Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 136 S4


__ADS_3

Satu minggu telah berlalu Kenzo sudah siap untuk pergi menjemput istri nya. Kenzo harus pergi diam diam karena Kenzi meminta ikut dengan nya. Ia tidak bisa membawa Kenzi karena Sonia dan Karla sedang bersama. Agar Kenzi tidak tau jika dia sedang pergi, Kenzo bangun lebih pagi dan langsung berangkat tanpa mandi.


"Kenzo jadi pergi tidak," tanya Kenzi.


Kenzi membuka matanya lebar-lebar saat tidak mendengar jawaban dari Kenzo. Dan benar saja Kenzo sudah tidak ada di dalam kamar nya. Dengan cepat Kenzi langsung berlari keluar kamar untuk mengejar Kenzo.


"Kenzo," teriak Kenzi saat Kenzo sudah berjalan keluar gerbang.


Kenzo melambaikan tangan nya pada Kenzi, setelah itu ia langsung tancap gas meninggal Kenzi.


"Aaaahkkk aku marah pada mu, jangan pulang atau aku akan membunuhmu," teriak Kenzi.


"Hey, kau sudah gila," bentak Alvaro.


"Kakek Kenzo pergi meninggalkan ku," ucap Kenzi.


"Aku rasa kau sudah gila, lebih baik kau bersiap aku akan membawa mu pergi," kata Alvaro.


"Mau kemana," tanya Kenzi.


"Ayo kita ke Jepang, aku akan bertemu dengan rekan bisnis. Perusahaan yang kau urus sedang di urus dengan ayah mu. Lebih baik kau ikut aku saja," ucap Kenzo.


"Aku tidak mau ikut," ucap Kenzi.


"Hey kau mau melawan pada ku, kau mau aku usir," tanya Alvaro.


"Iya iya aku ikut," jawab Kenzi.


"Sudah bersiaplah, aku akan makan dulu," ucap Alvaro.


Kenzi masuk ke dalam kamar nya untuk bersiap, ia sangat kesal dengan Kenzo yang meninggalkan nya begitu saja. Ia yakin Kenzo pasti menyembunyikan hal penting dari nya.


"Ayah sejak kapan datang," tanya Vero sambil mendekati Alvaro dan memeluk nya dengan erat.


"Baru saja aku hanya ingin menjemput Kenzi. Bagaimana dengan kandungan istri mu?"


"Baik yah, aku sangat merindukanmu mu," ucap Vero.


"Kau sudah dewasa sekarang, aku sangat bangga pada mu. Apalagi kau akan menjadi CEO, aku yakin perusahaan akan maju di tangan mu," kata Alvaro.


"Iya yah, kau tidak mengajak ku pergi juga," tanya Vero.


"Kau mau ikut, jika mau ikut ya ayok, tapi apa kau mau meninggalkan istri mu?"


"Iya juga, aku tidak bisa kemana-mana, lauk kali aku ingin menghabiskan waktu dengan mu," ucap Vero.


"Iya aku tunggu hari itu," ucap Alvaro.


Setelah selesai bersiap-siap Kenzi keluar dari kamar nya, ia hanya membawa satu tas gendong yang berisi pakaian dalam nya saja, ia yakin pasti kakek nya sudah menyiapkan pakaian nya.


"Sudah siap," tanya Alvaro yang juga sudah selesai makan.


"Sudah kek, ayo berangkat," jawab Kenzi.

__ADS_1


"Kau tidak makan dulu," tanya Alvaro.


"Aku makan di pesawat saja," jawab Kenzi.


"Kalian mau kemana," tanya Verrel.


"Aku dan kakek akan ke Jepang," jawab Kenzi


"Ke Jepang, untuk apa yah," tanya Verrel.


"Agak anak ini tidak terlalu setres lagi, kasihan dia terlalu galau," jawab Alvaro.


"Oh jangan lama-lama yah, dia harus kembali mengurus perusahaan. Kenzi sudah kau bawa obat mu?"


"Sudah dad, aku pasti akan membawa nya, luka ini membuat tubuh ku jelek," kata Kenzi.


Semua nya sudah siap, Alvaro dan Kendi sudah siap untuk berangkat. Sementara itu Kenzo malah terkena masalah di jalan, ke dua ban nya bocor di jalan tol, dengan terpaksa Kenzo menghubungi Kenzi untuk membawa kan ban mobil cadangan untuk nya.


