Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 334 S3


__ADS_3

"Jika bunda hamil, aku akan mempunyai adik dan anakku akan memanggil adik ku apa yah, paman? ada paman yang lebih mudah dari keponakan nya," tanya Verrel.


"Sudah, jangan saling menyalahkan, kita juga belum tau bunda mu hamil atau tidak. Sekarang sayang kamu periksa ke dalam, dan kau Verrel kau harus menerima apapun yang terjadi," ucap Alvaro.


Angel masuk ke dalam sambil membawa tes pack yang Alvaro beli, bukan hanya satu Alvaro membeli tiga macam tes pack. Semua nya Angel pakai dan Angel tidak berani melihat hasil nya.


Tak lama Angel kembali keluar dari kamar mandi tanpa tau hasil nya, ntah kenapa Angel seperti Alvaro yang takut Verrel mengamuk.


"Bunda ayah positif," teriak Verrel.


Alvaro langsung mengambil tes pack itu, dan benar saja tiga-tiga nya menunjukan dia garis biru eh merah maksud nya😂.


"Sayang kamu hamil, aku akan mempunyai anak lagi," Alvaro langsung memeluk Angel dengan erat.


Verrel membuang nafas nya secara kasar, semua sudah terjadi dan saat melihat ayah nya yang begitu bahagia membuat kemarahan Verrel mereda.


"Bagaimana Verrel," ucap Angel.


"Semua sudah terjadi bunda, aku bukan tidak mau memiliki seorang adik tapi aku sangat khawatir dengan kondisi bunda. Ayah jaga kandungan bunda dengan sangat baik, aku percaya dengan ayah semua pasti akan baik-baik saja," kata Verrel.


Alvaro mendekati Verrel dan langsung memeluk nya, "Terima kasih Verrel, ayah pasti melakukan yang terbaik," ucap Alvaro.

__ADS_1


Hamil di usia 40 tahun ke atas memiliki banyak resiko seperti lebih berisiko terkena diabetes, tekanan darah tinggi, atau penyakit tiroid. Beberapa penyakit kronis tersebut dapat meningkatkan risiko keguguran, preeklamsia, dan bayi lahir prematur. Itu sebabnya Verrel begitu khawatir dengan kehamilan bunda nya, tapi Verrel percaya ayah nya dapat menjaga bunda nya dengan sangat baik.


Verrel kembali masuk ke dalam kamar nya, wajah nya sedikit lesu yang membuat istri nya sedikit kebingungan, padahal Verrel sudah mendapatkan jatah berjam-jam.


"Ada apa sayang, kenapa ayah memanggil mu," tanya Akifa.


"Sayang kamu akan menjadi tante, dan anak kita akan memiliki paman kecil," jawab Verrel.


"Maksud kamu sayang, bunda hamil lagi sayang," tanya Akifa.


"Iya sayang, bunda hamil." jawab Verrel.


"Ayah ingin mempunyai anak saat melihat anak kita, dia terpesona dengan anak kita sayang. Dan ia langsung mencetaknya dengan sangat semangat, sekarang bunda sudah hamil aku sangat khawatir pada kehamilan bunda, bunda sudah tidak mudah lagi sayang," jawab Verrel.


"Sabar sayang, semua nya sudah takdir, pasti semua nya akan baik-baik saja," Akifa memeluk Verrel.


"Huekkkk," Kenzo menangis dengan sangat keras yang membuat Kenzi ikut menangis.


"Sayang ada apa sayang, hey ada daddy di sini," Verrel mencoba menenangkan anak nya.


Akifa langsung memberikan Kenzo dan Kenzi asi, Verrel terkekeh saat melihat milik Akifa yang tidak mulus seperti biasa nya, sudah banyak tanda yang tercipta di sana akibat kepanasan nya tadi.

__ADS_1


Setelah makan malam selesai, Verrel menidurkan kedua anak nya, kemudian ia keluar dari kamar untuk bergabung bersama Rizky dan yang lainnya.


"Kalian tau, bunda ku hamil lagi," ucap Verrel.


"Apa!!" ucap Rizky dan Dylan secara bersama.


"Paman Alvaro masih kuat bergoyang ya," kata Dylan.


"Bagaimana tidak kuat, bentuk tubuh nya saja masih seperti kita, aku yakin jika 3-4 ronde paman masih kuat," ujar Rizky.


"Diam kalian malam membicarakan ayah ku," kata Verrel.


"Verrel aku bertemu orang yang ingin menikah dengan ku di desa," ucap Dylan.


"Siapa, aku lupa," tanya Verrel.


"Si Lilis, kau bertemu dengan nya, bagaimana bisa," tanya Rizky.


"Iya tidak sengaja saat aku di mall untuk membalikkan anak ku mainan, dan ini dia menodai bibir ku," jawab Dylan.


"Cerita kan dengan jelas," kata Verrel.

__ADS_1


__ADS_2