Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 26 S4


__ADS_3

"Maaf dad," satu kata yang hanya bisa Kenzo katakan saat ini.


"Maaf kata mu, kau membuat seisi rumah panik, bukan hanya itu funucire dapur basah semua karena ulah mu," kata Verrel.


"Aku hanya latihan malam pertama dad, aku juga lupa jika istri ku sedang memasak," kata Kenzo.


"Sudah aku tidak mau hal ini terjadi lagi, jika ingin latihan malam pertama di kamar bukan di dapur," ucap Verrel.


Sonia benar-benar malu pada semua orang di rumah ini, perbuatan nya dengan Kenzo tadi memang di luar nalar manusia normal.


"Bagaimana sayang," tanya Sonia saat melihat Kenzo masuk ke dalam kamar.


"Sudah tidak papa, daddy hanya sedikit marah pada ku," jawab Kenzo.


"Kamu ya, kenapa tiba-tiba mencium ku, kan seperti ini jadi nya."


"Kamu kenapa tidak menolak nya, kamu malah menikmati ciuman ku," tanya Kenzo.


"Ya sayang jika di lewatkan," jawab Sonia dengan wajah yang merah padam.


"Sayang coba kamu pijat lagi kaki ku, tadi aku sedikit merasakan sesuatu," ucap Kenzo kali ini dengan mode serius nya.


"Apa benar coba sini, mendekat," kata Sonia.


Sonia mulai kembali memijat kaki Kenzo, awal nya seperti biasa Kenzo tidak merasakan apapun tetapi lama-lama Kenzo mulai merasakan pijitan tangan Sonia di kaki nya.


"Sayang aku merasakan pijatan mu," ucap Kenzo.


"Apa benar sayang, kamu merasakan nya," tanya Sonia.


"Iya sayang aku merasakan nya, benar-benar terasa," jawab Kenzo dan langsung memeluk Sonia karena ia benar-benar sangat berterima kasih pada istri nya.


"Terima kasi sayang, aku tidak tau akan jadi apa jika kau tidak masuk ke dalam hidup ku," ucap Kenzo.


"Iya sayang, kita sudah melewati satu tahap, ada 3 tahapan lagi sayang. Aku yakin kamu pasti bisa berjalan kembali."


 


"Akhhhhh selesai," ucap Kenzi.


"Sudah selesai," tanya Vero.


"Sudah aku benar-benar sangat lelah, tapi aku juga sangat senang hari ini," jawab Kenzi.


"Kenapa kau dapat nomor wanita cantik itu," tanya Vero.


"Oh Iya aku lupa meminta nomor nya, bagus kau mengingat kan ku, aku pergi dulu," ucap Kanzi.


"Mau kemana," tanya Vero.

__ADS_1


"Aku ingin meminta nomor nya, sebelum dia pulang aku harus mendapatkan nomornya," jawab Kenzi.


"Hmmm kau gila, bagaimana dengan Novi."


"Ntalah aku sudah bosan dengan nya, berulang kali dia menipu dan mengecewakan ku," ucap Kenzi.


"Salah satu nya," tanya Vero.


"Dia sudah tidak perawan, dia menipu dan menghabiskan uang ku," jawab Kenzi.


"Kau sudah tidur dengan nya, wah daebak bagaimana rasa nya."


"Ah kau banyak bertanya aku harus pergi, rasanya enak masih sempit tapi mungkin karena milik ku yang terlalu besar, Aku pergi dulu," ucap Kenzi.


"Apa dia akan menjadi Playboy, seperti nya begitu dia mempunyai bakat," batin Vero.


Sakura sudah bersiap-siap untuk pulang ke rumah nya, langkah kakinya terhenti ketika Kenzi memanggil nama nya.


"Kau mau pulang," tanya Kenzi.


"Iya tuan, ada apa? ada yang bisa saya bantu," tanya Sakura.


"Aku belum meminta nomor handphone mu, catatkan nomor mu." Kenzi memberikan hp nya pada Sakura.


"Untuk apa," tanya Sakura yang ragu memberikan nomor nya.


Sakura yang mendapatkan alasan yang jelas langsung memberikan nomor nya pada Kenzi.


