
"Sudah aku kembali ke kantor dulu, sudah ada Dylan dan Rizky yang menjaga mu." Ucap Alvaro.
"Hati-hati yah." Kata Verrel.
"Cepat sembuh." Alvaro mengusap rambut Verrel dan pergi meninggalkan kamar itu.
"Verrel, ayah mu sangat memanjakan mu, dia juga terlihat sangat menyayangi mu." Ucap Rizky.
"Kau baru tau, dia memang sangat sayang pada Verrel, walaupun mereka berdua sering bertengkar." Ujar Dylan.
"Apa kalian tidak kembali bekerja." Tanya Verrel.
"Aku sudah izin pada papah Adit, Dylan seorang bos dia bebas kemana saja, kami tidak akan kembali." Jawab Rizky.
"Boneka, sejak kapan kau punya boneka sebesar ini." Tanya Dylan.
"Jangan kau sentuh, ini boneka ku, aku baru mendapatkan nya, aku bisa memeluk nya saat istri ku sedang pergi." Jawab Verrel.
"Kau sakit gigi atau sakit jiwa, seorang Verrel bermain boneka."
"Aku tidak bermain boneka, ini hanya teman tidur ku apa tidak boleh." Ucap Verrel.
"Sudah, kapan kita jalan-jalan bersama, apa kalian tidak ingin jalan-jalan bersama lagi. Tanya Rizky.
"Setelah gigi ku tidak sakit lagi, aku ingin ke salah satu wahana permainan air." Jawab Verrel.
"Ya ya ya aku setuju." Ujar Dylan.
Malam hari nya, mereka semua berkumpul di ruang keluarga membincangkan sesuatu. Tiba-tiba Alana berlari dan langsung memeluk Rizky.
"Ada apa sayang." Tanya Rizky.
"Aku hamil." Jawab Alana sambil menunjukkan tas pack pada Rizky.
__ADS_1
"Kamu hamil sayang, kamu benar-benar hamil." Tanya Rizky yang sangat antusias.
"Iya sayang ini bukti nya." Jawab Alana.
"Aku sangat senang sayang." Rizky langsung memeluk Alana.
"Wah, aku akan segera menjadi seorang opa." Kata Adit.
Akifa sangat senang mendengar Alana hamil, tapi di sisi lain hati nya juga cukup sakit karena sampai saat ini diri nya belum juga hamil.
"Sayang, aku tidur duluan." Ucap Akifa.
"Verrel, istri mu sedang kenapa." Bisik Angel.
"Tidak tau bun, aku akan melihat nya." Verrel berjalan menyusul Angel.
"Sayang kamu menangis." Verrel langsung memeluk Akifa.
"Tidak, aku tidak menangis." Akifa berusaha mengontrol kesedihan nya.
"Maafkan aku, aku belum bisa memberikan mu anak." Ucap Akifa.
"Itu lagi, kenapa kamu meminta maaf lagi sayang, kamu tidak salah." Verrel kembali memeluk Akifa.
Alana yang baru saja menikah sudah hamil, tapi aku yang sudah berbulan-bulan menikah belum menunjukkan tanda-tanda kehamilan ku." Ucap Akifa.
"Sayang, hamil atau tidak nya kamu, aku tetap akan mencintai kamu. Mungkin kita belum di berikan kepercayaan untuk merawat seorang anak."
"Apa aku bukan wanita yang sempurna." Ucap Akifa.
"Sayang, jangan berkata seperti itu, aku tidak suka." Kata Verrel.
"Tapi saya...
__ADS_1
Belum Akifa menjawab Verrel sudah mencium bibir Akifa dengan sangat lembut. Perlahan Verrel meletakkan tubuh Akifa di atas kasur tangan nya tak lupa bergerak membuka satu persatu kancing baju Akifa.
"Jangan berkata seperti itu, aku akan menanam lagi." Ucap Verrel.
"Gigi mu sayang." Tanya Akifa.
"Sudah tidak sakit, kamu tenang saja." Jawab Verrel.
Sementara itu Rizky tidak melepaskan pelukan nya dari tubuh Alana, ia sangat senang akhirnya benin yang selama ini ia tebar tumbuh juga di dalam rahim Alana.
"Sayang, padahal kita belum genap satu bulan menikah, tapi kamu sudah hamil saja." Ucap Rizky.
"Itu karena kamu, menebar benih setiap hari, bagaimana aku tidak cepat hamil." Kata Alana.
"Kira-kira anak kita akan mirip dengan siapa, dan apa jenis kelamin nya."
"Sayang kehamilan ku baru saja, kamu sudah menanyakan hal itu, kamu aneh sekali."
"Hehehe aku terlalu bersemangat, aku tak sabar menggendong seorang bayi." Rizky mempererat pelukan nya.
"Sudah ayo tidur aku sudah mengantuk."
"Sayang aku belum mendapatkan jatah, kamu mau tidur, ayo satu ronde saja." Ucap Rizky.
"Sayang aku sedang hamil, di larang melakukan nya sampai kandungan ku benar-benar kuat, kamu mau terjadi sesuatu pada anak kita."
"Maaf sayang aku tidak tau, ya sudah harus berpuasa." Tanya Rizky.
"Iya sayang, mungkin satu dua bulan." Jawab Alana.
"Sayang lama sekali, mana mungkin aku sanggup." Ucap Rizky.
"Jadi bagaimana ini kemauan kamu, aku hamil karena kamu." Kata Alana.
__ADS_1
"Kita akan periksa ke dokter untuk memperjelas semua nya sayang." Ucap Rizky yang tidak percaya jika harus berpuasa selama itu.