Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 63 S2


__ADS_3

Adit melirik ke arah wanita yang di bawa pemilik bar itu. Wanita itu memakai rok pajang dan baju pajang yang menutupi bentuk tubuh nya. Ia langsung teringat kalau Alvaro menginginkan wanita yang berbeda mungkin wanita ini cocok pikir Adit.


"Ikut aku." ucap Adit.


Angel mengikuti jejak langkah Adit, saat ini ia benar-benar takut berada di bar itu. Harga diri terasa hiang di depan itu dan ia sangat berharap ada orang baik yang menyelematkan nya.


"Siapa nama mu." tanya Adit.


"Angel pak." jawab nya


"Jangan panggil saya pak, saya belum tua." ujar Adit.


"Angel tuan." ujar Angel.


"Aku membeli mu sangat mahal, jangan kecewakan Alvaro." ucap Adit.


"Apa tuan membeli ku untuk selamanya, maksudku aku tidak mau kembali ke tempat itu. Aku mohon tuan aku rela menjadi apapun asalkan aku tidak kembali ke tempat itu." ucap Angel.


"Itu tergantung apa Alvaro membutuhkan mu atau tidak." ujar Adit.


Sesampainya di depan pintu kamar Alvaro, Adit langsung memencet sandi apartemen itu dan mempersilahkan Angel masuk kedalam sedangkan diri nya lebih memilih istirahat di apartemen sebelah.


Kamar apartemen itu cukup gelap tetapi memiliki aroma wangi yang sangat memanjakan hidup nya. Angel melihat sosok pria yang sangat tampan tenga memejamkan mata nya di atas kasur dengan baju yang yang terbuka. Memperlihatkan otot-otot dada dan perut pria itu.


"Apa mata mu sudah bosan berada di tempat nya." ucap Alvaro yang membuat Angel terkejut setengah mati.

__ADS_1


"Ma.. maaf tuan." ujar Angel.


Alvaro menatap Angel dari rambut sampai ujung kaki nya. Yang di katakan Adit ternyata benar, wanita satu ini berbeda dari wanita lainnya.


"Siapa nama mu." tanya Alvaro.


"Angelia tuan." jawab Angel.


"Cantik." batin Alvaro.


"Buka pakaian mu." ucap Alvaro.


"Membuka pakaian, untuk apa tuan." tanya Angel yang terkejut saat mendengar perintah dari Alvaro.


"Tugas mu untuk melayani ku, aku ingin melihat tubuh mu." ujar Alvaro.


"Buka sekarang." teriak Alvaro.


"Tapi tuan saya mohon." ujar Angel.


"Buka sekarang atau aku kembali kan kau ke tempat itu dan menjadi pemuas nafsu para laki-laki lainnya." ujar Alvaro dengan suara yang menekan.


Angel menangis di dalam diam nya, harga diri nya saat ini benar-benar sudah hancur, ia seperti sampah yang tidak memiliki harga apapun.


"Nikahi aku, baru aku akan melayani mu." ucap Angel sebagai langkah terakhir nya. Ia sangat tidak rela memberikan apa yang selama ini ia jaga pada orang lain. Lebih baik memberi nya pada suami nya walaupun sama sekali tidak ia cintai.

__ADS_1


"Menikah." ucap Alvaro.


Otak jenius Alvaro langsung berputar secara cepat. Ia langsung teringat permintaan bunda nya tadi, Menurut Alvaro menikah dengan gadis ini bisa memberi nya keuntungan yang berlipat-lipat.


"Baiklah aku akan menikah dengan mu." ucap Alvaro dan kembali memejamkan mata nya untuk tidur.


Angel merasa sangat lega, ia pikir masalah nya akan hilang setelah pernikahan nya dengan Alvaro. Satu-satunya hal yang sangat ia pikir kan saat ini adalah sekolah nya karena tinggal satu bulan lagi ia bisa menyelesaikan pendidikan SMA nya.


Angel berjalan mendekati sofa yang tersedia di kamar itu. Ia memilih untuk merebahkan diri nya keatas sofa itu. Angel sedikit membuka kancing baju bagian atas nya untuk melihat luka akibat cakaran dari bibi nya.


"Semangat angel kamu pasti kuat." batin Angel untuk menyemangati diri nya walaupun ia perasaan nya sangat hancur saat ini.


Tak lama Angel tertidur di sofa itu walaupun udara sangat terasa dingin menembus kulit nya. Angel terbangun dari tidur karena ingin membuang air kecil, ia melihat ke arah jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 5 pagi.


Angel masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya setelah itu ia mengambil air wudhu untuk melaksanakan kewajiban nya. "Aku tidak memiliki mukenah." ucapnya yang bingung harus beribadah menggunakan apa.


Angel melihat kain besar dan panjang, ia mengambil kain itu dan memakai nya sampai aurat nya tertutup. Dan langsung melaksanakan kewajiban nya.


Alvaro terbangun dari tidur nya pukul 6 pagi saat Angel sedang membereskan kamar nya. Kebiasaan sehari-hari nya saat bangun tidur adalah. Ia langsung membuka semua pakaian nya dan berjalan masuk kedalam kamar mandi tanpa mengenakan sehelai benang pun.


Angel sangat terkejut saat melihat Alvaro yang mulai sudah masuk kedalam kamar mandi, tetapi ia masih bisa melihat secara jelas bagian belakang tubuh Alvaro. Yang terdapat tato yang cukup besar.


"Apa agama nya, jika kami berbeda agama bagaimana." batin Angel.


Alvaro menguyur tubuh nya dengan air hangat merasakan setiap tetes air hangat menyentuh kulit nya.

__ADS_1


"Kau bersabar lah sedikit, aku sedang mencari sarang yang pas untuk mu, kau benda istimewa ku. Kata ayah kau bisa membuat wanita bertekuk lutut pada ku." Alvaro yang sedang berbicara dengan junior nya.


__ADS_2