"Apa," ucap Kenzi dengan suara yang kesal.


"Kenzi jangan marah pada ku, maaf aku meninggalkan mu tadi," kata Kenzo.


"Aku tidak menerima maaf mu," ucap Kenzi.


"Kenzi tolong kasihani kembaran mu ini, ke dua ban ku bocor," kata Kenzo.


"Hahaha itu karma untuk mu, aku sangat puas Kenzo. Hahaha aku ingin mentertawakan mu secara langsung," ucap Kenzi.


"Kau datang ya, bawakan ban untuk ku, aku mohon," bujuk Kenzo.


"Ke Jepang, ahhkkk aku menyesal menghubungi mu," kata Kenzo dan langsung mematikan sambungan telepon itu.


"Siapa Kenzi," tanya Alvaro.


"Kakak kek, ke dua ban nya bocor," jawab Kenzi.


"Oh, kau bilang kau cucu kesayangan ku, hahaha kau terlalu percaya diri," ucap Alvaro.


"Kakak aku cucu kesayangan mu kan," rengek Kenzi.


"Hahaha iya iya, kau memang kesayangan ku," kata Alvaro.


"Kek mobil baru ya," ucap Kenzi.


"Uang mu kan ada, kenapa meminta ku," tanya Alvaro.


"Kakek mobil baru ya," rengek Kenzi.


"Oke, jangan bilang siapa-siapa jika aku yang membelikan mobil untuk mu," ucap Alvaro.


"Hehehe aku sayang dengan mu," ucap Alvaro.


Karena belum terlalu jauh ternyata Kenzi dan Kenzo bersimpangan. Kenzi sudah yakin jika mobil yang mogok di depan sana mobil milik Kenzo.

__ADS_1


"Itu kakak," ucap Kenzi.


"Iya benar."


Kenzi membuka kaca mobil nya, ia mengeluarkan kepala dan tangan nya, setelah sudah tepat di depan Kenzo, kenzi melambaikan tangan nya sambil tersenyum jahil pada Kenzi.


"Rasakan," ucap Kenzi.


"Kau kurang ngajar, berhenti," teriak Kenzo.


"Tidak mau," ucap Kenzi sambil memasukan kembali kepala nya.


"Cittttttt," suara ban mobil berdecit karena mobil yang di tumpangi Kenzi berhenti.


"Kakek, kenapa berhenti," tanya Kenzi.


"Kau gila, kakak mu sedang terkena masalah," jawab Alvaro sambil keluar dalam mobil.


"Kau kena kau dengan ku Kenzi." Kenzo langsung berlari mendekati mobil.


"Buka Kenzi," teriak Kenzo.


"Tidak mau, kau akan memukul ku," ucap Kenzi.


"Buka Kenzi kau akan aku pukul, cepat buka," teriak Kenzo.


"Diam kalian berdua, keluar dari mobil Kenzi," bentak Alvaro.


Dengan terpaksa Kenzi keluar dari mobil, dengan cepat Kenzo memukul pantat Kenzi.


"Ahhkkk sakit bodoh," ucap Kenzi.


"Kau dulu yang membuat ku marah," kata Kenzo.


"Kalian berdua apa tidak bisa berhenti bertengkar, Kenzo kau sudah menghubungi montir," tanya Alvaro.


"Sudah kek, kek mobil ku sudah jelek aku minta mobil lagi," jawab Kenzo.


"Hahaha jangan kek, aku akan di belikan mobil kau tidak usah," ucap Kenzi.


"Kau jangan mengimpori kakek, aku ingin mobil kek," ucap Kenzo.


"Iya iya, Kenzo aku akan membelikan mu mobil sama dengan Kenzi," kata Alvaro.


"Kakek aku tidak terima."


"Kau diam," ucap Kenzo sambil menyepit Kenzi di ketiak nya.


"Ahhhkkk sakit, lepas kan aku kau selalu saja menyiksa ku," kata Kenzi.


"Sudah kalian berdua tidak akan aku belikan mobil, terus saja kalian bertengkar, aku akan mengirim kalian ke pulau terpencil."


"Kan ini semua karena mu, kau selalu membuat masalah pada ku, aku sangat marah pada mu Kenzo."

__ADS_1


"Kenzo kau duluan, aku tidak mau memiliki saudara seperti mu," ucap Kenzi.


__ADS_2