"Ini tuan, maaf saya duluan saya buru-buru," ucap Sakura dan pergi meninggalkan Kenzi.


Keesokan harinya Kenzi kembali ke rumah sakit jiwa untuk mengunjungi Karla wanita yang ia tolong kemarin.


"Hey Karla, apa kabar aku datang untuk mu," ucap Kenzi.


Meskipun Karla tidak merespon diri nya Kenzi tetap berusaha berkomunikasi pada Karla, ia benar-benar sangat tertarik dengan wanita ini.


"Aku harus pergi, lusa kita akan bertemu lagi, oh iya aku lupa, ini ada boneka untuk mu," ucap Kenzi.


Kenzi menitipkan semua barang yang ia bawa untuk Karla pada suster khusus yang merawat Karla.


Hari ini Kenzo benar-benar sangat senang karena tamu yang berkunjung telah pulang dan akan kembali datang bukan depan. Sedari pagi Kenzo menyiapkan diri nya dengan sangat baik, dari memakan makanan yang menambah stamina nya sampai olahraga yang lebih banyak dari sebelumnya.


Berbeda dengan Kenzo, Sonia malah ketar ketir karena takut dengan malam pertama nya dengan Kenzo. Di video yang ia pelajari bersama Kenzo diri nya lebih aktif bergerak dan akan memimpin permainan.


"Ahh aku sangat takut," ucap Sonia.


 


"Kau sedang apa Kenzo," tanya Verrel yang melihat Kenzo sudah di ruang gym pagi-pagi begini.

__ADS_1


"Aku sedang latihan dad," jawab Kenzo.


"Latihan apa, pagi-pagi gini."


"Daddy nanti malam aku akan unboxing, aku harus latihan dan olahraga agar istri ku tidak kecewa," ucap Kenzo.


"Kau bodoh, jika kau berlebihan kau akan lelah dan nanti malam kau akan tidur cepat," kata Verrel.


"Begitu dad, Terima kasih dad, kau sangat membantu ku," ucap Kenzo.


"Lebih baik, kau banyak istirahat agar stamina mu terjaga dan kau jangan khawatir stamina keturunan ku tidak pernah lemah," kata Verrel.


 


"Sayang kenapa kamu tidak mengabari ku," tanya Novi yang asal masuk ke dalam ruangan Kenzi.


"Sayang sudah aku katakan jika aku sedang bekerja jangan ganggu aku," ucap Kenzi.


"Kau tidak ada mengabari ku sayang dan sekarang kau malah malah marah pada ku," kata Novi.


Novi berjalan mendekati Kenzi dan langsung duduk di atas pangkuan Kenzi, bagian dada nya terpampang nyata di depan wajah Kenzi karena Novi sedang memakai pakaian yang sangat seksi.


"Cup," Kenzi mencium belahan itu.


"Wangi sekali," ucap Kenzi.


"Dia merindukan mu sayang," kata Novi.


"Maaf sayang aku tidak bisa melakukan nya lagi, aku takut keluarga ku tau dan berdampak buruk pada karir ku," ucap Kenzi.


"Kalau begitu jangan salahkan aku selingkuh dari mu." Novi pergi meninggalkan ruangan itu.


"Lakukan Novi jika kau mau menerima amarah ku," Gumam Kenzi.


Tak lama jatah makan siang Kenzi datang yang membuat mood nya bagus kembali. Karena Sakura sendiri yang mengantarkan nya.


"Kau sudah makan," tanya Kenzi.


"Belum tuan, saya belum ada waktu," jawab Sakura.


"Makan bersama ku, ini sangat banyak," ucap Kenzi.


"Tidak tuan, ini tidak sopan," tolak Sakura.


"Tidak sopan jika aku tidak menawarkan mu, sekarang aku memberikan mu tawaran, jika kau menolak tawaran ku, itu nama nya tidak sopan," ucap Kenzi.


Karena tidak ada pilihan lagi, Sakura akhirnya makan bersama Kenzi di dalam ruangan itu, mereka berdua fokus dengan makanan mereka tanpa bersuara sedikit pun.


Malam pertama Kenzo dan Sonia mau bagaimana hott atau skip..

__ADS_1


__ADS_2