Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 71 S4


__ADS_3

Di dalam kamar baru Vero, sudah ada Sakura yang juga sedang menyusun pakaian nya. Sakura tampak tersenyum melihat Vero dan mertua nya datang.


"Jangan ngelendot pada ku, sana dengan calon istri mu," ucap Alvaro.


"Hehehe iya yah." Vero berjalan mendekati Sakura sambil membawa koper yang berisi barang-barang nya.


"Vero ayah dan bunda keluar ya, kau susun dengan rapi. Minta bantuan Sakura," ujar Alvaro.


"Iya yah, pergi lah. Aku tidak membutuhkan mu lagi," ucap Vero.


"Vero tidak boleh berkata seperti itu," kata Sakura.


"Eh maaf yah, aku bercanda jangan marah ya. Nanti malam aku terakhir tidur dengan mu," ucap Vero.


Alvaro dan Angel hanya bisa menggelengkan kepala mereka saat melihat tingkah Vero, usia nya yang terbilang sudah dewasa tidak mempengaruhi pikiran nya yang masih kekanak-kanakan.


"Mana pakaian kamu mas," tanya Sakura.


"Mas," ucap Vero.


"Iya mas Vero, kau kan akan menjadi suami ku, memang seharusnya aku memanggil mu mas," kata Sakura.


"Iya iya, aku suka panggilan itu."


"Aku menyusun barang-barang ku, kamu pakaian ku ya," ucap Vero.


"Baiklah, jika perlu bantuan katakan pada ku, nanti aku akan membantu mu," kata Sakura.


Keesokan harinya,Vero masih tertidur di dalam pelukan ayah nya, ini terakhir kali nya ia tidur bersama ayah nya yang membuat ia enggan melepaskan pelukan nya itu. Sebenarnya Alvaro masih belum rela membiarkan Vero pergi dari nya, ia masih sangat ingin berlama-lama dengan anak manja nya itu. Tetapi Alvaro sadar waktu terus berlalu dan ia tidak bisa mengekang Vero untuk selama nya.


"Hey bangun, kau mau menikah kenapa masih tidur," ucap Alvaro sambil mengusap wajah Vero.


"Hmmm aku mengantuk yah, tadi malam aku tidak bisa tidur," kata Vero.


"Jika kau terus tidur, kau tidak akan jadi menikah."


"Ayah aku mau menikah," ucap Vero.


"Aku tanya pada mu, untuk apalah kau menikah, kau saja masih sangat manja pada ku," tanya Alvaro.


"Aku sudah tidak ingin merepotkan mu lagi yah, aku ingin belajar dewasa. Mungkin dengan menikah sifat Kekanak-kanakan ku akan hilang," jawab Vero.


"Aku bangga pada mu Vero, tapi ingat jangan merasa kau telah merepotkan ku, karena sedikit pun kau tidak pernah merepotkan ku."


"Apa kau menikah tidak ingin enak-enak," tanya Alvaro.

__ADS_1


"Tidak yah, aku malah tidak ada memikirkan hal itu. Aku malah memikirkan apa aku bisa tidur tanpa bauk ketiak mu ini," jawab Vero.


"Enak saja wangi kau bilang bauk, kau cium saja ketiak istri mu," ucap Alvaro.


"Akan ku coba," kata Vero.


"Sudah sana mandi, sebentar lagi kau akan menikah," ucap Alvaro.


"Ayah mandiin aku," rengek Vero.


"Ayo Vero, ayo kita mandi bersama," ucap Alvaro.


Dengan penuh kasih sayang Alvaro mulai memandikan Vero, ini juga terkahir kali nya ia melakukan hal ini. Setelah 21 tahun lama nya akhirnya tugas nya telah usai.


"Ayah milik ku bangun, aku hanya memikirkan Sakura," ucap Vero.


"Itu tanda nya kau normal, bersihkan adik mu sebelum kau gunakan," kata Alvaro.


Setelah selesai bersiap-siap mereka berdua keluar dari kamar, di taman sudah ada beberapa tamu undangan dan keluarga lainnya. Walaupun persiapan nya hanya satu hari dengan segala kekuasaannya Alvaro dapat membuat pesta yang Vero inginkan.


