secara perlahan karena mendengar suara Azan Subuh. Ia sedikit terkejut karena wajah Alvaro berada tepat di depan nya. Ia, menatap wajah itu untuk sesaat.


"Tampan sekali." ucap Angel.


Angel yang tersadar harus melakukan shalat langsung turun dari ranjang untuk mengambil wudhu. Setelah selesai shalat ia turun ke dapur untuk membantu ibu mertua nya memasak.


"Pagi mah." sapa Angel.


"Pagi sayang. Sudah bangun." jawab Agnes.


"Iya mah. Mulai hari ini Angel sudah masuk sekolah. Mungkin hanya beberapa minggu untuk ujian." ucap Angel.


"Semangat sayang, semoga kami berhasil dan bisa masuk universitas yang kamu inginkan." kata Agnes.

__ADS_1


"Iya mah, terimakasih." ucap Angel.


"Sudah-sudah kamu naik lagi, Siap-siap untuk sekolah. Biarkan mereka saja yang mengerjakan nya. Mamah juga ingin membangun kan papah mu." kata Agnes.


"Iya mah." ucap Angel.


Angel kembali naik ke kamar nya, ia sudah tidak melihat Alvaro di atas ranjang, dengan pakaian yang berserakan di lantai Angel dapat memastikannya Alvaro sedang mandi.


"Angel apa kau ada di dalam kamar." panggil Alvaro.


"Iya tuan ada apa." jawab Angel.


"Kemana handuk ku, kenapa tidak ada di dalam kamar mandi." tanya Alvaro.


"Sudah saya cuci tuan, sebentar saya ambil kan yang baru." jawab Angel.


Saat Angel ini masuk kedalam ia merasa sangat ragu dan berhenti beberapa detik di depan pintu.


Perlahan Angel masuk kedalam kamar mandi dengan menutup mata nya.


"Apa yang kau lakukan, kenapa kau tutup. Bukannya kau sudah melihat semua nya." kata Alvaro dengan melangkah kan kaki nya mendekati Angel sampai Angel terpojok di dinding.


"Tuan." ucap Angel.


"Ada apa, apa kau mulai tergoda dengan ku. Hahaha itu tidak heran, kau juga wanita normal kan." tanya Alvaro sambil memegang tangan Angel dan meletakan nya ke dada bidang nya.


Suhu tubuh Angel meningkat seketika. Ia merasa kan hawa di sekitar nya menjadi panas dan sangat sulit menelan air ludah nya. Alvaro meniup wajah Angel sambil tersenyum dengan senyuman yang aneh.


"Tuan, saya ingin mandi." ucap Angel yang tidak tau harus berkata apa lagi. Hanya itu yang ada di dalam otak nya.

__ADS_1


"Mandi, nanti lah setelah kita melakukan sedikit pemanasan. Apa kau kira aku tidak memiliki nafsu. Kau sudah beberapa kali membuat ku terpancing." kata Alvaro.


"Maaf tuan saya tidak sengaja." ucap Angel.


"Apa ini juga tidak kesengajaan." tanya Alvaro yang melihat dua kancing atas baju Angel terbuka.


"Maaf tuan, saya benar-benar tidak tau." jawab Alvaro


"Aku juga ingin meminta maaf pada mu, maaf jika aku tidak bisa mengontrol diri ku lagi. Apa kau siap dengan malam pertama mu, lebih tepat nya pengalaman pertama mu." tanya Alvaro.


"Tidak tuan, maafkan saya." jawab Angel.


"Apa.. kau tidak siap melayani ku. Apa kau ingin jadi istri durhaka pada ku." tanya Alvaro.


"Tidak tuan, saya siap. Saya siap melakukannya." jawab Angel.


"Kalau begitu mulai lah, lakukan yang kau bisa." ucap Alvaro.


"Melakukan apa tuan, saya tidak paham." tanya Angel.


"Hahahaha bukannya kau mau mandi. Mandi lah." jawab Alvaro sambil menarik handuk dari tangan Angel dan langsung keluar dari kamar mandi.


Jantung Angel berasa ingin lepas dari tempat nya. Ia pikir Alvaro akan meminta hak nya sekarang juga. Ternyata ia hanya mempermainkan Angel.


"Kenapa perempuan itu bodoh sekali. Semakin lama semakin seru untuk ku kerjain." ucap Alvaro sambil mengenakan pakaian yang rapi karena hari ini ia akan bertemu dengan pacar nya.


Angel dan Alvaro telah selesai bersiap-siap. Angel sekarang tampak seperti anak SMA pada umumnya. Berbeda dengan sebelum nya yang sudah seperti perempuan dewasa.


"Apakah kau istri ku, aku menikahi gadis SMA." tanya Alvaro sambil tertawa.

__ADS_1


"Apakah ada yang salah dengan penampilan saya tuan." tanya Angel.


"Tidak kau cantik." jawab Alvaro.


__ADS_2