
Hari ini tubuh agnes ntah kenapa terasa sangat lemas tidak seperti biasa nya, agnes memilih untuk istirahat di rumah alex pun mensetujui permintaan agnes karena ia tidak tega melihat agnes pergi ke kantor.
Agens melihat alex yang mondar-mandir mempersiapkan dirinya sendiri karena agnes tidak dapat membatu nya, jangan kan untuk membantu nya jika ingin kekamar mandi pun agnes harus meminta bantun suami nya.
"Aku berangkat dulu, jika ada apa-apa langsung telefon aku." ucap alex sambil mencium dahi agnes.
"Baiklah hati-hati." ucap agnes.
Setelah kepergian suami nya agnes memilih tidur untuk mengumpulkan energi nya yang telah hilang ntah kemana, setelah beberapa jam ia tidur ia sudah cukup memiliki energi untuk bangkit dari kasur nya.
Pertama agnes memilih untuk mandi setelah itu ia turun ke bawah untuk makan. Agens hanya memilih makan roti tawar dan susu perut nya sangat mual jika harus makan-makanan yang lainnya.
Sedangkan di kantor, alex dan kevin sedikit mengalami perdebatan karena berselisih paham. Perdebatan berawal ketika alex meminta pendapat kevin tentang kebenaran perusahaan orang tua agnes. Kevin memberi saran jika alex harus segera jujur sebelum agnes mengetahui itu semua dari orang lain pasti perasaan nya akan jauh lebih hancur. Tetapi alex lebih memilih untuk memedam rahasia itu sampai ia siap memberitau semua itu pada agnes.
Alex mengakhiri perdebatan itu dengan masi memegang prisip nya, ia mengambil hp nya dan mentelfon istri kesayangan nya itu.
"Hallo." jawab agnes yang sedang menonton televisi.
"Lagi apa." tanya alex.
"Nonton tv." jawab agnes.
"Owww." ucap alex.
"Jadi kamu mentelfon aku hanya menanyakan hal itu." ujar agnes.
__ADS_1
"Apa tidak boleh." tanya alex.
"Boleh si, tapi apa kamu tidak sibuk." jawab agnes.
"Tidak, aku akan segera pulang." ujar alex.
"Masi jam segini kamu sudah pulang." tanya agnes.
"Tiba-tiba aku ingin minta jatah." ucap alex dan mematikan sambungan telfon.
Setelan alex mematikan sambungan telfon agnes melanjutkan kegiatan menonton televisi, sial nya ia melihat adegan kiss yang membuat nya terbayang saat alex melakukan itu pada nya.
"Kenapa fikiran ku menjadi mesum begini." batin agnes dan langsung mematikan tv itu.
"Aku benar-benar menikah dengan pangeran ku." ucap agnes.
30 menit berlalu alex telah sampai di kediaman nya, ia masuk kedalaam rumah yang sangat sepi. Alex mencari agnes di ruang keluarga tetapi tidak menemukan nya, ia langsung masuk kedalam kamar karena sudah yakin kalau agnes berada di dalam kamar.
Perlahan alex membuka pintu kamar nya, ia melihat agnes yang sedang memejam kan mata nya dengan pakaian yang super seksi.
"Apa dia sengaja memancing ku." batin alex.
Alex berjalan mendekati agnes yang sedang memajam kan mata nya, ia mengusap tubuh mulus agnes yang membuat agnes mengeliat.
"Tunggu sebentar." Bisik alex.
__ADS_1
Agnes menarik tangan alex agar jatuh kedalam pelukan nya, perahan ia mencium bibir alex dengan lembut alex pun membalas ciuman itu.
"Aku sedang lemas, aku tidak ingin banyak bergerak." ucap agnes.
"Tenang lah, kamu hanya perlu menikmati permainan ku" ucap alex.
Agnes memejamkan mata nya menikmati permainan alex yang membuat nya tergila-gila.
"Terimakasih." ucap alex dan jatuh di samping tubuh agnes.
Mereka berdua pun tertidur sambil berpelukan, 2 jam berlalu agnes terbangun karena merasa sangat lapar. Tiba-tiba ia ingin memakan martabak yang penuh dengan keju.
"Sayang." ucap agnes membangun kan alex yang tenga tertidur.
Alex mencubit perut alex agar alex bangun dari tidur nya.
"Awww sayang aku sudah lelah nanti malam lagi ya." ucap alex dengan masi memejam kan mata nya.
"Aku kepengen martabak keju." ucap agnes.
"Sebentar aku telefon kevin terlebih dahulu." ujar alex.
"Mau berapa lama, kevin saja sedang berada di kantor." ucap agnes kesal.
"Baiklah, aku akan mencari kan nya untuk mu." ujar alex
__ADS_1