
"Kau mau menikah dimana, di sana atau di sini." Tanya Kevin.
"Aku ingin menikah dulu, setelah ini baru aku pergi, bukan nya kalian ingin melihat ku melakukan nya." Jawab Candra.
"Hmmm, kau yah. Mana mungkin aku ingin melihat nya. Kami hanya ingin memastikan saja, mereka itu kurang percaya jika kau normal."
"Nah biarkan mereka melihat siaran langsung, hahaha sudah inti nya aku ingin menikah, bukan hanya kau saja hanya menikah." Kata Candra.
"Iya, malam ini aku akan menikah, aku dan teman-teman ku yang akan mengatur nya, kau bersiap lah."
"Terimakasih kembaran terbaik ku." Ucap Candra sambil mengambil ahli makanan yang di makan Rizky.
"Itu makanan ku, kenapa kau ambil."
"Dengan kembaran sendiri jangan pelit." Ucap Candra tanpa rasa bersalah sedikit pun.
Seperti yang di katakan Rizky tadi, Rizky langsung berkumpul bersama Dylan dan Verrel untuk mempersiapkan pernikahan Candra dan Desy.
"Apa, menikah dengan siapa." Tanya Verrel.
"Dengan siapa lagi jika bukan wanita yang kau bawa tadi." Jawab Rizky.
"Bagaimana bisa, wah ini sangat luar biasa." Kata Dylan.
"Di dunia ini apa yang tidak mungkin, mereka ternyata pernah dekat, dan kalian tau ternyata Candra sudah pernah melakukan nya dengan wanita itu, dia merusak wanita itu. Itu sebabnya Candra ingin bertanggung jawab."
__ADS_1
"Wah kita menyatukan mereka, aku sangat setuju jika Candra bertanggung jawab dengan apa yang telah dia lakukan, kau tenang saja masalah nikah menikah aku sudah memiliki orang yang dapat mengatur semuanya, karena keluarga Efron selalu menikah mendadak."
"Hahaha kau benar, keluarga kita sangat unik." Ucap Dylan.
"Terimakasih sudah membantu kembaran ku, kalian orang terbaik ku." Rizky memeluk Verrel dan Dylan.
"Dulu kita bermusuhan dan sekarang kita sangat dekat, itu yang dinamakan takdir. Aku juga sangat senang bisa membantu mu." Ucap Verrel.
"Sudah ayo kita siapkan semuanya." Kata Dylan.
Sore hari nya, Desy dan Candra sudah siap menikah, Desy sudah tidak memiliki siapapun jadi tidak perlu meminta izin pada siapapun lagi, ia menyerahkan semua nya pada penghulu yang akan menikah kan diri nya dengan Candra.
Setelah saksi berkata sah, mereka berdua telah resmi menjadi sepasang suami istri, walaupun acara berjalan sederhana tetapi sama sekali tidak mengurangi rasa kebahagiaan di antara mereka berdua.
"Selamat Candra." Ucap Verrel.
"Selamat Candra, langsung gas Candra, susul aku." Ucap Dylan.
"Siap aku akan menyusul mu, memang nya kau kemana." Tanya Candra.
"Maksud ku, istri ku kan sedang hamil, buat istri mu hamil juga." Jawab Dylan.
"Hahaha itu hal yang sangat pasti, bukan nya kalian berdua ingin membuktikan sesuatu, buktikan malam ini. Aku akan bermain 10 ronde." Ucap Candra.
"Hahahaha tidak mau, itu hal yang menjijikan."
__ADS_1
"Selamat Candra, aku sangat senang dengan pernikahan mu. Semoga yang terbaik untuk mu." Ucap Rizky.
Candra memeluk Rizky dengan erat, ia sangat merasa bersalah karena selalu mengecewakan Rizky. "Maafkan aku yang selalu mengecewakan mu, terimakasih atas kebaikan mu selama ini pada ku, hanya kau keluarga yang mau menerima ku."
"Kau jangan membuat ku sedih, sudah jangan seperti ini, aku sudah memaafkan mu sejak lama." Rizky membalas pelukan itu.
"Seperti biasa Verrel." Ucap Dylan.
"Aku tau apa yang kalian, maksud kali ini aku ingin ikut." Kata Rizky.
"Oke satu dua tiga." Mereka bertiga langsung menyeret Candra secara paksa menuju kolam renang.
"Ehh apa yang kalian lakukan."
"Lempar." Mereka langsung melemparkan Candra masuk ke dalam kolam renang.
"Ahhh kalian, ini sangat dingin." Teriak Candra.
"Selamat menikmati malam pertama mu, ini sudah menjadi kebiasaan kami." Ucap Rizky.
"Ayo aku ngantuk, bye bye." Mereka semua meninggal kan Candra yang berada di dalam kolam renang.
Candra masuk ke dalam kamar dengan keadaan basah kuyup, ia memilih langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
"Sayang hari ini aku merasa sangat senang sekali, akhirnya kembaran ku menikah dan dia sudah benar-benar berubah." Rizky memeluk Alana dengan sangat erat.
__ADS_1
"Aku juga sangat senang ketika melihat mu senang, semoga tidak ada masalah lagi di antara kita semua." Ucap Alana.