
"Sayang." Alana bangun dari tidur nya.
"Hey kamu bangun, kenapa bangun maafkan aku." Ucap Rizky.
"Kamu dari mana sayang, kenapa lama sekali." Tanya Alana.
"Aku, aku dari rumah sakit. Kamu tau orang yang aku selamat kan, apa papah sudah cerita pada mu."
"Sudah apa hubungan mu dengan nya." Tanya Alana
"Teman lama sayang, aku menunggu orang tua nya datang, oleh sebab itu aku lama." Jawab Rizky.
"Sudah ayo tidur tidak baik kamu bergadang." Ucap Rizky.
Keesokan harinya, Rizky benar-benar bingung harus kembali ke rumah sakit atau tidak. Perasaan sangat merasa bersalah pada Alana, sudah bisa di katakan ia sudah selingkuh di belakang Alana.
"Sayang." Verrel menarik tangan Akifa."Ada apa." Tanya Akifa
"Badan ku tidak enak." Jawab Verrel.
"Sayang kamu sakit, kamu sakit apa." Akifa cukup panik saat merasakan tubuh Verrel yang menghangat.
"Tidak papa sayang, aku hanya tidak enak badan."
"Kamu istirahat ya, aku ambilkan sarapan." Ucap Akifa.
Akifa berjalan menuju dapur untuk mengambil kamu Verrel makan.
"Dimana suami mu Akifa." Tanya Alvaro.
"Sakit yah." Jawab Verrel.
__ADS_1
"Apa." Alvaro langsung berlari menuju kamar Verrel di ikuti Rizky dan juga Dylan.
"Verrel, kau sakit apa, tubuh mu hangat." Tanya Alvaro yang begitu khawatir.
"Tidak papa yah, jangan khawatir seperti itu." Jawab Verrel.
"Kita ke ramah sakit." Ucap Alvaro.
"Tidak yah, aku hanya perlu istirahat."
"Kau benar-benar tidak papa Verrel." Tanya Dylan.
"Iya aku tidak papa, Rizky seperti nya dia sedang sakit."
"Hmmm aku, aku tidak papa. Hanya pikiran ku sedang sedikit terganggu oleh beberapa hal." Ucap Rizky.
"Apa ada masalah." Tanya Verrel.
"Tidak Verrel, kau jangan khawatir kan aku, diri mu saja sedang sakit. Aku ke kantor dulu ya. Cepat sembuh." Ucap Rizky.
"Bagaimana ini aku bingung sekali, jika aku terus bersama Fina itu berarti aku selingkuh dari Alana Tapi jika aku pergi meninggalkan Fina jika dia meninggal karena aku bagaimana." Batin Rizky.
Sesampainya di kantor Rizky langsung masuk ke dalam ruangan nya untuk menyelesaikan tugas nya secepat mungkin.
"Rizky apa kau ada acara nanti, mau ikut dengan papah." Tanya Adit.
"Maaf pah, Rizky ingin pergi ke suatu tempat." Tolak Rizky.
"Mau kemana, kau tidak sedang menyembunyikan sesuatu pada ku kan, dari tadi pagi kau terlihat sangat aneh." Ucap Adit.
"Eh tidak pah, aku tidak menyembunyikan apapun." Kata Rizky.
__ADS_1
Sore hari nya Rizky kembali ke rumah sakit tempat Fina di rawat, sebelum masuk ke dalam ruangan Fina Rizky melihat sedang ada keributan. Dan ternyata keributan itu di sebabkan perselingkuhan.
"Lihat lah rumah tangga yang di bangun sejak lama hancur karena orang ketiga." Ucap seseorang.
Rizky kembali berjalan menuju ruangan Fina. Dan langsung masuk ke dalam tanpa mengetuk terlebih dahulu.
"Rizky kau benar-benar kembali." Fina memeluk Rizky dengan erat.
"Rizky apa-apaan kau, kau tidak boleh mengagumi wanita lain." Batin Rizky yang selalu tidak bisa menolak pelukan dari Fina.
"Rizky, aku sangat mencintaimu, kembali lah pada ku." Ucap Fina.
"Tidak aku tidak bisa Fina, aku sudah menikah." Ucap Rizky.
"Kau masih mencintai ku, lihat kau tidak pernah menolak jika aku peluk." Kata Fina.
"Apa itu benar, aku masih mencintai nya." Batin Rizky.
"Sudah Fina, aku mau pulang, ada istri dan calon anak ku yang sedang menunggu ku pulang." Rizky langsung melepaskan pelukan dari Fina.
"Rizky aku yakin kau masih mencintai ku, cerai kan istri mu dan kembali pada ku, kau tau jika istri mu tau sekarang kau sedang berselingkuh dengan ku pasti dia sudah menceraikan mu."
"Aku tidak selingkuh dari nya." Ucap Rizky.
"Kau selingkuh Rizky sadar kau sudah berselingkuh, kau kembali ke rumah sakit saat aku minta, dan aku tidak pernah menolak pelukan dari ku." Kata Fina.
"Tidak aku tidak akan mau kembali dengan mu Fina." Rizky berlari meninggalkan Fina.
Rizky memacu mobil nya dengan cepat, lagi dan lagi saat di lampu merah ia melihat sepasang suami istri yang sedang bertengkar. Ia membuka kaca mobil nya untuk melihat dengan jelas apa yang terjadi.
"Kasihan sekali wanita itu, dia sedang hamil tapi suami nya selingkuh."
__ADS_1
Sesampainya di rumah Rizky langsung berjalan untuk menemui Alana. Kebetulan Alana sedang berkumpul di ruang tamu bersama keluarga lainnya.
Rizky langsung memeluk kaki Alana sambil menangis meminta maaf. "Hiks hiks hiks maafkan aku sayang, maaf." Ucap Rizky.