Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 62 S4


__ADS_3

Tubuh Sonia semakin terasa tidak enak saja, ia juga sudah mulai muntah-muntah dan meminta hal-hal yang tidak masuk akal, seperti sore ini Sonia meminta Kenzo zumba dengan hanya memakai ****** ***** saja, tentu saja Kenzo menolak permintaan aneh Sonia itu karena dapat membuat harga diri nya hancur.


"Aku tidak mau, itu sangat aneh," ucap Kenzo.


"Sayang aku mohon, ayo lah cepat lakukan apa yang aku mau," kata Sonia.


"Aku tidak mau, pertama aku tidak bisa joget zumba, ke dua aku tidak mungkin melakukan hal memalukan itu, dan ke tiga permintaan mu sangat aneh sayang, aku harus joget zumba hanya pakai ****** *****," ucap Kenzo yang tidak bisa membayangkan hal tersebut.


"Ya sudah aku marah pada mu, aku tidak mau tidur dengan mu."


"Ya sudah kalau begitu, aku akan tidur dengan wanita lain," ucap Kenzo.


"Sayang, hiks hiks hiks," rengek Sonia sambil menangis, saat ni perasaan nya benar-benar sangat sensitif.


"Sayang kenapa kamu menangis," Kenzo langsung memeluk Sonia agar Sonia berhenti menangis.


"Jangan menangis sayang, maafkan aku jika aku membuat sakit hati mu," ucap Kenzo.


"Kamu jahat, wanita mana yang mau menerima rudal balistik itu, hanya aku yang mau, tapi kamu mah tidur dengan wanita lain," kata Sonia.


"Aku bercanda sayang, mana mungkin aku melakukan nya. Sudah ya jangan menangis."


"Jadi kamu mau berjoget zumba hanya menggunakan ****** *****," tanya Sonia.


"Sayang, aku tidak bisa melakukan nya. Sudah nanti kita bicarakan lagi," jawab Kenzo.


Kenzo memeluk Sonia sambil mengusap Kepala nya dengan lembut, tak lama karena terlalu nyaman Sonia terlelap dalam pelukan hangat itu.


"Maaf sayang, permintaan mu memang sangat aneh, aku tidak mengabulkan nya," ucap Kenzo.


Setelah Kenzo berhasil menidurkan Sonia, Kenzo berjalan keluar dari kamar nya untuk menemui Verrel, Kenzo ingin curhat pada Verrel atas perubahan Sonia yang sangat jauh berbeda dari biasanya.


"Mungkin istri mu sedang hamil," ucap Verrel.


"Mana mungkin dad, aku baru lepas pengaman beberapa minggu lalu," kata Kenzo.

__ADS_1


"Jangan kan beberapa minggu satu minggu pun istri mu bisa hamil jika dia sedang masa subur dan benih yang kau tebar itu berkualitas tinggi," ucap Verrel.


"Tapi aku belum yakin dad, nanti aku sudah senang-senang eh rupa nya dia tidak hamil," kata Kenzo.


"Kau terlalu bodoh, dari zaman ku sampai sekarang kalau mau tau hamil atau tidak di periksa Kenzo, sana beli testpack, periksa kehamilan istri."


"Begitu dad, hmmm baiklah, aku pergi dulu, kau ikut yok. Temani aku," ucap Kenzo.


"Malas pergi lah sendiri, setelah mendapat nya langsung kau periksa saja, lalu jika benar hamil cepat periksa kan ke dokter mana tau anak mu kembar 5 aku ingin punya banyak cucu," kata Verrel.


"Hahaha kau ada-ada saja, mana mungkin bisa hamil kembar 5, aku tidak bisa langsung pergi harus izin dulu pada istri ku," ucap Kenzo.


"Bagus suami yang baik adalah suami yang takut istri jadi jangan sampai istri mu marah karena hal itu ya."


"Jadi dad aku menuruti semua keinginan nya," tanya Kenzo.


"Iya Kenzo ikuti semua keinginan nya oke. Jangan sampai cucu ku encesan," jawab Verrel.


