
"Ha tidak ada, kami tidak berciuman," ucap Sonia.
"Tidak papa, jangan malu aku tau kalian berdua masih sama-sama polos, aku yakin kalian berdua akan menjadi pasangan nya yang klop," kata Kenzi.
"Kami belum menikah tuan, mana mungkin kami berani melakukan nya," ucap Sonia.
Sonia benar-benar sangat malu pada Kenzi, papah mertua nya seperti lambe turah yang menyebarkan gosib tidak benar. Padahal diri nya belum berciuman dengan Kenzo.
Sonia baru sadar jika sedari tadi orang di rumah ini menatap nya karena papah mertua nya menyebarkan gosip tidak benar.
"Ahh aku sangat malu," teriak Sonia.
Kenzo pertama kali nya keluar dari kamar setelah bertahun-tahun lama nya, ia ingin mencari Verrel untuk membantu nya berolahraga, ia benar-benar memikirkan ucapan dari Sonia tentang lemak nya.
Semua mata tertuju pada Kenzo, mereka menghentikan kegiatan mereka sesaat hanya untuk melihat Kenzo lewat. Termasuk para pelayan baru yang cukup terkejut dengan yang mereka lihat, orang yang diisukan meninggal ternyata masih hidup.
"Kenzo," ucap Rizky.
"Dia keluar kamar," kata Dylan.
"Dia benar-benar sudah mulai berubah, aku yakin Verrel sangat senang akan hal ini," ucap Rizky.
Kenzi memundurkan langkah nya saat melihat Kenzo keluar dari kamar, ia takut saat Kenzo melihat nya Kenzo akan mengamuk seperti waktu itu.
"Kenzo aku berharap yang terbaik untuk mu, dan aku sangat berharap kita bisa seperti dulu lagi," batin Kenzi.
"Daddy," Teriak Kenzo di depan pintu kamar Verrel.
Verrel dan Akifa sedang merayakan kemesraan mereka berdua terkejut dengan teriakan dari Kenzo.
"Sayang Kenzo," ucap Akifa.
"Tanggung sayang lagi enak," kata Verrel.
__ADS_1
Kenzo benar-benar sangat kesal karena daddy nya yang tidak kunjung keluar kamar, ia berusaha meraih gagang pintu untuk membuka pintu kamar itu.
Bukan Verrel nama nya jika ia tidak lupa mengunci pintu kamar, bahkan sangat jarang sekali pintu itu terkunci. Dengan susah payah akhirnya Kenzo berhasil membuka pintu kamar itu.
Ini pertama kali nya Kenzo masuk ke kamar daddy nya, terakhir kali ini masuk ke sini saat gempa lokal yang Verrel buat, dan sekarang ia sudah tau bagaimana cara membuat gempa lokal itu.
Kamar terlihat sangat luas dan gelap, ada beberapa sekatan agar pintu tidak langsung terhubung dengan ranjang. Kenzo mulai mendengar suara yang aneh, dengan perlahan Kenzo menghidupkan saklar lampu. Dan jeng jeng Kenzo membulatkan mata nya saat melihat daddy dan mommy nya sedang membuat gempa lokal.
"Kenzo," Ucap Verrel dan mereka berdua langsung masuk ke dalam selimut.
"Ah mata ku." Kenzo membelakangi ranjang itu.
"Daddy aku menunggu ku, nanti saja buat gempa lokal nya," ucap Kenzo.
"Iya sayang, tunggu sebentar," kata Verrel sambil memakai celana Boxer nya dengan terburu-buru.
"Ada apa Kenzo," tanya Verrel sambil mendorong kursi roda Kenzo agar menjauh dari ranjang itu.
"Daddy burung mu masih on," ucap Kenzo.
Verrel membawa Kenzo menuju sofa, setelah membantu Kenzo pindah dari kursi roda ke sofa Verrel langsung memeluk Kenzo.
Tak terasa air mata Verrel menetes deras, Verrel sangat senang sekaligus terharu akhirnya Kenzo keluar juga dari kamar nya. Yang membuat Verrel semakin tidak menyangka akan hal ini adalah Kenzo keluar kamar untuk mencari diri nya, walaupun ia harus rela terpergok sendang enak-enak.
