Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 138 S4


__ADS_3

"Apa nya yang sudah berapa bulan," tanya Rian sekali lagi, ia masih belum paham dengan apa yang di tanyakan Karla.


"Sudah berapa bulan hubungan mu dengan pacar mu itu," jawab Karla.


"Oh itu, kau memberikan ku pertanyaan yang ambigu, belum lama mungkin sekitar 2 bulan."


"Ada rencana untuk menikah dalam waktu dekat," tanya Karla.


"Tidak ada, ada satu masalah yang membuat ku sangat pusing," jawab Rian.


"Apa dia hamil," tanya Karla.


"Tidak mungkin hamil, jika dia hamil aku pasti bertanggung jawab, kami saja tidak pernah melakukan hal seperti itu," jawab Rian.


"Aku juga tidak percaya berani melakukan nya, kau pria yang baik, tidak mungkin kau mau melakukan hal seperti itu."


"Kalian membicarakan apa seperti nya asik sekali," tanya Kenzo.


"Tuan muda." Rian langsung bangkit dari tempat duduk nya.


"Santai saja, sudah tidak papa," kata Kenzo.


"Baik tuan." Rian kembali duduk ke tempat nya.


"Kalian belum menjawab pertanyaan ku, apa yang sedang kalian bicarakan, atau jangan-jangan kalian sedang....


"Tidak tuan, saya tidak membicarakan hal yang penting," saut Rian.


"Kakak ipar kami hanya membicarakan pacar nya Rian, jangan berpikir yang tidak-tidak," kata Karla.


"Pantas saja Kenzi sampai meraung-raung menangis di rumah, ada pria tampan di sini. Untung saja sudah mempunyai pawang," ucap Kenzo.


"Pawang buaya tuan," tanya Rian.


"Hahaha iya iya, tapi kau tidak cocok jadi buaya." jawab Kenzo.


"Rian cukup panggil nama ku saja, Kenzo. Aku sudah tau tentang mu dari daddy," ucap Kenzo.


"Sayang jangan banyak bicara sudah ayo makan," kata Sonia.


"Hehehe iya sayang, ambilkan saja makanan yang ada. Siapa yang memasak," tanya Kenzo.


"Tentu saja Rian, dia sangat pintar memasak," jawab Karla.


"Kau tau segala nya Karla."


"Oh iya Karla seperti nya kau akan kembali sendiri di sini, teman mu akan aku bawa pulang."


"Tidak papa, aku sudah jauh lebih baik," ucap Karla


Terkadang Karla cukup iri dengan Sonia yang mendapatkan Kenzo yang sangat baik dan setia. Bahkan Karla bisa melihat di mata Kenzo hanya ada Sonia Sonia dan Sonia. Berbeda Kenzi yang sering memandang wanita lain selain diri nya.


"Sudah Karla, Kenzi pilihan mu dia pria yang baik," batin Karla.


Kembali ke Jepang Kenzi sudah sampai beberapa menit yang lalu, ia sedang makan di restoran bersama dengan Alvaro. Kekacauan di hati nya sedikit terobati ketika melihat kota Tokyo yang menurut nya cukup indah. Kenzi juga jadi teringat pada Novi, ia terakhir ke Jepang bersama Novi mantan tunangan nya dulu.


"Bukan nya itu Wilda," ucap Alvaro.


"Iya kek, dia sedang bersama pria lain, aku harus memfoto nya," kata Kenzi.


Kenzi dengan cepat mengabadikan momen itu ntah apa yang sebenarnya terjadi yang terpenting mendapatkan bukti terlebih dahulu.


"Wilda," teriak Kenzi


Wilda yang sedang bersama dengan Zayn langsung mencari sumber suara, ia tahu betul sumber suara itu milik siapa. Wilda bernafas lega ketika hanya melihat Kenzi dan Alvaro saja.


"Kenzi," ucap Wilda.

__ADS_1


"Kau mengenal nya," tanya Zayn.


"Dia sepupu suami ku, pasti saat ini dia sedang salah paham," jawab Wilda.


"Iya itu pasti, kau harus menjelaskan semua nya pada mereka," ucap Zayn.


"Dia selingkuh juga," tanya Alvaro.


"Tidak kek, aku rasa mereka berdua teman atau saudara, jika di lihat-lihat mereka berdua tidak dekat."


"Kenzi kau di sini juga," tanya Wilda.


"Iya aku sedang liburan," jawab Kenzi.


"Selamat malam kek," ucap Wilda.


"Malam kembali."


"Oh iya ini sepupu ku Zayn," ucap Wilda.


"Salam kenal Zayn." Zayn tersenyum ramah memperkenalkan diri pada Alvaro dan Kenzi.


"Aku Kenzi, aku pernah melihat mu di postingan nya Wilda, oh jadi itu kau," ucap Kenzi.


"Iya kami tidak ada apa-apa, jangan salah paham," kata Zayn.


"Ya aku mengerti, bagus aku bisa mengerjai Axel," ucap Kenzi.


Wilda pikir Axel dan Kenzi bekerja sama, ternyata tidak. Kenzi malah ingin mengerjai Axel dan Wilda senang akan hal itu.


"Kenzi kau tidak bekerja sama dengan Kenzi," tanya Wilda.