"Aku suka yah, dekorasi nya Naruto," ucap Vero


"Apa yang kau mau," kata Alvaro.


"Wah siapa gadis cantik itu," tanya Vero.


"Dia sangat cantik seperti Hinata," kata Vero.


Vero sudah siap untuk melaksanakan ijab qabul, ia sangat gugup sampai beberapa kali salah. Tetapi berkat bimbingan Alvaro akhirnya Vero bisa melakukan dengan benar.


Semua saksi telah berkata sah, Vero dan Sakura telah resmi menikah. Tidak ada yang berubah dari Vero, walaupun ia baru saja mempunyai istri, tetap saja ia masih lengket sekali dengan ke dua orang tua nya.


Sakura yang melihat kelakuan suaminya hanya bisa menahan tawa nya. Ia merasa seperti nya harus lebih bekerja keras lagi untuk membuat suami nya lebih dewasa.


"Ayah aku tetap bisa memeluk mu kan," tanya Vero.


"Hey hey kau hanya menikah, bukan berhenti jadi anak ku, kau tetap bisa memeluk ku," jawab Alvaro.


"Selamat sayang, semoga kamu menjadi pria yang lebih baik lagi, dan semakin dewasa," kata Angel.


"Iya bunda." Vero juga memeluk bunda nya.


"Selamat paman," ucap Kenzo.


"Kalian." Vero melongo melihat para keponakan nya yang sedang memakai kostum anime Naruto.

__ADS_1


"Aku Sasuke, sesuai dengan wajah ku yang tampan dan otak ku yang pintar." ucap Kenzo.


"Tampan tidak kuat untuk apa, aku Naruto yang terkuat di dunia ini," kata Kenzi.


"Dan kau siapa Axel," tanya Vero.


"Aku si petapa genit, sesuai dengan diri ku yang banyak simpanan. Aku Jiraiya," jawab Axel.


"Hahaha kalian luar biasa, aku suka dengan kalian semua. Terima kasih," ucap Vero.


"Demi diri mu paman," kata Kenzo.


"Iya paman, selamat paman," ucap mereka bertiga.


"Kau akan menjadi menantu kesayangan ku." Mario memeluk Vero dengan erat.


"Ayah mertua, kau luar biasa," kata Vero.


"Hahaha jaga anak ku dengan baik ya," ucap Mario.


"Siap paman, aku akan menjaga anak mu dengan baik," kata Vero.


Acara berlangsung sangat lama, banyak hal yang mereka lakukan. Impian pernikahan yang Vero ingin kan benar-benar di wujudkan ayah nya. Dari siang hari sampai Malam acara baru selesai, mereka semua kembali ke kamar masing-masing karena kelelahan.


"Kamu mau apa," tanya Vero.


"Ingin mandi," jawab Sakura.


"Aku malu, nanti dulu. Aku selesai bersih-bersih dulu," kata Vero.


"Sayang kita sudah menikah, untuk apa kamu malu," tanya Sakura.


"Iya juga ya, ya sudah masuk lah," jawab Vero sambil membuka pintu lebar-lebar.


Sakura cukup terkejut dengan bentuk tubuh suaminya yang terbilang cukup sempurna. Para pria anggota keluarga Efron memang memiliki bentuk tubuh yang sudah bagus dari genetik nya.


"Kamu kenapa sayang," tanya Vero.


"Hehehe tidak papa, ya sudah aku mandi dulu," jawab Sakura.


Setelah selesai membersihkan diri nya Vero langsung naik ke atas kasur dengan hanya memakai kimono. Sementara itu Sakura keluar dengan memakai lingerie yang di berikan oleh ibu mertua nya. Tetapi karena ia malu Sakura menutupi lingerie nya dengan Kimono.


"Sayang, kita tidur ya," ucap Sakura.


"Iya sayang, sini aku ingin memeluk mu," kata Vero.

__ADS_1


Sakura langsung naik ke atas kasur dan Vero langsung memeluk istri nya. Ia berharap dengan memeluk istri nya ia bisa tidur dengan nyenyak.


__ADS_2