
Alex pergi meninggalkan agnes untuk membeli kannya martabak yang agnes inginkan, dan agnes memilih untuk membersikan diri nya karena mereka berdua habis bercinta.
Setelah mandi agnes duduk di ruang keluarga sedang menunggu kepulangan alex, ia benar-benar sudah tidak sabar memakan martabak itu.
Sementara itu calista sedang bersiap mengirim video yang ia dapatkan tadi.
#Flasback#
"Aku harus bisa mendapat kan nya kembali." ucap calista yang berjalan menuju ruangan alex.
Saat ingin masuk kedalam ruangan alex, calista tidak sengaja mendengar perdebatan alex dan kevin. Calista mengambil hp nya dan merekam semua isi perdebatan itu, setelah itu ia pergi meninggalkan efron grup untuk merencanakan sesuatu.
#Flasback#
Hp milik agnes berbunyi pertanda pesan wa masuk, ia membuka wa nya dan melihat ada nomor asing yang mengirim sebuah video. Dengan caption rahasia terbesar suami mu.
Agnes membuka video itu, air mata langsung losos dari ujung mata nya saat melihat isi vidio itu. Sakit begitu sakit hati nya menerimah kenyataan ini.
__ADS_1
Alex telah pulang dari membeli martabak yang agnes minta, ia langsung masuk kedalam rumah dan melihat agnes di ruang keluarga sambil manangis. Alex yang melihat itu langsung berlari menghampiri agnes.
"Ada apa, kenapa kamu menangis." tanya alex.
"Plakk." satu tamparan mendarat di wajah ale yang membuat alex bingun.
"Saayaang." ucap alex yang masi tidak mengerti dengan apa yang terjadi.
Agnes memberikan hp nya yang berisi video perdebatan nya dengan kevin, mata nya langsung terbelalak saat melihat video itu.
"Plaakkk." satu tamparan lagi mendarat di wajah alex.
Agnes menatap wajah alex dengan tatapan yang sangat tajam, dan alex hanya menundukan kepalah nya ia tidak sanggup menatap wajah agnes yang penuh dengan rasa kecewa.
"Dimana orang tua ku." ucap agnes dengan nada yang menekan.
Alex tidak menjawab ucappan dari agnes, ia benar-benar bingung harus memulai nya dari mana. Alex kembali mendekati agnes dan memeluk nya dengan erat.
__ADS_1
"Maaf." ucapa alex dengan nada yang lirih.
Agnes memberontak dari pelukan alex, ia benar-benar kecawah dengan apa yang alex perbuat. Agens memukul-mukul tubuh alex agar alex melepaskan pelukannya tetapi alex malah mempererat pelukannya.
Agnes hanya bisa menangis di pelukan alex, karena ia sudah tidak mempunyai energi untuk memberontak lagi. Setelah agnes tenang alex melepaskan pelukan nya dan ingin membawa agnes kesuatu tempat.
Di dalam perjalanan ketempat itu, agnes hanya diam membisu menatap kearah cendela mobil, dengan fikiran yang melayang ntah kemana.
Begitu juga dengan alex, ia hanya diam menatap kearah jalan raya, hari yang paling ia takutkan datang juga. Hal yang selama ini ia simpan secara rapat akhirnya terkuak juga.
Setelah beberapa jam berkendara mereka berdua sampai di sebuah rumah yang cukup besar, alex dan agnes turun dari mobil dan langsung masuk kedalam rumah itu.
Betapa terkejut nya agnes saat melihat siapa orang yang berada di dalam rumah tersebut, agnes langsung berlari memeluk kedua orang tua nya. Begitu juga dengan orang tua agnes yang terkejut dengan kedatangan agnes secara tiba-tiba.
Alex yang melihat itu semakin merasa bersalah karena telah memisahkan antara anak dan orang tua. Sebenarnya saat alex tau jika ialah yang menghancurkan keluarga agens, alex langsung memerintah kan kevin untuk membawa orang tua agnes yang selama ini ia asingkan di pulau terpencil. Alex memberikan rumah dan kehidupan yang layak kepada kedua orang tua agnes.
Alex berjalan keluar rumah itu dan menunggu agnes di kursi depan rumah itu, ia benar tidak ingin menagangu momen haru itu.
__ADS_1