"Tidak untuk apa aku kerja sama dengan nya, dia saja sering mengerjai ku," jawab Kenzi.


"Oh kalah mau mengerjai nya, jangan berlebihan, nanti dia bunuh diri lagi," ucap Wilda.


"Iya kek, tapi kami belum memesan makanan," jawab Zayn.


"Kita makan di sini saja, aku sudah memesan banyak makanan," ucap Alvaro.


"Ya ya ya itu bagus, aku lebih mudah membuat Axel menangis," kata Kenzi.


Saat sedang mengirimkan foto yang ia ambil tadi, Tiba-tiba handphone Kenzi mendapatkan panggilan Video call dari Kenzo.


"Anak haram," ucap Kenzi.


"Hey siapa yang kau maksud anak haram," tanya Alvaro.


"Kakak," jawab Kenzi.


"Jaga mulut mu, jika kakak mu anak haram kau juga anak haram, kalian lahir secara bersamaan," kata Alvaro.


"Hehehe iya kek maaf," ucap Kenzi.


"Kenzo berhenti menganggu ku." Kenzi mengirimkan pesan suara pada Kenzo.


"Lihat apa yang aku kirim," ucap Kenzi.


Tak lama beberapa foto masuk, mata Kenzi terbelalak saat melihat Karla dan Rian sedang makan bersama, mereka berdua sama-sama tersenyum ke arah kemera.


"Ahkkkk," teriak Kenzi sambil menghubungi Kenzo melalui video call.


"Ada apa," tanya Alvaro.


"Istri ku selingkuh," jawab Kenzi sambil mengusap air mata nya.


"Hahaha ada apa," tanya Kenzo.

__ADS_1


"Dimana istri ku," tanya Kenzi.


"Hahaha tidak ada, kau tidak rindu pada ku," jawab Kenzo.


"Aku tidak mau melihat wajah mu," ucap Kenzi.


"Kenzi aku sangat merindukanmu, hahaha aku ingin melihat mu menangis," kata Kenzo.


"Diam Kenzo, diam jangan membuat ku marah," ucap Kenzi.


"Hiks hiks hiks," Kenzi mulai menangis karena Kenzo terus menggodanya.


"Kenzo, ingin aku kirim bom dari sini, jangan membuat adik mu terus menangis," ucap Alvaro.


"Hahaha ampun kek, ini aku arahkan kemera nya ke Karla," kata Kenzo.


"Karla suami mu."


"Sayang hiks hiks hiks jangan selingkuh," ucap Kenzi.


"Kakak ipar, aku belum mau berbicara dengan nya."


"Sayang hiks hiks hiks, aku ingin berbicara dengan mu," ucap Kenzi.


Karla tidak tega mendengar tangisan dari suaminya. Ia langsung mengambil handphone Kenzo dan mengarahkan kamera ke arah nya.


"Sayang hiks hiks hiks, jangan selingkuh."


"Kau tau wajah mu jelek seperti itu," ucap Karla.


"Aku ingin bertemu dengan mu, kamu sudah memaafkan ku," tanya Kenzi sambil mengusap air mata nya.


"Anak ku belum lahir, aku belum bisa memaafkan mu," jawab Karla.


"Anak ku juga sayang, aku ingin bertemu dengan mu, setelah aku pulang dari Jepang aku akan langsung menjemput mu," ucap Kenzi.


"Ya sudah, aku sibuk bye bye," Karla mematikan sambungan telepon itu.


Kenzi sedikit bernafas lega saat melihat istri nya, ia yakin Karla tidak mungkin melakukan hal buruk seperti itu.


"Itu lah kau, ingin mengerjai Axel, tapi kau sendiri yang di kerjai kakak mu," ucap Alvaro.


"Aku tidak puas, aku ingin mengerjai nya juga, aku tidak mau menangis sendiri," kata Kenzi.


Zayn hanya bisa menaikan satu alis nya, ia tidak menyangka hati Kenzi seperti hello kitty padahal tubuh Kenzi seperti badman.


"Wilda aku yakin suami ku akan seperti ini," ucap Zayn.


"Aku pikir juga seperti itu," kata Wilda.


"Iya ada apa, tumben kau video call dengan ku, kau kemana saja," tanya Axel.


"Aku sedang di Jepang, kau terlalu banyak menangis," jawab Kenzi.


"Di Jepang kenapa kau tidak menghampiri ku, dasar kau jahat," ucap Axel.


"Hahaha aku di ajak kakek ku, kau tau aku bertemu dengan siapa," tanya Kenzi.


"Dengan siapa, istri ku," tanya Axel.


"Iya kau benar seratus persen, aku bertemu dengan istri mu. Dan kau tidak akan menyangka jika aku menemukan fakta yang sangat mengejutkan. Aku akan mengirimkan foto pada mu," jawab Kenzi sambil mengirimkan foto pada Axel.


Mata Axel terbelalak saat melihat foto yang Kenzi kirim, hati nya sangat terasa sangat melihat Wilda bersama dengan pria lain


"Sayang," ucap Axel.


"Kau melihat nya," kata Kenzi.

__ADS_1


"Kenzi dimana istri ku, dimana Kenzi," tanya Axel.


__ADS_2