
"Pakai pakaian mu, dan langsung sarapan lalu pergi lah bekerja." Ucap Alana.
"Sayang kamu tidak memakaikan ku pakaian." Tanya Rizky.
"Minta pakaian mantan tunangan mu." Jawab Alana.
"Sayang kamu masih membahas nya." Ucap Rizky.
"Ya karena aku masih sangat kesal dengan mu, jika kamu jujur pasti tidak akan seperti ini." Kata Alana.
"Sayang." Rizky menunjukkan wajah yang rasa penuh penyesalan.
"Dia bisa saja jika aku tidak bisa melihat nya seperti ini." Batin Alana dan langsung mendekati Rizky untuk membantu Rizky memakaikan pakaian.
"Sayang, kita Jalan-jalan ya." Ucap Akifa.
"Mau kemana sayang, kita di rumah saja." Kata Verrel.
"Tidak sayang aku ingin wisata Kuliner, ayo pergi bersama ku." Rengek Akifa.
"Oke oke kita pergi setelah sarapan pagi." Ucap Verrel.
"Tidak mau sayang, mau sekarang."
"Kamu bersiap aku ingin mengajak Rizky atau Dylan." Ucap Verrel.
Verrel berjalan mendekati kamar Dylan untuk mengajak Dylan pergi bersama mereka. Verrel melihat Dylan dan Lia sudah sangat rapi seperti mau pergi ke suatu tempat.
"Kalian mau kemana." Tanya Verrel.
"Kam ingin ke restoran, ada apa Verrel."
"Ya sudah aku mengajak Rizky saja, bersenang-senang lah." Ucap Verrel dan pergi meninggalkan kamar itu.
__ADS_1
"Rizky." Teriak Verrel sambil mengetuk pintu.
"Ada apa kak, suami ku sedang bersiap untuk bekerja." Ucap Alana.
"Alana ayo pergi bersama kakak dan Akifa. Kita mau wisata kuliner kamu mau tidak." Kata Verrel.
"Wah Wisata kuliner ya, aku mau kak. Apa suami ku ikut juga." Tanya Alana.
"Ajak saja, suruh di cuti untuk satu hari. Kami menunggu kalian di dalam mobil." Ucap Verrel.
"Baik kak." Alana langsung masuk kembali ke dalam kamar nya.
"Sayang kamu tidak usah kerja." Ucap Alana.
"Kenapa sayang, kamu sudah tidak marah pada ku." Tanya Rizky.
"Sudah jangan banyak tanya cepat ganti pakaian mu dengan pakaian santai, kita akan pergi bersama kak Verrel." Jawab Alana.
"Sayang sekarang kamu kenapa galak seperti ini pada ku." Rengek Rizky yang tidak tahan pada sifat Alana.
"Carikan pakaian ku, dan pakaian kan." Ucap Rizky.
"Hadeh." Alana terpaksa mengalah, ia langsung mengambilkan pakaian untuk Rizky, tak lupa ia membuka kan pakaian Rizky sebelum nya kemudian memakaikan pakaian baru.
"Terimakasih." Rizky mencium wajah Alana.
"Sudah ayo pergi." Kata Alana.
Mereka berdua langsung menyusul Verrel dan Akifa yang telah menunggu di dalam mobil.
"Kalian lama sekali." Ucap Verrel.
"Suami ku lama sekali, dia sudah seperti anak kecil yang tidak bisa memakai pakaian nya." Kata Alana.
__ADS_1
"Sayang." Ucap Rizky.
"Sudah cepat masuk, kita langsung pergi." Kata Verrel.
Verrel membawa mobil nya ke suatu tempat, sebelum ia pergi tadi Verrel sudah mencari informasi tentang wisata kuliner terbaik di kota ini.
"Kita mau kemana Verrel." Tanya Rizky.
"Alana tidak memberitahu mu."
"Tidak, kita kemana sayang." Tanya Rizky yang selalu berusaha agar Alana kembali seperti semula.
"Kita mau wisata kuliner, artinya kita akan mencari banyak makanan dan makan apa saja yang ada di sana." Jawab Alana.
Tiba-tiba HP Rizky berdering dan dia langsung mengangkatnya.
"Rizky kamu dimana, kenapa tidak datang mengunjungi ku." Ucap Fina.
"Fina jangan hubungin aku lagi, aku sudah memiliki seorang istri dan kita sudah tidak ada hubungan apapun." Rizky langsung mematikan sambungan telepon itu.
Ekspresi wajah Alana langsung berubah seketika, tentu saja ia tidak suka ada wanita lain yang menghubungi suami nya apalagi wanita itu mantan tunangan Rizky yang masih mengejar-ngejar Rizky.
"Maaf, aku akan mengganti nomor HP ku." Ucap Rizky.
"Hmmmm." Gumam Alana.
Rizky meletakkan kepala nya di atas paha Alana, ia sangat takut melihat Ekspresi Alana yang menurutnya sangat menakutkan. Tangan Alana bergerak mengusap dahi dan rambut Rizky dengan lembut, Rizky menaikkan kepala nya karena terkejut dengan apa yang di lakukan Alana.
"Sayang." Rizky menunjuk wajahnya.
Alana langsung menggelengkan kepala nya, ia tau Rizky meminta kecupan dari nya.
"Sayang." Rizky menunjukkan ekspresi seimut mungkin.
__ADS_1
"Cup." Akhirnya Rizky mendapatkan kecupan manis dari istri tercinta nya