
"Kakek memberi saran yang tidak-tidak," kata Rakha.
"Hahaha sudah tidur lagi belum," tanya Vano.
"Belum kek, akhhh bagaimana ini yah, mereka semua akan sadar kalau adik ku bangun. Adik kan besar pasti akan terlihat," jawab Rakha.
"Ayah kenapa memberikan sarah yang tidak-tidak si. Bagaimana sekarang? sebentar lagi acara akan di mulai," kata Dylan.
Verrel berjalan masuk ke kamar Rakha, acara sudah mulai berlangsung tetapi Rakha belum keluar dari kamar nya. Verrel penasaran apa yang terjadi kenapa Rakha tidak kunjung menampakkan batang hidung nya.
"Hey hey kenapa kalian lama sekali," tanya Verrel.
"Paman tolong aku, aku gugup dan adik ku bangun gara-gara kakek," ucap Rakha.
Verrel membuang nafas nya secara kasar. Bukan keluarga Efron jika tidak berbuat hal yang aneh. Verrel mendekati Rakha, dengan tenaga dalam Verrel menyentil buyung Rakha dengan jari nya.
"Ahkkkkk sakit," teriak Rakha.
"Masa depan mu," ucap Dylan.
"Bagaimana sudah tidur belum," tanya Verrel.
"Hahaha begitu cara nya," tanya Vano.
__ADS_1
"Ahkkk masa depan ku hilang," teriak Rakha.
"Halah tidak usah lebay, sudah tidak sakit kan. Ayo cepat kita keluar," kata Vano.
"Tidak sakit bagaimana, malam pertama ku bisa gagal," ucap Rakha.
Vano mengusap buyung Rakha agar Rakha berhenti mengeluh akan rasa sakit. Padahal ia tau pasti rasa nya sangat sakit.
"Sudah tidak kan," tanya Vano.
"Paman benar-benar ingin membuat ku gagal punya anak," kata Rakha dengan wajah yang sangat kesal.
Rakha dan yang lainnya berjalan keluar dari kamar. Rakha benar-benar puas dengan dekorasi pesta yang sangat luar biasa indah nya. Ia tidak tau berapa biaya yang Verrel keluarkan untuk pesta pernikahan ini
Rakha menggunakan jas berwarna putih dengan di padukan celana berwarna hitam. Tak lupa jam tangan mewah serta dasi kupu-kupu membuat Rakha semakin tampan.
Para orang yang hadir di sana mengira jika Rakha belum pernah menikah, Rakha memang tidak pernah mempublikasikan pernikahan nya dengan Alice. Ketampanan Rakha hampir rusak karena kegugupan nya, ia benar-benar terlihat sangat gugup di hadapan semua orang.
"Tenang Rakha tenang, istri mu sebentar lagi juga akan keluar kamar," kata Vano.
__ADS_1
"Iya tenang saja, jangan gugup seperti itu ah," ucap Verrel.
"Bagaimana Rakha sudah siap," tanya Rian.
"Aku sangat gugup, aku akan menikah dengan orang yang sangat aku cintai," jawab Rakha.
"Rakha aku serahkan adik ku pada mu, dia masih 18 tahun kau harus lebih mengerti diri nya," kata Rian.
"Hehehe iya Rian, usia nya saja masih muda tapi sifat nya sangat dewasa," ucap Rakha.
Tak lama Vivi juga keluar dari kamar. Ia terlihat sangat cantik yang membuat Rakha semakin mencintai Vivi. Ia merasa sangat beruntung akan segera memiliki Vivi sebagai istri nya. Gaun yang Vivi pakai sangat simpel karena memang Vivi sempat untuk menjahit gaun impian nya. Tetapi gaun yang saat ini pakai sudah lebih dari cukup untuk mempresentasikan kecantikan nya.
"Kamu cantik sekali sayang," bisik Rakha.
"Kamu juga sangat tampan, aku sangat mencintaimu sayang," kata Vivi.
"Siap untuk malam ini."
"Menikah saja dulu, baru bisa nanti malam," kata Vivi.
maaf ya up sedikit Besok sudah normal seperti biasa nya kok😋
__ADS_1