Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 73 S2


__ADS_3

"Sudah jangan tersenyum, kau jelek jika menunjukkan gigi mu." ucap Alvaro.


"Iya tuan, maaf." kata Angel.


"Kau sekolah naik apa." tanya Alvaro.


"Hmmm, apa di sini ada angkot." tanya balik Angel.


"Ada tapi kau harus berjalan keluar kompleks ini. Kau kira perumahan ku tempat mangkal angkot." jawab Alvaro.


"Apa ada ojek." tanya Angel.


"Aku akan mengantarkan mu, sebagai ucapan terimakasih telah meminjamkan uang mu untuk ku." ucap Alvaro sambil menggandeng tangan Angel.


"Kenapa masih melihat ku, aku memang tampan tapi aku milik orang lain. Tunggu-tunggu aku milik siapa milik mu atau pacar ku." ucap Alvaro.


"Anda milik saya tuan, karena anda suami sah saya." ucap Angel.


"Kau sudah berani mengaku-ngaku ya. Apa kau sudah jatuh cinta pada ku." tanya Alvaro.


"Saya tidak bisa menjawab nya, biarkan saja hanya tau bagaimana perasaan saya ke anda." jawab Angel.


"Iya iya kau memang aneh, ayo turun nanti kau terhambat." ucap Alvaro.


"Iya tuan, terimakasih." kata Angel.


"Buat apa kau berterimakasih pada ku." tanya Alvaro.


"Karena sudah mau mengantarkan saya sekolah." jawab Angel.


"Kau seperti bukan istri ku, kau lebih seperti adik ku." ujar Alvaro.


Sesampainya di ruang makan seperti biasa mereka berdua lah yang paling lama. Alex sudah makan duluan karena harus masuk kedalam kantor sedangkan Adit memilih untuk pulang ke rumah orang tua nya untuk beberapa hari.


"Kau jadi pulang dit." tanya Alvaro.


"Jadi al, aku menunggu kabar dari mu. Katakan jika kau sudah menemukan universitas yang cocok." jawab Adit.

__ADS_1


"Kau terbaik, tidak salah aku memiliki Asisten seperti mu." ucap Alvaro.


"Menantu mamah mau sekolah, Al kau antar kan istri mu." tanya Agnes.


"Iya bun, akan al antar." jawab Alvaro.


"Hey belum kau apa-apakan istri mu." bisik Alex yang memang berada di sebelah Alvaro.


"Maksudnya ya." tanya Alvaro.


"Belum kau bobol kan, ingat al dia masih sekolah." jawab Alex.


"Kenapa ayah baru memberitahu ku sekarang, setelah aku menikah dengan nya langsung aku gas yah. Mana mungkin aku tahan dengan mutiara yang berkeliaran di kamar ku." ucap Alvaro.


"Kau ya, jika dia hamil bagaimana." tanya Alex.


"Ya ayah akan memiliki cucu." jawab Alvaro.


"Apa yang sedang kalian obrolkan." tanya Agnes.


Setelah mereka berdua selesai makan mereka langsung naik kedalam mobil dan menuju ke sekolah Angel.


"Dimana sekolah mu." tanya Alvaro.


"Apa tuan tau sekolah SMA Pelita Bangsa." tanya Angel.


"SMA itu, itu tempat sekolah ku dulu. Tapi lumayan jauh juga dari sini." jawab Alvaro.


"Anda sekolah di sana juga." tanya Angel.


"Iya, sebenar itu bukan sekolah pertama ku. Karena kenakalan ku, aku di pindah kan ke SMA itu Walaupun tidak terlalu besar tapi sekolah di situ cukup nyaman." jawab Alvaro.


"Kau masuk SMA itu padahal biayanya cukup mahal." tanya Alvaro.


"Saya mendapatkan Biaya siswa tuan, jadi semua nya gratis." jawab Angel.


"Ternyata kau pintar juga ya, dulu aku juga pintar walaupun kelakuan ku nakal aku selalu mendapatkan tempat di 3 besar umum sekolah." ucap Alvaro.

__ADS_1


"Apa itu benar tuan, saya saja hanya sekali masuk peringkat umum itu pun posisi ke 3." kata Angel.


"Kau harus belajar lebih keras lagi. Dan yakin lah kalau kau pasti bisa." ujar Alvaro.


Angel menatap Alvaro yang sedang fokus menyetir mobil, saat ini ia merasa sangat nyaman berbicara dengan Alvaro, perlahan Angel merasakan sifat Alvaro sudah mulai berubah pada nya. Walaupun masih suka berbicara seenaknya dan tentu saja terkadang menyakiti hati nya.


Setelah 30 menit berlalu, Akhirnya mereka sampai di depan sekolah Angel.


"Sudah sampai, turun lah dan belajar dengan rajin." ucap Alvaro.


"Iya tuan, terimakasih tumpangan nya." kata Angel.


"Nanti ku jemput." ujar Alvaro.


"Tidak perlu nanti saya bisa naik ojek." tolak Angel.


"Aku tidak suka penolakan." ucap Alvaro.


"Baiklah, tuan bisa pinjam tangan nya." tanya Angel.


Alvaro memberikan tangan nya ke Angel, dan Angel langsung mencium tangan itu sebelum turun dari mobil.


"Sekali lagi terimakasih." ucap Angel dan langsung turun dari mobil.


Alvaro tersenyum saat Angel melakukan itu, ini sangat persis apa yang di lakukan bunda nya pada Alex setiap berangkat dan Pulang kerja.


Alvaro melajukan mobilnya menuju Apartemen Elena pacar nya karena mereka akan bertemu di sana. Sesampainya di Apartemen itu Alvaro langsung masuk kedalam karena sudah terbiasa dan mengetahui sandi apartemen itu.


Elena sudah berpakaian seksi dan semenarik mungkin karena ia sangat ingin tidur bersama Alvaro, jika sudah tidur dengan nya Elena merasa sudah memiliki Alvaro sepenuhnya.


Elena yang melihat kedatangan Alvaro langsung memeluk pacar nya dengan erat. Kemudian ia mencium bibir Alvaro dengan sangat agresif. Mereka berdua berciuman cukup lama tetapi tidak selama ia Alvaro lakukan pada Angel. Ia melepaskan ciuman itu karena tidak seenak biasanya. Malahan Alvaro langsung terbayang bibir manis Angel.


"Ada apa sayang." tanya Elena.


"Tidak ada, aku sedang tidak.


"Tidak apa." tanya Elena sambil melepaskan pakaian nya satu persatu.

__ADS_1


__ADS_2