"Daddy kenapa dengan mu," tanya Kenzo.
"Tidak papa, kau tidak sadar jika kau mempunyai banyak perubahan setiap hari nya, dulu kau sama sekali tidak mau bertemu dengan daddy, perlahan-lahan kau mulai membiarkan daddy masuk ke dalam kamar mu, setelah itu daddy mulai berbicara dengan mu walaupun hanya sepatah kata dan sekarang kau mencari daddy, kau sudah sembuh sayang," ucap Verrel.
Kenzo juga merasakan hal itu, ia juga tidak tau apa yang terjadi dengan diri nya sendiri, Kenzo merasa memiliki semangat baru dalam hidup nya. Padahal sebelum ini yang ada di dalam hidup nya adalah bagaimana cara nya untuk mati dengan tenang.
"Kenzo, ada apa sayang, katakan pada daddy kenapa kau mencari daddy," tanya Verrel.
"Aku ingin berolahraga dad, lihat tubuh mu yang penuh dengan otot dan bugar sekali sedangkan aku penuh dengan lemak," jawab Kenzo.
__ADS_1
"Itu artinya kau sudah mau untuk memulai hidup mu yang baru," tanya Verrel.
"Apa aku berbicara seperti itu, aku hanya ingin berolahraga," kata Kenzo.
"Tidak papa, terima kasih sayang, ayo kita ke ruang gym," ucap Verrel.
"Daddy berhenti memanggil ku sayang, aku bukan istri mu."
"Tapi kau anak ku, dan aku sangat menyayangi mu," ucap Verrel.
Verrel membawa Kenzo ke dalam ruang gym tempat Kenzo akan membentuk tubuh nya.
"Daddy jangan berkata tentang dia, aku tidak ingin mendengar apapun tentang nya," kata Kenzo.
"Iya Kenzo iya," ucap Verrel.
Verrel mendorong kursi roda itu dengan penuh senyuman, ia pikir semua orang memperhatikan mereka karena Kenzo yang keluar dari kamar nya, dugaan Verrel benar-benar sangat salah, mereka melihat Verrel karena celana boxer Verrel yang terbalik.
"Verrel jika sedang enak-enak jangan lupa kunci pintu, jadi tidak terburu-buru dan membuat mu memakai celana boxer yang terbaik," teriak Rizky.
Verrel benar-benar merasa sangat malu, dengan cepat ia mendorong kursi roda itu masuk ke lift, karena ruang gym berada di lantai atas.
"Daddy ini alat-alat agar aku tidak berlemak," tanya Kenzo.
"Iya Kenzo, kita mulai dari hal-hal yang ringan dulu," jawab Verrel.
"Daddy jamin 1 bulan kau berguru dengan daddy, lemak mu akan hilang, nanti daddy akan meminta agar Sonia untuk menurunkan kalori di makanan mu dan memasak makanan yang berprotein tinggi," ucap Verrel.
Keesokan harinya, sebelum pernikahan Kenzo dan Sonia, Verrel sudah meminta perusahaan nya untuk berdonasi ke Tempat-tempat terpencil yang membutuhkan bantuan. Hal itu sebagai ucap syukur nya karena Kenzo sudah banyak berubah.
Pernikahan di laksanakan malam hari sesuai permainan Kenzo, pernikahan itu juga hanya di hadiri orang terdekat. Dari pihak Sonia sama sekali tidak ada yang datang karena ibu dan kakak nya telah meninggal, ia juga hidup dengan sebatang kara sedangkan ayah nya pergi bersama wanita nya ntah kemana, Sonia kehilangan kontak ayah nya sejak 13 tahun lalu.
Sonia sudah tampil sangat cantik dengan gaun yang di rancang khusus, Kenzo juga tak kalah tampan nya, mereka berdua benar-benar pasangan yang sangat serasi.
__ADS_1
Kenzi dan Novi hanya bisa melihat pernikahan itu dari kejauhan, Kenzo masih belum bisa memaafkan Kenzi sedikit pun, bahkan dengan mendengar suara Kenzi ia bisa mengamuk.
"Apa aku akan malam pertama dengan nya," batin Sonia.