Kenzo berjalan masuk ke dalam kamar nya, ia masih menayangkan bagaimana nasib diri nya saat di minta berjoget zumba hanya menggunakan ****** ***** saja.


"Ayo Kenzo tidak papa, istri mu aja bisa menuruti nafsu gila mu itu, kenapa untuk menuruti keinginan nya kau sulit sekali," batin Kenzo.


"Sayang kamu sudah bangun, kenapa kamu menangis lagi," tanya Kenzo sambil mendekati Sonia lalu memeluk istri nya itu.


"Kamu kemana, ke pergi ke tempat wanita yang kamu maksud tadi, kamu jahat sayang," ucap Sonia dengan tangisan yang semakin kuat saja.


"Tidak sayang aku tidak kemana-mana, aku hanya bertemu dengan daddy, sudah jangan menangis lagi, tadi kamu minta aku berjoget zumba hanya memakai ****** ***** kan, oke aku mau sayang," kata Kenzo.


"Kamu benar-benar mau melakukan nya, sekarang ya," ucap Sonia dengan sangat bersemangat, air mata yang mengalir di wajah nya langsung berhenti seketika.


Kenzo membuka laptop nya untuk mencari musik Video joget zumba agar ia bisa mencontoh nya. Ketika sudah menemukan nya Kenzo mulai membuka baju dan celana nya saat ini ia hanya menggunakan ****** ***** saja.


"Lihat sayang, karena milik ku terlalu besar, jadi terlihat begini. Bagaimana kalau aku sudah berjoget milik ku akan turun naik," ucap Kenzo.


"Tidak papa aku suka, ayo lakukan cepat sayang," kata Sonia.

__ADS_1


Musik mulai berbunyi dan Kenzo mulai melakukan pemanasan sebelum melakukan joget zumba itu, ia melakukan pemanasan agar tidak mengalami cedera.


Sonia juga sudah siap dengan handphone nya karena ia ingin merekam Kenzo melakukan joget yang ia inginkan itu.


"Ahhhhkkk terus sayang," teriak Sonia yang sangat senang melihat suami nya yang mulai berjoget.


Kenzo sidang kehilangan harga diri nya, ia terus berjoget si bisa mungkin, tidak peduli gerakan nya yang terasa sangat kaku.


"Hahaha kamu hebat sayang, kamu sudah seperti penari di klub malam," teriak Sonia.


Saat asik-asik nya berjoget, tanpa di sadari Kenzi dan Verrel sudah berada di depan pintu, mata ntar terbelalak saat melihat Kenzo yang berjoget seperti itu.


"Kaku sekali dad, ayo kita tunjukan bagaimana cara nya berjoget yang benar," ucap Kenzi.


"Ya ya ya ayo kita tunjukkan pada Kenzo," kata Verrel.


Kenzi dan Verrel berjalan bergabung dengan Kenzo, mereka berdua langsung ikut berjoget bersama. Kenzo benar-benar terkejut dengan kedatangan Kenzi dan Verrel, apalagi Kenzi langsung mengajaknya berjoget bersama.


Sonia yang melihat bertambah nya orang semakin senang dan tertawa dengan lepas.


"Selamat ya," ucap Vero.


"Untuk," tanya Sakura.


"Perpisahan mu dengan Kenzi, bukan nya ini yang kamu inginkan," jawab Vero.


"Iya ini yang aku inginkan, Terima kasih pernah menjadi teman curhat ku."


"Tidak masalah, aku senang melihat mu senang. Tapi bagaimana dengan perasaan mu pada Kenzi," tanya Vero.


"perasaan ku tidak penting, saat ini kebebasan ku jauh lebih penting, aku juga jauh merasa lebih baik dari sebelumnya," jawab Sakura.


"Ada berpikir untuk menikah lagi," tanya Vero.


"Jelas ada Vero, aku wanita muda dan Kenzi belum pernah menyentuh ku, menikah lagi adalah hal yang wajib," jawab Sakura.

__ADS_1


"Dengan Rakha," tanya Vero.


"Tidak tau kalau itu, aku dan Rakha tidak berpacaran hanya dekat, bisa saja aku menikah dengan mu, jodoh tidak ada yang tau," jawab Sakura.


__ADS_2